PCM Balerejo Madiun

PCM Balerejo Madiun Pusat Dakwah dan kegiatan warga Muhammadiyah cabang Balerejo

Kunjungan silahturahmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab.Madiun di PCM Balerejo
05/12/2025

Kunjungan silahturahmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab.Madiun di PCM Balerejo

Kisah Sa‘id bin Zaid RABab 1 – Warisan dari AyahnyaMatahari Mekah bersinar terik. Di tengah kota yang dipenuhi berhala, ...
17/09/2025

Kisah Sa‘id bin Zaid RA

Bab 1 – Warisan dari Ayahnya

Matahari Mekah bersinar terik. Di tengah kota yang dipenuhi berhala, ada seorang lelaki yang berbeda: Zaid bin Amr bin Nufail, ayah dari Sa‘id.
Zaid bukan penyembah berhala. Ia menolak sujud pada patung batu. Ia mencari agama Ibrahim, menyendiri di padang pasir, berdoa hanya kepada Allah.

Sebelum wafat, Zaid selalu berpesan kepada anaknya yang masih muda, Sa‘id:

> “Jangan pernah sujud kepada berhala, wahai anakku. Tuhan itu satu. Dialah yang menciptakan langit dan bumi.”

Kata-kata itu terpatri kuat di hati Sa‘id.

---

Bab 2 – Pertemuan dengan Islam

Sa‘id tumbuh sebagai pemuda Quraisy yang disegani. Ia menikah dengan Fatimah binti al-Khattab, adik dari Umar bin Khattab.
Saat cahaya Islam mulai menyinari Mekah, Sa‘id termasuk di antara orang-orang pertama yang beriman kepada Rasulullah ﷺ.

Ia masuk Islam melalui dakwah Abu Bakar ash-Shiddiq, sahabatnya.
Bersama istrinya, Fatimah, ia memeluk agama baru itu dengan penuh keyakinan.

---

Bab 3 – Malam yang Menggetarkan (Kisah Umar Masuk Islam)

Rumah Sa‘id dan Fatimah pernah menjadi saksi peristiwa besar.
Umar bin Khattab, kakak Fatimah, bergegas menuju rumah mereka dengan pedang di tangan. Ia marah mendengar kabar adiknya telah masuk Islam.

Di dalam rumah, Sa‘id dan Fatimah sedang membaca ayat-ayat Al-Qur’an dari Surah Thaha.
Umar mendobrak pintu. Wajahnya garang. Ia memukul Sa‘id hingga jatuh. Darah keluar dari wajahnya.
Namun Fatimah, dengan penuh keberanian berkata:

> “Ya Umar, lakukanlah sesukamu. Demi Allah, kami telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya!”

Kata-kata itu membuat Umar terdiam. Ia meminta lembaran mushaf, lalu membaca ayat-ayat suci.
Air matanya mengalir. Sejak hari itu, Umar masuk Islam.

Sa‘id dan Fatimah menjadi saksi perubahan besar itu.

---

Bab 4 – Hijrah dan Perjuangan

Ketika Rasulullah ﷺ memerintahkan hijrah ke Madinah, Sa‘id termasuk yang berhijrah meninggalkan Mekah.
Di Madinah, ia ikut dalam setiap perjuangan Islam.

Namun pada Perang Badar, ia tidak sempat hadir karena ditugaskan Rasulullah ﷺ bersama Thalhah bin Ubaidillah untuk misi pengintaian. Walau tidak ikut perang, Rasulullah ﷺ tetap memberinya bagian ghanimah dan pahala seperti pejuang Badar.

Sa‘id terus ikut serta dalam berbagai pertempuran berikutnya, dari Uhud hingga Yarmuk.

---

Bab 5 – Pejuang yang Zuhud

Sa‘id tidak dikenal karena kekayaan, melainkan karena kezuhudan. Ia hidup sederhana, tidak mengejar dunia.
Namun keberaniannya di medan perang, doa-doanya yang mustajab, dan kesetiaannya kepada Rasulullah ﷺ membuat namanya harum di kalangan sahabat.

Rasulullah ﷺ memasukkan Sa‘id bin Zaid dalam kelompok istimewa:
Al-‘Asyrah al-Mubasyyarun bil Jannah – sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga.

---

Bab 6 – Fitnah di Kufah

Pada masa kekhalifahan Mu‘awiyah, terjadi fitnah besar. Ada seorang wanita bernama Arwa binti Uwais yang menuduh Sa‘id telah merampas tanahnya.
Kasus itu diajukan kepada pengadilan.

Sa‘id, dengan hati yang tenang, berdoa:

> “Ya Allah, jika dia berdusta, butakanlah matanya dan matikanlah dia di tanahnya sendiri.”

