HIMAS ASAHAN

HIMAS ASAHAN Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from HIMAS ASAHAN, JLN. PROF. HM YAMIN N0 504 MEDAN, Medan.

PARA PENDIRI HIMAS 1 ARMAINI eL HERMAWAN Sag 2 DEDY SOFYAN SH.ST 3 AZIZUL KHOLIS SE.MM 4 ARIPAY TAMBUNAN,MM,DRS 5 SUSANTO,ST,MT 6 M.FATIH YUDHA ST 7 DAMRI TAMBUNAN Sag 8 HALIM DALIMUNTHE, S,Sos 9 HERI ADHA HARI ST.MT 10 MUHAMAD ANDRES,SPDI PARA PENDIRI HIMAS

1 ARMAINI eL HERMAWAN Sag
2 DEDY SOFYAN SH.ST
3 AZIZUL KHOLIS SE.MM
4 ARIPAY TAMBUNAN,MM,DRS
5 SUSANTO,ST,MT
6 M.FATIH YUDHA ST
7 DAMRI TAM

BUNAN Sag
8 HALIM DALIMUNTHE, S,Sos
9 HERI ADHA HARI ST.MT
10 MUHAMAD ANDRES,SPDI

Kepala Kordinator Pembembuat Liputan Himas -Dedy sofyan
Team Jurnalis - Ilham Harahap,saad anderaas sitorus
team investigasi lapagan -jhon kanoyan
team pemantau kualitas kegiatan Ratna sri pane

divisi-divisi
divisi pencari Fakta Agus kelana tan
divisi sumber daya manusia Husnsi thamrin manurung
divisi Editor Jakaria Rangkuti
divisi Hukum lili surianto SH
divisi pemberitaan kompossumut NUr ani panjaitan

SAMBUT SUMATRA PANTAI TIMUR
12/08/2014

SAMBUT SUMATRA PANTAI TIMUR

12/08/2014

SEKETARIS LSM MARTABAT ASAHAN DISERANG MASA DIBAWAK PAKSA DARI RUMAH NYA DAN DITUDUH MENUTUP PABRIK SAWIT SSIL PTNP3

Terlapor serta beberapa orang saksi mata terkait kasus penganiayaan yang dilakukan segerombolan orang yang diperkirakan dikomandoi oleh tengkulak Tandan Buah Segar ( TBS)Pihak ke tiga di Kecamatan Buntu Pane terhadap Deddy Sofyan panjaitan aktifis LSM Martabat Asahan beberapa waktu yang lalu diperiksa, namun pihak Polres Asahan terkesan menutup diri ketika dikonfirmasi.

PantauanM24, Sabtu (9/8) terlapor dan beberapa orang saksi mata terkait kasus penganiayaan terhadap aktifis LSM Martabat Asahan diperiksa oleh penyidik Polres Asahan, namun pihak Polres Asahan ketika dikonfirmasi terkesan menutup diri, " benar saya mendapat laporan, namun hasil pemeriksaan terhadap terlapor serta saksi terkait kasus penganiayaan itu belum dilaporkan sehingga saya belum bisa memberikan keterangan " kata Kasat Reskrim AKP Dian Indra Parbudi ketika dikonfirmasi via telepon selulernya.

Terlapor serta saksi mata terkait kasus penganiayaan terhadap Deddy Sofyan Nasution diperkirakan orang - orang yang memiliki pengaruh terhadap pesokan TBS dari pihak ke tiga di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN III Kebun Sei Silau, " mereka mungkin digerakan, pasalnya tuduhan yang dialamatkan menyangkut kebijakan Manajemen PTPN III yang menghentikan pasokan TBS dari pihak ke tiga dan kelompok itu merasa terganggu karena kebiasaan yang sudah berjalan normal tiba - tiba dihentikan " ujar Deddy Sopyan Nasution ketika dikonfirmasiM24.

