19/03/2015
---Sabhara Polresta Medan Kritis Dikeroyok 20 Begal Kereta---
MEDAN BARU, JAM 17.00 WIB
Seorang anggota Sabhara Polresta Medan Bripda ZS, babak belur dihajar 20-an anggota begal kereta saat sedang melaksanakan tugas di seputaran Jalan Iskandar Muda, Medan Petisah, Rabu (18/3) jam 03.00 wib.
Informasi dihimpun, sebelum dihajar, Bripda ZS mencoba menyetop sekitar 10 an kereta yang sedang berpawai. Saat itu, salah satu pelaku langsung melemparkan botol aqua ke arah polisi muda itu. Ternyata, lemparan botol minuman itu menyulut emosi beberapa rekan pelaku yang diduga adalah begal motor. Karena kalah jumlah, akhirnya Bripda ZS pun terkapar di jalan dengan kondisi wajah berdarah-darah.
Beruntung, Bripda ZS masih dapat menghubungi rekannya sesama polisi di Sabhara Polresta Medan untuk meminta tolong. Alhasil, puluhan pasukan kereta Trail layaknya Satria Baja Hitam, mereka pun menyisir beberapa lokasi di seputaran Jalan Gatot Subroto dan Jalan Iskandar Muda, Medan.
Kanit Reskrim Iptu Oscar Setjo saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya mendapat informasi adanya penganiayaan terhadap anggota polisi itu. “Benar. Dia anggota Sabhara Polresta Medan,” kata Oscar, Rabu (18/3) jam 17.00 wib. Diterangkannya, polisi juga mendapat informasi bahwa para pelaku sedang berada di diskotik Lee Garden Jalan Nibung Baru, Medan Petisah. “Kita melakukan penelusuran hingga ke diskotik. Karena ada informasi para pelaku berada di dalam tempat hiburan malam itu,” kata Oscar.
Setelah memeriksa beberapa ruangan KTV dan Hall diskotik dan tidak mendapati pelaku, polisi membawa 5 unit kereta yang diduga adalah milik pelaku. “Tadi malam, memang ada kita amankan beberapa kereta karena diduga itu adalah milik para pelaku,” terang Oscar lagi.
Masih menurut mantan Kanit Intel Polsek Medan Baru itu lagi, pihaknya juga mendapat informasi bahwa para pelaku diduga adalah anggota TNI AD. “Informasinya adalah oknum anggota TNI. Makanya tadi malam itu, Denpom I/5 Medan juga turun ke Polsek untuk mengantisipasi adanya kericuhan, karena kereta itu kita amankan,” sebutnya.
Setelah beberapa jam di halaman polsek Medan Baru, akhirnya 5 unit kereta itu diangkut menggunakan mobil Pick Up ke Mapolda Sumut. “Sampai saat ini, pemilik kereta belum datang mengambil keretanya. Sehingga, kita menduga, bahwa mereka itulah pelaku pengeroyokan terhadap Bripda ZS,” tambah Oscar menjelaskan saat ini kereta itu di Polda Sumut, agar aman.
Saat disinggung mengenai laporan korban, Oscar mengaku bahwa hingga saat ini, pihaknya belum dapat laporan pengaduan. “Tempat kejadian memang di wilayah hukum medan Baru. Tapi, sampai saat ini, korban belum melapor,” ujar Oscar. Adapun 5 kereta yang diamankan dan dibawa ke Mapolda Sumut antara lain, Honda Vario BK 4560 RAN, Yamaha RX King BK 2238 AA, Suzuki Satria FU BK 4886 RAD, Honda Beat BK 3879 ADA dan Yamaha Vixion BK 5436 JO.
fhoto/Kereta diduga milik pelaku.