Aremania

Aremania AREMA INDONESIA TILL DIE ! kebenaran tak akan pernah mati. tetap ada dan berlipat ganda

Jadwal putaran ke 2 Arema Indonesia liga 3 zona jatim.
13/06/2018

Jadwal putaran ke 2 Arema Indonesia liga 3 zona jatim.

11/03/2017

WARNING ! BANTU SEBARKAN !

Bagi para orangtua, guru/Principle sekolah

Hati hati !!! Sekarang sedang beredar skip challenge atau pass out challenge di kalangan remaja.

Beredar gencar di youtube dan facebook. Permainannya dengan cara menekan dada sekeras kerasnya selama beberapa waktu dan menyebabkan anak tersebut kejang dan pingsan.

Setelah beberapa saat, anak akan siuman. Banyak anak menganggap ini pengalaman yang menegangkan dan menyenangkan.

Tanpa mereka sadari, sebetulnya mereka pingsan karena asupan oksigen ke otak terhenti beberapa saat.

Dan hal itu menyebabkan kerusakan sel sel otak. Bisa berakibat fatal, kerusakan otak atau kelumpuhan.

Efek lain adalah keinginan untuk mengulangi dengan intensitas yang lebih besar. Hal ini dikarenakan anak merasakan sensasi tertentu dan merasa tertantang.

Edukasi dan awasi anak kita sebelum terlambat. Dan jangan lupa saling ingatkan temannya agar tidak melakukan kegiatan bodoh ini.

Notes from me: Ada beberapa anak yang diketahui mulai mencoba-coba melakukan ini, jangan sok sokan ikutan tren kalo ujung ujungnya keliatan siga jelema edan

Mr Ucup

25/01/2014

Andai Saja Tadi Jadi malam Tanding Final .

MUNGKIN AREMA UDAH MENGANGKAT TROPHY LAGI .

DAN PUBLIC MALANG KEMBALI MENGELORA LAGI .

Tapi Kenapa Di Undur
DAN APA PENYEBABNYA KARENA UMUH DAN ANCEMAN BUTO IJO YANG MEMBUAT PSSI KECAM MAIN TANDING FINAL IIC .


Siapa Yang Benar Dan Siapa Yang Pecundang

MENURUT UMAKK «»

25/01/2014

Final IIC di Luar Negeri

»» Lagi-lagi Arema gagal mencicipi nikmatnya jadi juara Inter
Island Cup (IIC) 2014. Setelah musim lalu gagal di semifinal,
tahun ini, Singo Edan sukses tembus final IIC.

Tapi, akhirnya
antiklimaks karena tak pernah menghadapi pertandingan
penghabisan lawan Persib Bandung. Misi Arema untuk
mengakhiri puasa juara Inter Island Cup, harus tertunda.

Untuk sementara ini, sebaiknya publik Malang Raya melupakan
final IIC 2014. Meskipun gelar juara sudah hampir di depan
mata, keputusan PT Liga Indonesia untuk membatalkan final di
Sidoarjo sudah definitif alias tak bisa diganggu gugat.

Pertanyaan yang muncul, kapan dan dimana nantinya final
digelar? Ternyata, Media Officer Arema, Sudarmaji, justru
memiliki pandangan yang istimewa. Final bisa digelar di luar
negeri. Bisa di Singapura atau bahkan Malaysia.

Alasannya sepele, karena tidak ada kota yang mau dijadikan
tempat netral untuk penyelenggaraan final IIC 2014. Dua
finalis, Arema dan Persib, memiliki sejarah rivalitas yang
kental. Khususnya, rivalitas suporter. Masalah gesekan
suporter ini juga yang jadi akar penyebab ditundanya final
IIC 2014 di Sidoarjo.

‘’Ya kalau tidak ada kota yang diizinkan polisi untuk jadi venue
pertandingan, mungkin finalnya digelar di luar negeri saja.

Bisa Malaysia atau Singapura,’’ lanjut mantan wartawan
tersebut.
Pendapat itu, bukan tanpa alasan. Belakangan memang muncul
wacana untuk menggelar laga final di luar negeri.

Isu tersebut
berhembus kencang di media-media online maupun jejaring
sosial.
Tetapi mau tidak mau, isu tersebut seperti memukul wajah para
otoritas keamanan Indonesia. Bagaimana bisa klub Indonesia
tidak bisa menggelar pertandingan di negerinya sendiri.