Sebelumnya, Manajenem PTPN III PKS Kebun Sei Silau stop Tandan Buah Segar ( TBS) pasokan dari pihak ketiga, sekelompok massa yang diperkirakan dikomandoi salah seorang tengkulak serang serta aniaya aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM), Selasa (15/7) sekitar pukul 14.00 WIB.

Informasi dihimpun M24 kejadian yang menimbulkan trauma bagi korban serta keluarganya itu terjadi persis di depan rumah Deddy Sofyan panjaitan yang terletak di Dusun II, Desa Prapat Janji Kecamatan Buntu Pane, pelaku yang umumnya dikenal itu menarik - narik hingga kantong bajunya koyak " mereka memperlakukan saya seperti orang yang bersalah dan ironoisnya kejadian itu juga dilihat oleh salah seorang personil Polsek Prapat Janji tanpa berbuat banyak " ungkap Deddy sembari menuturkan pelaku yang paling dikenal berinisial IK.

Bukan itu saja, korban di hadapan keluarga, istri, orang tua, adik dan lain dipaksa untuk ikut bersama massa, ke suatu tempat dengan alasan untuk menyelesaikan persoalan dengan baik-baik. Tetapi bukan penyelesaian yang disodorkan, malah korban ditekan dan diintimidasi, bahkan sempat dilempar dengan bangku, namun berhasil mengelak, dan juga disiram dengan air. "Saya dipermalukan bahkan diperlakukan seperti binatang," ungkap korban yang merasa trauma atas kejadian itu.

Deddy, sebelum membuat laporan mengatakan dirinya bingung ketika massa itu menuduh, gara-gara dirinya PKS saat ini tidak menerima buah dari rekanan pihak ketiga. "Saya dituduh, meng-SMS Direktur Produksi, mengenai permainan yang ada di PKS itu seperti buah mentah, buah busuk dan lain-lain sebagainya," ungkapnya.

Setahu Deddy, berdasarkan informasi yang diperolehnya baru-baru ini Direktur Produksi PTP Nusantara III berkunjung ke PKS Sei Silau dan menemukan beberapa kejanggalan Tandan Buah Sawait (TBS), busuk dan mentah. "Setahu saya itu, kenapa pabrik untuk saat ini tidak menerima buah dari luar," ungkapnya.

Disinggung mengenai SMS itu, korban membantah melakukan hal itu, namun bagi dirinya persoalan SMS yang mengatakan tentang permainan di pabrik tersebut perlu juga diusut apalagi, Direktur Produksi PTP Nusantara III selaku perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menemukan kejanggalan itu. "Saya tidak melakukan itu, kalaupun ada SMS yang menyebutkan beberapa permainan di PKS itu entah siapapun yang membuatnya, saya kira perlu diusut," ungkap pria berbadan tambun yang juga sebagai Sekretaris LSM Martabat Kabupaten Asahan itu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Dian Indra Prabudi yang dikonfimasi melalui Kanit Ekonomi Ipda AY Siregar, mengatakan pihaknya akan mengusut kasus tersebut, terlebih lagi korban sudah membuat laporan. "Kita akan usut, apa sebenarnya yang terjadi terhadap korban," ungkapnya sembari mengatakan pengusutan tidak akan terlepas kepada pihak perusahaan selaku BUMN.Ada apa dengan pabrik ditutup apa di temukan buah busuk,blended sehanga mereka merasa ketakutan

11/11/2013

UD ANUGRAH DI INTIMIDASI

Disini disampaikan tentang UD Anugrah yang terletak di Jalan Besar Urung Pane Dusun III Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan merupakan usaha rakyat yang bergerak dalam bidang pertanian yang mengumpul buah sawit atau TBS dari masyarakat dan selanjutnya di jual ke pabrik.

Selama ini, UD tersebut telah menjalin kontrak dengan Pabrik Kelapa Sawit Sei Silau (PKSSIL) PTP Nusantara III, Distrik Asahan dan telah berjalan dengan baik selama lebih kurang 2 (dua) tahun.

