19/11/2018
SERVE OR SELFISH (by Ibu Merry Septiani)
Tidak sedikit orang Kristen yang ‘terkurung’ dalam esensi yang salah ketika melayani. Pelayanan harusnya kita jadikan sebagai bentuk cinta kasih kita kepada Allah, bukan semata-mata perintah pemimpin ataupun rutinitas.
Berbicara tentang melayani, ada 2 tipe sikap hati, yaitu:
1. Serve (melayani)
Setiap area adalah panggung pelayanan kita untuk Tuhan. Semua area/tempat/panggung adalah sama. Yang membedakan adalah apakah kita melakukannya untuk Tuhan atau tidak.
Jadi, baik itu pelayanan di gereja, ataupun hal-hal yang Tuhan berikan dalam hidup kita seperti pekerjaan, kuliah, keluarga, keuangan, dan lainnya, harusnya kita kerjakan dengan excellent seperti untuk Tuhan bukan untuk manusia. Karena melayani berarti setia di semua bagian, bukan satu bagian saja.
2. Selfish (Mementingkan/melayani diri sendiri
Dalam Luk 15:12, ada dua tipe selfish yaitu egois anak bungsu dan egois anak sulung. Egois anak bungsu berpikir bahwa "nanti sajalah melayani Tuhan", "Aku pasti melayani Tuhan kok. Cuma sekarang, aku memuaskan keinginanku dulu ya". Dan akibatnya, ketika kita kehilangan waktu didunia, kita tidak bisa lagi melayani Dia.
Yang kedua adalah egois anak sulung dimana kita memang melayani Tuhan. Tapi ketika ada orang lain yang diberi lebih, kita mulai cemburu. Ketika yang lain "terlihat" lebih dikasihi, kita mulai membanding-bandingkan dan merasa tidak adil. Meskipun melayani Tuhan, tapi cemburu dengan yang lain.
Nah, bagaimana dengan anda? Sudahkah anda menentukan pilihan? Pilihlah untuk selalu melayaniNya apapun keadaannya. Serve or Selfish?