‘’Minimal itu jadi bahan introspeksi semua pihak, agar duduk
bersama dan saling beri pemahaman. Sepakbola kita sudah
mulai kondusif, jangan sampai kehilangan momentum itu
dengan masalah ini,’’ tutupnya.
Sedangkan untuk waktu pelaksanaan, Sudarmaji menyebut,
laga itu bisa digelar pada jeda kompetisi atau paruh musim
ISL. Media Officer Arema, Sudarmaji mengungkapkan
kemungkinan itu cukup besar.

Sebab, jadwal ISL terhitung
longgar.
‘’Kita ada jeda kompetisi ISL pada bulan Mei (paruh musim)
dan Juni-Juli (jeda Piala Dunia dan Pilpres), mungkin saja final
IIC 2014 digelar pada tanggal-tanggal tersebut. Cukup masuk
akal,’’ kata Sudarmaji.

Hanya saja, ketika semua sibuk berpikir dan menebak, kapan
plus dimana final nanti digelar, pelatih Arema, Suharno memilih
untuk langsung fokus ke ISL.

‘’Kita lupakan saja final.
Karena sudah batal digelar,
sebaiknya kita cari yang pasti saja, yakni ISL. Kalau final
sudah ada tanggal dan tempat penyelenggaraan, baru kita
bicara lagi soal final IIC,’’ tegas Suharno kepada Malang Post
usai memimpin latihan pagi di UB Sport Club, kemarin.
Suharno tak mau berharap banyak pada PT LI untuk segera
menggelar final dalam waktu dekat ini. Sebab, ia cukup yakin
final IIC tak akan bisa dilaksanakan jelang persiapan ISL yang
tinggal menghitung hari. Tepatnya, 10 hari lagi, I Gede
Sukadana dkk sudah harus menghadapi laga perdananya di ISL 2014.

Persijap Jepara akan jadi tamu pertama Arema di Stadion
Kanjuruhan. ‘’Lupakan IIC. Kalau sekarang kita masih nafsu,
kita gak bisa fokus ISL. Jadwal ISL sama sekali tidak berubah.

Jadi, mau tak mau harus fokus ke ISL,’’ terang pelatih yang
pernah membela Persipura Jayapura itu.
Namun, ia tetap berharap ada jalan keluar yang jelas dari PT
LI terkait jadwal final dan venue pelaksanaan. Suharno tidak
mau ada juara bersama. Ia tetap meminta ada final yang
digelar. Sebab, publik sepakbola Indonesia, pasti sudah
menanti-nantikan laga panas dua tim kuat dari p**au Jawa ini.

Ia pun menolak bila final digelar tanpa penonton, seperti yang
terjadi di final Piala Gubernur 2013, antara Arema dan
Persebaya. ‘’Kalau final tanpa penonton, saya tidak setuju.

Final tanpa penonton itu ibarat makan sayur tanpa garam.
Tawar. Tidak ada rasanya,’’ tutur pria yang berdomisili di
Sengkaling itu.

SATU JIWA AREMA !! NEMEN

25/01/2014

11 Tim dalam Format dua wilayah ISL 2014 :

Grup Timur akan berisi Persipura Jayapura, Persiram Raja Ampat, Perserui Serui, PSM Makassar, Putra Samarinda, Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, Persebaya Surabaya, Persepam Madura United, Persela Lamongan, dan Persiba Bantul.

Sementara Grup Barat akan berisi Semen Padang, Sriwijaya FC, Persita Tangerang, Persija Jakarta, Persib Bandung, Pelita Bandung Raya, Persijap Jepara, Gresik United, Persik Kediri, Arema Cronus, dan Barito Putra.

25/01/2014

PSSI Kecewa Sikap Polres Sidoarjo

Jakarta - Ketua Komite Hukum PSSI, yang juga anggota DPR RI Djamal Aziz menilai keputusan Polres Sidoarjo Jatim yang tidak memberi ijin penyelenggaraan laga final pra musim Inter Island di stadion Gelora Delta Sidoarjo adalah langkah mundur dan kesalahan berpikir aparat keamanan.

Penegasan itu disampaikan Djamal Aziz menanggapi sikap Polres Sidoarjo yang mengakibatkan PT Liga Indonesia sebagai operator Inter Island terpaksa mengambil keputusan menunda laga puncak yang mempertemukan Arema Cronus dan Persib Bandung tersebut.

"Ini langkah mundur dan kesalahan paradigma berpikir. Mengapa? Karena kompetisi itu membentuk kualitas pemain, dari situ lahir bahan baku pemain untuk tim nasional, yang nantinya akan mengibarkan Merah Putih di kancah internasional. Lha kalau polisi dengan pertimbangan takut bahaya kericuhan, takut ada gesekan, terus sedikit-sedikit dihambat, ya kita tidak pernah maju," tukas Djamal dalam rilis yang dikeluarkan PSSI.