Namun belakangan atau bulan terakhir, pihak perusahaan menyetop pemasukan buah dari UD tersebut dengan berbagai alasan, padahal berbagai ketentuan yang ada telah dipenuhi oleh UD Anugerah. Sehingga pihak UD Anugerah yang dipimpin oleh Untung Sinaga tidak lagi bisa memasukkan buah sawit ke pubrik PKSSIL PTP Nusantara III Distrik Asahan tanpa alasan yang jelas.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak perusahaan memberikan alasan bahwa pada saat ini panen raya yang tidak menerima buah dari luar, namun kenyataannya banyak buah-buah dari luar yang memiliki kontrak dengan PKSSIL tetap memasukkan buahnya, sedangkan UD Anugerah yang juga memiliki kontrak tidak dapat memasukkan buahnya. Sehingga pihak perusahaan terkesan diskriminatif.

Alasan klasik juga disampaikan pihak perusahaan bahwa UD Anugerah yang memiliki timbangan di Silau Jawa namun buah berasal dari tempat lain termasuk Kisaran, padahal itu tidak benar sama sekali.

Anehnya lagi, pada saat ini pihak PKSSIL memproses PT Anugerah Sumatera milik Kurniadi Sitorus yang disebut-sebut orang dekat dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan sesuai dengan photo terlampir sedang dalam proses penjalinan kontrak dan penyiapan berkas sebagai rekanan pemasok buah sawit atau TBS.Hasil pembicaraan untung sinaga dengan Maskep Pks ssil PTP NUSANTRA III ada surat Pernyataan Sudara kurniadi yang Mengantikan UD.Anugrah menjadi PTAnugrah Sumatra. Sementara Pemilik UD.anurah tidak hubuganya dengan kurniadi sesuai data notaris dan kontrak perjanjian antara Pks ssil. juga ketika di tanyak dengan ipan salah salah satu karyawan pabrik sawit pssil surat pernyataan yang di terima dan bahkan sudah diterima oleh manejer pks ssil dan juga salah satu karyawan distrik asahan wagino team EMR surve mengatakan ada surat pernyataan yang kami terima.
Dari saudra kurniadi.tapi kenapa pihak manejemen bisa menerima tanpa memberikan alasannya terlebih dahulu sedangkan pihak manejemen tahu kalau ud anugrah itu pemiliknya untung sinaga.tidak ada hubugan dengan kurniadi yang anehnya lagi ketika ditanyak ke pihak manejemen kenapa ud anugrah tidak bisa memasokan buah kelapa sawit.

Hingga kuat dugaan, ada sebuah permainan antara perusahaan dengan rekanan yang baru itu untuk menggusur UD Anugerah untuk menjadi satu rekanan pemasok buah TBS dan saat ini UD Anugerah tidak bisa memasukkan buah ke PKSSIL.

Demikian kronologis persoalan yang dihadapi oleh UD Anugerah.

UD ANUGRAH DI INTIMIDASI

Disini disampaikan tentang UD Anugrah yang terletak di Jalan Besar Urung Pane Dusun III Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan merupakan usaha rakyat yang bergerak dalam bidang pertanian yang mengumpul buah sawit atau TBS dari masyarakat dan selanjutnya di jual ke pabrik.

Selama ini, UD tersebut telah menjalin kontrak dengan Pabrik Kelapa Sawit Sei Silau (PKSSIL) PTP Nusantara III, Distrik Asahan dan telah berjalan dengan baik selama lebih kurang 2 (dua) tahun.

Namun belakangan atau bulan terakhir, pihak perusahaan menyetop pemasukan buah dari UD tersebut dengan berbagai alasan, padahal berbagai ketentuan yang ada telah dipenuhi oleh UD Anugerah. Sehingga pihak UD Anugerah yang dipimpin oleh Untung Sinaga tidak lagi bisa memasukkan buah sawit ke pubrik PKSSIL PTP Nusantara III Distrik Asahan tanpa alasan yang jelas.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak perusahaan memberikan alasan bahwa pada saat ini panen raya yang tidak menerima buah dari luar, namun kenyataannya banyak buah-buah dari luar yang memiliki kontrak dengan PKSSIL tetap memasukkan buahnya, sedangkan UD Anugerah yang juga memiliki kontrak tidak dapat memasukkan buahnya. Sehingga pihak perusahaan terkesan diskriminatif.