Ditambahkan Djamal, aparat kepolisian itu sudah dilengkapi sarana dan anggaran dari negara untuk bertugas memastikan terjadinya ketertiban dan keamanan dalam dinamika masyarakat. "Kalau tidak ada dinamika, ya tidak perlu dijaga atau ditertibkan. Wong memang nggak ada aktivitas. Padahal, dinamika masyarakat itu keharusan, dan itu menggerakkan semua sektor di negara ini, termasuk ekonomi," ujarnya.

Sebagai otoritas tertinggi di sepakbola, PSSI, yang tugasnya dilindungi UU No.3/2005, akan mempersoalkan pola pendekatan kepolisian dalam perijinan aktivitas pertandingan sepakbola.

"Yang lucu, orang mau demo gak perlu ijin, cukup pemberitahuan, padahal demonya mau menghujat negara. Sebaliknya organisasi resmi menggelar pertandingan yang menggerakkan banyak sektor dan kepentingan olahraga nasional, harus ijin dan dipersulit," tutupnya.

25/01/2014

Nemu Artikel Mbois :)

Kalau s**a dan jangan lupa like (y)

Memangnya apa yg tidak pernah dialami Arema?

Dari degradasi, didzolimi PSSI, disanksi, miskin dan sampai berjaya dan juara semua pernah kita lalui.

Tapi apakah kita pernah gentar? tidak.
Apakah kita frustasi? tidak
Apakah kita pernah ragu? tidak.

Disaat kita terpuruk, orang2 diluar sana menghina.

Disaat kita berjaya, mereka melihat sinis.
Memang apa yg tidak pernah kita lalui? semua sudah pernah kita
lalui.

Mungkin tidak sembarang tim yg akan mengalami hal serupa dgn
kita.
Kebanyakan dr mereka hanya mengalami 2 hal, juara dan gagal
juara, just it.

Arema bukan tim kemaren sore, Aremania-pun juga bukan
kelompok dgn komunitas segelintir.

Nama kita sudah terdengar dari barat Sabang sampai timur
Merauke.

Bahkan nama kita telah terdengar sampai benua biru sana.
Kita bukan suporter sembarangan b**g.

Kita kuat, Salam 1 jiwa dan slogan 'The power is ours' adalah keyakinan dan pegangan kita yg akan membuat kita tak gentar menghadapi badai sekuat apapun.

Sekarang kita kembali diuji. Disaat Arema berjaya menguasai pra musim, mereka bukan hanya memandang sinis, namun mulai mengeluarkan jurus terbaru dgn berbagai fitnahnya.

Arema tim mafia, tim settingan, tim dibantu wasit, Pinalti FC. Itu yg selalu mereka katakan

Hah..cuma itu ???????

Pegangan kita semakin erat b**g, hanya dengan omongan tidak berfakta seperti itu tidak akan membuat kita goyah.

Justru akan membuat kami semakin percaya akan pepatah "semakin tinggi pohon semakin kencang p**a angin yg menerpa" Jika Arema sebuah pohon, maka kami adalah akarnya yg semakin lama akan semakin kuat utk menahan.

Dan kalian, hah..mungkin cuma angin sepoy" yg numpang lewat. Badai yg amat kencang-pun pernah kita lewati.

Jadi jangan pernah berharap "angin sepoy2"mu akan menggoyahkan kami.
Kita memang disetting juara oleh yg disana.

Bukan oleh seseorang yg duduk sambil mikirin pilpres itu.
Tapi oleh Tuhan yg maha mengerti akan semua perjuangan kita selama 26 tahun berdiri ini.

Mungkin Dia telah menghendaki bahwa sekarang adalah "saatnya" kita untuk jadi penguasa.
Tetaplah yakin pada Arema kita ker.

Arema tetaplah Arema.

Yg lahir tahun 1987 silam.
Yg telah kita perjuangkan dgn seluruh hidup dan mati kita.
Bukan Arema yg mereka katakan.
Bukan Arema yg mereka fitnahkan.

Biarkan mereka terus menggonggong toh sejatinya mereka menirukan kakek moyang mereka Salam Satu
Jiwa!

The Power is Ours!
Rise to Fight!
Together for Glory!