Alasan klasik juga disampaikan pihak perusahaan bahwa UD Anugerah yang memiliki timbangan di Silau Jawa namun buah berasal dari tempat lain termasuk Kisaran, padahal itu tidak benar sama sekali.

Anehnya lagi, pada saat ini pihak PKSSIL memproses PT Anugerah Sumatera milik Kurniadi Sitorus yang disebut-sebut orang dekat dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan sesuai dengan photo terlampir sedang dalam proses penjalinan kontrak dan penyiapan berkas sebagai rekanan pemasok buah sawit atau TBS.Hasil pembicaraan untung sinaga dengan Maskep Pks ssil PTP NUSANTRA III ada surat Pernyataan Sudara kurniadi yang Mengantikan UD.Anugrah menjadi PTAnugrah Sumatra. Sementara Pemilik UD.anurah tidak hubuganya dengan kurniadi sesuai data notaris dan kontrak perjanjian antara Pks ssil. juga ketika di tanyak dengan ipan salah salah satu karyawan pabrik sawit pssil surat pernyataan yang di terima dan bahkan sudah diterima oleh manejer pks ssil dan juga salah satu karyawan distrik asahan wagino team EMR surve mengatakan ada surat pernyataan yang kami terima.
Dari saudra kurniadi.tapi kenapa pihak manejemen bisa menerima tanpa memberikan alasannya terlebih dahulu sedangkan pihak manejemen tahu kalau ud anugrah itu pemiliknya untung sinaga.tidak ada hubugan dengan kurniadi yang anehnya lagi ketika ditanyak ke pihak manejemen kenapa ud anugrah tidak bisa memasokan buah kelapa sawit.

Hingga kuat dugaan, ada sebuah permainan antara perusahaan dengan rekanan yang baru itu untuk menggusur UD Anugerah untuk menjadi satu rekanan pemasok buah TBS dan saat ini UD Anugerah tidak bisa memasukkan buah ke PKSSIL.

Demikian kronologis persoalan yang dihadapi oleh UD Anugerah.

UD ANUGRAH DI INTIMIDASI

Disini disampaikan tentang UD Anugrah yang terletak di Jalan Besar Urung Pane Dusun III Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan merupakan usaha rakyat yang bergerak dalam bidang pertanian yang mengumpul buah sawit atau TBS dari masyarakat dan selanjutnya di jual ke pabrik.

Selama ini, UD tersebut telah menjalin kontrak dengan Pabrik Kelapa Sawit Sei Silau (PKSSIL) PTP Nusantara III, Distrik Asahan dan telah berjalan dengan baik selama lebih kurang 2 (dua) tahun.

Namun belakangan atau bulan terakhir, pihak perusahaan menyetop pemasukan buah dari UD tersebut dengan berbagai alasan, padahal berbagai ketentuan yang ada telah dipenuhi oleh UD Anugerah. Sehingga pihak UD Anugerah yang dipimpin oleh Untung Sinaga tidak lagi bisa memasukkan buah sawit ke pubrik PKSSIL PTP Nusantara III Distrik Asahan tanpa alasan yang jelas.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak perusahaan memberikan alasan bahwa pada saat ini panen raya yang tidak menerima buah dari luar, namun kenyataannya banyak buah-buah dari luar yang memiliki kontrak dengan PKSSIL tetap memasukkan buahnya, sedangkan UD Anugerah yang juga memiliki kontrak tidak dapat memasukkan buahnya. Sehingga pihak perusahaan terkesan diskriminatif.

Alasan klasik juga disampaikan pihak perusahaan bahwa UD Anugerah yang memiliki timbangan di Silau Jawa namun buah berasal dari tempat lain termasuk Kisaran, padahal itu tidak benar sama sekali.