AREMA SAK MODAR'E

21/01/2014

PREVIEW IIC 2014: Mau Tak Mau Arema Wajib Jungkalkan Sriwijaya FC

{ Irsyad 'Neymar' Maulana CS siap berjuang mati-matian demi tiket final (C) }

Wearemania.net - Stadion Kanjuruhan kembali akan menyajikan duel super panas dalam lanjutan babak 8 besar Inter Island Cup (IIC) 2014 Grup A antara Sriwijaya FC vs Arema, Selasa (21/01). Kedua tim wajib menang jika ingin memelihara kans lolos ke partai final menghadapi juara Grup B.

Arema wajib menang dengan margin gol sebanyak mungkin untuk semakin memperbesar peluang lolos. Selisih gol yang dimiliki anak asuh Suharno-Joko Susilo ini akan dibandingkan dengan milik Barito Putra jika Laskar Antasari juga sukses kalahkan Perseru Serui di laga sore harinya.

Jelang partai menghadapi SFC ini, skuat Singo Edan diserang badai cederanya Dendi Santoso dan kurang fitnya dua pemain belakang, Purwaka Yudhi dan Benny Wahyudi. Maka rotasi cerdas ala tim pelatih Arema tetap menjadi solusi paling bijak dalam laga menentukan malam ini.

Sementara itu, Sriwijaya FC juga masih memiliki peluang lolos ke partai final (25/01), meski terbilang tipis. Laskar Wong Kito akan memaksimalkan peluang tipis itu dengan berusaha sekuat tenaga mengalahkan Arema, meski dalam tekanan Aremania sebagai publik tuan rumah.

Niat Sriwijaya FC lolos ke final akan sangat bergantung pada hasil laga sebelumnya, antara Barito Putra vs Perseru Serui. Jika Perseru berhasil menahan imbang atau bahkan mengalahkan Barito, maka Sriwijaya FC yang lolos, dengan catatan mampu mengalahkan Arema.

Namun demikian, impian Sriwijaya FC untuk bisa memaksimalkan laga menghadapi Arema harus terhalang cederanya Lancine Kone selaku gol getter. Sang pahlawan yang mencetak lima gol kala melumat Perseru 8-0 (19/01) itu terbaring sakit akibat akumulasi kelelahan laga pra-musim.

Mengacu pada duel pada Piala Gubernur Jatim lalu, di mana Sriwijaya FC didapuk sebagai tim undangan, Arema jelas lebih unggul. Terlepas dari materi pemain dan faktor tuan rumah, Arema lebih diunggulkan dalam laga yang akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar mulai pukul 18.45 WIB ini.

21/01/2014

Launching tim Arema akan dihelat 29 Januari 2014 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Namun event tersebut tak disertai dengan laga persahabatan seperti yang pernah direncanakan manajemen Arema sebelumnya.

Dikutip dari koran Malang Post, General Manager Arema, Ruddy Widodo mengungkapkan rencana itu dinilai lebih relevan bagi skuat Singo Edan sendiri. Mengingat Ahmad Bustomi dkk sudah terlalu jenuh dengan laga-laga pra-musim.

"Kita akan manfaatkan jeda setelah Inter Island Cup sebelum kick off ISL sebagai masa recovery fisik pemain," tutur pelatih Arema, Suharno menambahkan.

Menurut Ruddy, laga persahabatan akan menguras stamina punggawa Arema yang seharusnya bersenang-senang kala itu. Pihak manajemen juga ingin semua pihak senang dalam hajatan perkenalan tim Arema ke publik tersebut.

"Kita ingin semuanya senang. Kalau ada laga persahabatan, nanti pasti ada yang menang dan kalah, dan yang kalah mungkin akan bersedih," ujar Ruddy.

Berbagai rentetan acara dikabarkan akan memeriahkan acara launching tim Arema ini di dalam maupun di luar stadion sejak pagi hari. Manajemen Arema berharap Aremania memadati stadion meski tidak ada laga persahabatan.

21/01/2014

*Babak 8 Besar IIC 2014
Selasa,21 Januari 2014

*Grup A*
Barito Putera vs Perseru | 15.30 WIB "Live Indosiar ✗
vs Sriwijaya | 19.00 WIB "Live Indosiar ✓

♥̸̨̮ A̶̲̥̅̊R̶̲̥̅̊E̶̲̥̅̊M̶̲̥̅̊A̶̲̥̅̊ …íŊƉǾπξS̤̥̈̊ía̲̅ ♥̸̨̮

21/01/2014

Jajaran pelatih Arema ingin membuat Aremania senang di laga pamungkas delapan besar IIC.