Anehnya lagi, pada saat ini pihak PKSSIL memproses PT Anugerah Sumatera milik Kurniadi Sitorus yang disebut-sebut orang dekat dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan sesuai dengan photo terlampir sedang dalam proses penjalinan kontrak dan penyiapan berkas sebagai rekanan pemasok buah sawit atau TBS.Hasil pembicaraan untung sinaga dengan Maskep Pks ssil PTP NUSANTRA III ada surat Pernyataan Sudara kurniadi yang Mengantikan UD.Anugrah menjadi PTAnugrah Sumatra. Sementara Pemilik UD.anurah tidak hubuganya dengan kurniadi sesuai data notaris dan kontrak perjanjian antara Pks ssil. juga ketika di tanyak dengan ipan salah salah satu karyawan pabrik sawit pssil surat pernyataan yang di terima dan bahkan sudah diterima oleh manejer pks ssil dan juga salah satu karyawan distrik asahan wagino team EMR surve mengatakan ada surat pernyataan yang kami terima.
Dari saudra kurniadi.tapi kenapa pihak manejemen bisa menerima tanpa memberikan alasannya terlebih dahulu sedangkan pihak manejemen tahu kalau ud anugrah itu pemiliknya untung sinaga.tidak ada hubugan dengan kurniadi yang anehnya lagi ketika ditanyak ke pihak manejemen kenapa ud anugrah tidak bisa memasokan buah kelapa sawit.

Hingga kuat dugaan, ada sebuah permainan antara perusahaan dengan rekanan yang baru itu untuk menggusur UD Anugerah untuk menjadi satu rekanan pemasok buah TBS dan saat ini UD Anugerah tidak bisa memasukkan buah ke PKSSIL.

Demikian kronologis persoalan yang dihadapi oleh UD Anugerah.

UD ANUGRAH DI INTIMIDASI

Disini disampaikan tentang UD Anugrah yang terletak di Jalan Besar Urung Pane Dusun III Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan merupakan usaha rakyat yang bergerak dalam bidang pertanian yang mengumpul buah sawit atau TBS dari masyarakat dan selanjutnya di jual ke pabrik.

Selama ini, UD tersebut telah menjalin kontrak dengan Pabrik Kelapa Sawit Sei Silau (PKSSIL) PTP Nusantara III, Distrik Asahan dan telah berjalan dengan baik selama lebih kurang 2 (dua) tahun.

Namun belakangan atau bulan terakhir, pihak perusahaan menyetop pemasukan buah dari UD tersebut dengan berbagai alasan, padahal berbagai ketentuan yang ada telah dipenuhi oleh UD Anugerah. Sehingga pihak UD Anugerah yang dipimpin oleh Untung Sinaga tidak lagi bisa memasukkan buah sawit ke pubrik PKSSIL PTP Nusantara III Distrik Asahan tanpa alasan yang jelas.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak perusahaan memberikan alasan bahwa pada saat ini panen raya yang tidak menerima buah dari luar, namun kenyataannya banyak buah-buah dari luar yang memiliki kontrak dengan PKSSIL tetap memasukkan buahnya, sedangkan UD Anugerah yang juga memiliki kontrak tidak dapat memasukkan buahnya. Sehingga pihak perusahaan terkesan diskriminatif.

Alasan klasik juga disampaikan pihak perusahaan bahwa UD Anugerah yang memiliki timbangan di Silau Jawa namun buah berasal dari tempat lain termasuk Kisaran, padahal itu tidak benar sama sekali.

Anehnya lagi, pada saat ini pihak PKSSIL memproses PT Anugerah Sumatera milik Kurniadi Sitorus yang disebut-sebut orang dekat dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan sesuai dengan photo terlampir sedang dalam proses penjalinan kontrak dan penyiapan berkas sebagai rekanan pemasok buah sawit atau TBS.Hasil pembicaraan untung sinaga dengan Maskep Pks ssil PTP NUSANTRA III ada surat Pernyataan Sudara kurniadi yang Mengantikan UD.Anugrah menjadi PTAnugrah Sumatra. Sementara Pemilik UD.anurah tidak hubuganya dengan kurniadi sesuai data notaris dan kontrak perjanjian antara Pks ssil. juga ketika di tanyak dengan ipan salah salah satu karyawan pabrik sawit pssil surat pernyataan yang di terima dan bahkan sudah diterima oleh manejer pks ssil dan juga salah satu karyawan distrik asahan wagino team EMR surve mengatakan ada surat pernyataan yang kami terima.
Dari saudra kurniadi.tapi kenapa pihak manejemen bisa menerima tanpa memberikan alasannya terlebih dahulu sedangkan pihak manejemen tahu kalau ud anugrah itu pemiliknya untung sinaga.tidak ada hubugan dengan kurniadi yang anehnya lagi ketika ditanyak ke pihak manejemen kenapa ud anugrah tidak bisa memasokan buah kelapa sawit.

Hingga kuat dugaan, ada sebuah permainan antara perusahaan dengan rekanan yang baru itu untuk menggusur UD Anugerah untuk menjadi satu rekanan pemasok buah TBS dan saat ini UD Anugerah tidak bisa memasukkan buah ke PKSSIL.

Demikian kronologis persoalan yang dihadapi oleh UD Anugerah.

UD ANUGRAH DI INTIMIDASI

Disini disampaikan tentang UD Anugrah yang terletak di Jalan Besar Urung Pane Dusun III Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan merupakan usaha rakyat yang bergerak dalam bidang pertanian yang mengumpul buah sawit atau TBS dari masyarakat dan selanjutnya di jual ke pabrik.

Selama ini, UD tersebut telah menjalin kontrak dengan Pabrik Kelapa Sawit Sei Silau (PKSSIL) PTP Nusantara III, Distrik Asahan dan telah berjalan dengan baik selama lebih kurang 2 (dua) tahun.

Namun belakangan atau bulan terakhir, pihak perusahaan menyetop pemasukan buah dari UD tersebut dengan berbagai alasan, padahal berbagai ketentuan yang ada telah dipenuhi oleh UD Anugerah. Sehingga pihak UD Anugerah yang dipimpin oleh Untung Sinaga tidak lagi bisa memasukkan buah sawit ke pubrik PKSSIL PTP Nusantara III Distrik Asahan tanpa alasan yang jelas.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak perusahaan memberikan alasan bahwa pada saat ini panen raya yang tidak menerima buah dari luar, namun kenyataannya banyak buah-buah dari luar yang memiliki kontrak dengan PKSSIL tetap memasukkan buahnya, sedangkan UD Anugerah yang juga memiliki kontrak tidak dapat memasukkan buahnya. Sehingga pihak perusahaan terkesan diskriminatif.

Alasan klasik juga disampaikan pihak perusahaan bahwa UD Anugerah yang memiliki timbangan di Silau Jawa namun buah berasal dari tempat lain termasuk Kisaran, padahal itu tidak benar sama sekali.

Anehnya lagi, pada saat ini pihak PKSSIL memproses PT Anugerah Sumatera milik Kurniadi Sitorus yang disebut-sebut orang dekat dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan sesuai dengan photo terlampir sedang dalam proses penjalinan kontrak dan penyiapan berkas sebagai rekanan pemasok buah sawit atau TBS.Hasil pembicaraan untung sinaga dengan Maskep Pks ssil PTP NUSANTRA III ada surat Pernyataan Sudara kurniadi yang Mengantikan UD.Anugrah menjadi PTAnugrah Sumatra. Sementara Pemilik UD.anurah tidak hubuganya dengan kurniadi sesuai data notaris dan kontrak perjanjian antara Pks ssil. juga ketika di tanyak dengan ipan salah salah satu karyawan pabrik sawit pssil surat pernyataan yang di terima dan bahkan sudah diterima oleh manejer pks ssil dan juga salah satu karyawan distrik asahan wagino team EMR surve mengatakan ada surat pernyataan yang kami terima.
Dari saudra kurniadi.tapi kenapa pihak manejemen bisa menerima tanpa memberikan alasannya terlebih dahulu sedangkan pihak manejemen tahu kalau ud anugrah itu pemiliknya untung sinaga.tidak ada hubugan dengan kurniadi yang anehnya lagi ketika ditanyak ke pihak manejemen kenapa ud anugrah tidak bisa memasokan buah kelapa sawit.