Arema Cronus bertekad memenangi laga pamungkas delapan besar Inter Island Cup 2014 Grup A. Selasa (21/1) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang, saat menghadapi Sriwijaya FC.

Asisten pelatih Arema, Joko Susilo menyebutkan, saat ini seluruh pemain dalam kondisi siap melawan Sriwijaya FC. Hasil seri saat berhadapan dengan Barito Putra tidak menjadi halangan bagi niat Arema untuk mendapatkan happy ending di turnamen yang diselenggarakan oleh PT Liga Indonesia ini.

"Kita melihat Sriwijaya FC mampu menang besar melawan Perseru, padahal kita hanya menang dengan skor 1-0. Tetapi, saat ini pemain dalam kondisi baik, dan siap bermain dengan maksimal. Kita usaha dulu, soal hasil itu hal lain," kata Joko Susilo.

Legenda Arema itu menjelaskan jika sebenarnya pemain juga mengalami kelelahan, sehingga dirinya mengisyaratkan tidak perlu umbar tenaga, meski harus meraih hasil maksimal.Jajaran pelatih Arema ingin membuat Aremania senang di laga pamungkas delapan besar IIC.

Arema Cronus bertekad memenangi laga pamungkas delapan besar Inter Island Cup 2014 Grup A. Selasa (21/1) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang, saat menghadapi Sriwijaya FC

Secara hitungan matematis, dengan imbangnya pertemuan Arema melawan Barito Putera dengan skor 2-2, peluang Singo Edan lebih berat. Laskar Antasari saat ini punya selisih gol lebih baik daripada Arema, sehingga peluang lolos tentu saja lebih besar.
Namun, pelatih Suharno nampaknya santai sekali melihat problem itu.

"Hasil laga lain memang menentukan Arema, namun saya kira apapun hasil dari kita melawan Sriwijaya FC, tetap harus diterima karena selama ini perjuangan pemain sudah maksimal di lapangan," kata Suharno.

"Kita juga mewaspadai SFC, karena mereka juga punya peluang lolos ke final,"

Sementara itu, dari susunan pemain yang ada, Arema bakal kehilangan empat pemainnya, karena berbagai sebab. Arif Suyono dan Dendi Santoso mengalami cedera, sementara Benny Wahyudi dan Purwaka Yudi terkena demam.

Namun, khusus untuk Arif, pemain yang mengalami cedera saat melawan PDRM Malaysia ini sudah kembali menjalani latihan, meski belum pulih benar.

"Kita manfaatkan skuat yang ada saja, karena kita juga ingin membuat suporter senang," tukas Suharno. (AD-87)

21/01/2014

Berikut Peluang Arema, Barito, Sriwijaya masuk FINAL :

- Arema lolos jika:
* Menang 4-0 (dengan margin 4 gol lebih) atas Sriwijaya FC, sementara Barito hanya mampu menang 1-0 (dengan margin 1 gol)
* Menang (berapa pun jumlah golnya) atas Sriwijaya FC, sementara Barito imbang atau kalah (berapa pun jumlah golnya) dari Perseru
* Imbang dengan Sriwijaya FC (berapa pun jumlah golnya), sementara Barito kalah (berapa pun jumlah golnya) dari Perseru
* Kalah tipis 1-0 (dengan margin tak lebih dari 1 gol) dari Sriwijaya FC, sementara Barito kalah telak 4-0 (dengan margin 4 gol lebih) dari Perseru

- Barito lolos jika:
* Cukup menang 1-0 (dengan margin 1 gol) atas Perseru, sementara Arema tak mampu menang 4-0 (dengan margin 4 gol lebih) atas Sriwijaya FC
* Menang (berapa pun jumlah golnya) atas Perseru, sementara Arema imbang atau kalah (berapa pun jumlah golnya) dari Sriwijaya FC
* Imbang dengan Perseru (berapa pun jumlah golnya), sementara Arema kalah (berapa pun jumlah golnya) dari Sriwijaya FC
* Kalah tipis 1-0 (dengan margin tak lebih dari 1 gol) dari Perseru, sementara Arema kalah telak 4-0 (dengan margin 4 gol lebih) dari Sriwijaya FC

- Sriwijaya FC lolos jika:
* Menang (berapa pun jumlah golnya) atas Arema, sementara Barito ditahan imbang (berapa pun jumlah golnya) oleh Perseru
* Menang (berapa pun jumlah golnya) atas Arema, sementara Barito kalah (berapa pun jumlah golnya) dari Perseru.

»» Monggo di Follow Yo Nawak

Address

Pasuruan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Aremania posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share