Hingga kuat dugaan, ada sebuah permainan antara perusahaan dengan rekanan yang baru itu untuk menggusur UD Anugerah untuk menjadi satu rekanan pemasok buah TBS dan saat ini UD Anugerah tidak bisa memasukkan buah ke PKSSIL.

Demikian kronologis persoalan yang dihadapi oleh UD Anugerah.

Disini disampaikan tentang UD Anugrah yang terletak di Jalan Besar Urung Pane Dusun III Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan merupakan usaha rakyat yang bergerak dalam bidang pertanian yang mengumpul buah sawit atau TBS dari masyarakat dan selanjutnya di jual ke pabrik.

Selama ini, UD tersebut telah menjalin kontrak dengan Pabrik Kelapa Sawit Sei Silau (PKSSIL) PTP Nusantara III, Distrik Asahan dan telah berjalan dengan baik selama lebih kurang 2 (dua) tahun.

Namun belakangan atau bulan terakhir, pihak perusahaan menyetop pemasukan buah dari UD tersebut dengan berbagai alasan, padahal berbagai ketentuan yang ada telah dipenuhi oleh UD Anugerah. Sehingga pihak UD Anugerah yang dipimpin oleh Untung Sinaga tidak lagi bisa memasukkan buah sawit ke pubrik PKSSIL PTP Nusantara III Distrik Asahan tanpa alasan yang jelas.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak perusahaan memberikan alasan bahwa pada saat ini panen raya yang tidak menerima buah dari luar, namun kenyataannya banyak buah-buah dari luar yang memiliki kontrak dengan PKSSIL tetap memasukkan buahnya, sedangkan UD Anugerah yang juga memiliki kontrak tidak dapat memasukkan buahnya. Sehingga pihak perusahaan terkesan diskriminatif.

Alasan klasik juga disampaikan pihak perusahaan bahwa UD Anugerah yang memiliki timbangan di Silau Jawa namun buah berasal dari tempat lain termasuk Kisaran, padahal itu tidak benar sama sekali.

Anehnya lagi, pada saat ini pihak PKSSIL memproses PT Anugerah Sumatera milik Kurniadi Sitorus yang disebut-sebut orang dekat dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan sesuai dengan photo terlampir sedang dalam proses penjalinan kontrak dan penyiapan berkas sebagai rekanan pemasok buah sawit atau TBS.Hasil pembicaraan untung sinaga dengan Maskep Pks ssil PTP NUSANTRA III ada surat Pernyataan Sudara kurniadi yang Mengantikan UD.Anugrah menjadi PTAnugrah Sumatra. Sementara Pemilik UD.anurah tidak hubuganya dengan kurniadi sesuai data notaris dan kontrak perjanjian antara Pks ssil. juga ketika di tanyak dengan ipan salah salah satu karyawan pabrik sawit pssil surat pernyataan yang di terima dan bahkan sudah diterima oleh manejer pks ssil dan juga salah satu karyawan distrik asahan wagino team EMR surve mengatakan ada surat pernyataan yang kami terima.
Dari saudra kurniadi.tapi kenapa pihak manejemen bisa menerima tanpa memberikan alasannya terlebih dahulu sedangkan pihak manejemen tahu kalau ud anugrah itu pemiliknya untung sinaga.tidak ada hubugan dengan kurniadi yang anehnya lagi ketika ditanyak ke pihak manejemen kenapa ud anugrah tidak bisa memasokan buah kelapa sawit.

25/09/2013

PABRIK SIP YANG BERADA DI DESA SIONGANG DI KECAMATAN BUNTU PANE BUAT SENSASI MEMBUANG LIMBAH SEMBARANGAN

19/09/2013

calon komisioner KPUD ASAHAN Yang masuk 10 besar SELamat Dan sukses Menuju 5 Besar

03/09/2013

TES PSIKOTES CALAN ANGGOTA KPU ASAHAN YANG DI LAKSANAKAN 2/9/2013 DI HOTEL SAFITRI BERJALAN LANCAR DAN SEMOGA PANSEL TETAP INDFENDENSI NETRALISASI JUJUR SESUAI DENGAN ATURAN YANG TELAH DI TETAPKAN

22/08/2013

Tim Seleksi anggota KPUD Asahan periode 2013-2018 Drs Khairuddin Tamnbuse SPd menegaskan, dalam seleksi atau rekrutmen anggota KPUD tidak ada istilah pensanan dari siapapun.

menuturkan, dia dan 4 tim seleksi lainnya sudah menjadwalkan tahapan yang akan menjadi acuan dalam proses seleksi anggota KPUD.

“Jadwa seleksi kita putuskan antara 14-16 Agustus, saat ini tim seleksi masih fokus mencari kantor, agar para pelamar nantinmaya mudah berkonsultasi,” katanya.

Dia meminta, bagi masyarakat asahan yang ingin mendaftar sebagai calon anggota KPUD, agar melengkapi persyaratan seperti yang ditentukan pada Peraturan KPU No.02 tahun 2013 tentang seleksi anggota KPU Provinsi dan anggota KPU kabupaten/kota.

”Siapkan diri tentang pengetahuan pemilu, baca peraturan dan perundang-undangan pemilu, serta pahami karakteristik masyarakat Asahan, agar dapat menciptakan partisipasi pemilih di setiap pesta demokrasi Asahan,” katanya.

Dia menambahkan, soal banyaknya isu yang mengatakan tim seleksi untuk KPUD Asahan yang terpilih adalah pesanan bupati, merupakan pernyataan yang tidak mendasar dan sangat kental dengan politis.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, jika ada bukti dukungan atau pesanan bupati kepada lima timsel terpilih maka segera lapor Panwas Pemilu,” tegas Tambuse.

Dia menegaskan, pihaknya akan maksimal bekerja, independent dan akan menentukan anggota KPUD sesuai hasil seleksi. “Saya tegaskan, tidak ada istilah pesanan bagi tim seleksi,” ujar Tambuse.

Sebelumnya, telah diumumkan 5 tim seleksi yang akan melakukan penjaringan atau rekrutmen anggota KPUD Asahan masing-masing Sutrisno SSos, Dra Lina Sudarwati MSi, Yenni Susanti Siregar ST, Drs Hidayat Afif SH dan Khairuddin Tambuse S.Pd.

22/08/2013

CALO AGEN PENERIMA ANGOTA KPUD ASAHAN MULAI TERSEBAR

01/08/2013

PLN ASAHAN KETIKA ORANG BERBUKA PUASA SELALU PADAM agar Bupati menindak tegas

01/07/2013

terjadi nya penipuan oleh oknum karyawan tinggi ptpn3 atas pembayaran karyawan bawahan pembayaran uang pensiun

MARI KITA  DUKUNG..............
01/07/2013

MARI KITA DUKUNG..............

06/05/2013

catatan putusan yang di buat oleh hakim pengadilan Negeri Kisaran Dalam catatan Perkara (Pasal 209 ayat( 2 ) KUHAP
nomor 1/PID.C/20013.KIS

Bahwa lokasi sekitar 4 hektar yang di garap Dan dilakukan pengukuran oleh pihak BPN sekitar 2 ha

yang berlokasi di daerah desa buntu pane Dsn II Janji pane kec BUntu pane Kab asahan
tetapi Pihak PTPN 3 Kebun Pulau mandi tidak bisa menujuk tapal batas antara desa dan Perkebnan dan mengarap semua tanah desa dan tidak menghiraukan putusan pengadilan.

Address

JLN. PROF. HM YAMIN N0 504 MEDAN
Medan
2000

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when HIMAS ASAHAN posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to HIMAS ASAHAN:

Share