Tak lama kemudian, doa itu menjadi kenyataan. Arwa buta, lalu jatuh ke dalam sumur di tanah yang diperselisihkan.

Berita itu membuat orang-orang semakin takut untuk menzalimi Sa‘id, sahabat yang doanya dikabulkan Allah.

---

Bab 7 – Akhir Hayat

Di usia senja, Sa‘id memilih menjauh dari hiruk pikuk politik dan fitnah. Ia lebih banyak menghabiskan waktu di pinggiran kota Madinah, beribadah dan berdoa.

Pada tahun 51 H, Sa‘id bin Zaid wafat. Jenazahnya dimakamkan di Madinah. Para sahabat meneteskan air mata, mengenang lelaki yang hidup sederhana, namun dijanjikan surga.

---

Epilog – Warisan Abadi

Sa‘id bin Zaid RA bukan sekadar sahabat Nabi. Ia adalah:

Putra seorang pencari tauhid sejati (Zaid bin Amr).

Salah satu dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga.

Sahabat yang doanya mustajab.

Pejuang zuhud yang selalu setia mendampingi Rasulullah ﷺ.

Namanya kini terpatri dalam sejarah Islam sebagai teladan iman, kesetiaan, dan doa yang menembus langit.



18/05/2025

Turba Pimpinan Daerah Muhammadiyah kab.Madiun di SMP Muda Caruban

Lima amalan benteng kehidupanOleh : Ust.Sugiono S.Pd,M.Pd(Ketua PCM Balerejo)1.Tahajud Dan pada sebagian malam, lakukanl...
09/10/2024

Lima amalan benteng kehidupan
Oleh : Ust.Sugiono S.Pd,M.Pd
(Ketua PCM Balerejo)

1.Tahajud
Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.

QS Al-Isra' : 79

2.Sedekah

Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu, sungguh Allah Maha mengetahui.

QS Ali 'Imran : 92

3.jujur

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar,

QS Al-Ahzab : 70

4. Ikhlas
boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

QS Al-Baqarah : 216

5.Memaafkan

(orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.

QS Ali 'Imran : 134

HUKUM MENGADAKAN PERINGATAN MAULID NABI ﷺKita jumpai di masyarakat ada yang menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad ﷺ, tap...
12/09/2024

HUKUM MENGADAKAN PERINGATAN MAULID NABI ﷺ

Kita jumpai di masyarakat ada yang menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad ﷺ, tapi ada juga sebagian yang lain mengatakan tidak perlu diselenggarakan. Lalu bagaimana sebenarnya hukum mengadakan peringatan Maulid Nabi ﷺ?

Selengkapnya 👇🏻
https://fatwatarjih.or.id/hukum-mengadakan-peringatan-maulid-nabi/

Gabung channel Tarjihmu
https://whatsapp.com/channel/0029Vab0yG0FMqrXF7kfDX2L

Pertanyaan: Assalamu 'alaikum Wr. Wb. Di kampung kami ada yang menyelenggarakan Maulid Nabi tapi ada sebagian yang mengatakan tidak perlu diselenggarakan.

Teladan seorang alim dan ahli ibadah dan ahli ilmuImam Malik (Guru Imam Syafi’i) berkata, "Sesungguhnya rezeki itu datan...
03/07/2024

Teladan seorang alim dan ahli ibadah dan ahli ilmu

Imam Malik (Guru Imam Syafi’i) berkata, "Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan memberikan rezeki. Lakukan bagianmu, lalu biarkan Tuhan yang mengurus sisanya.”

Imam Syafii bertanya, “Jika seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia mendapat rezeki?”
Guru dan murid itupun tetap teguh dalam pendapatnya masing-masing.

Suatu ketika Imam Syafii pergi berjalan-jalan dan melihat sekelompok petani sedang memanen buah anggur. Beliau juga membantu mereka.

Setelah pekerjaannya selesai, Imam Syafii menerima imbalan berupa beberapa ikat anggur. Imam Syafii senang bukan karena mendapat anggur, tapi karena hadiah itu menguatkan pendapatnya.

Imam Syafi’i akhirnya bergegas menemui gurunya Imam Malik. Sambil meletakkan semua anggur yang didapatnya untuk Imam Malik, beliau menceritakan, dan sedikit mengeraskan kalimatnya, ”Jika saya tidak keluar dari gubuk dan melakukan sesuatu (membantu memanen), tentu anggur tidak akan pernah sampai ke tangan saya.”

Mendengar perkataan Imam Syafi’i, gurunya Imam Malik tersenyum sambil mengambil anggur dan mencicipinya.

Kemudian Imam Malik berkata dengan lembut,
“Hari ini saya tidak keluar, hanya mengambil pekerjaan sebagai guru, dan sedikit berpikir alangkah baiknya jika di hari yang panas ini saya bisa menikmati anggur. Tiba-tiba engkau datang membawakanku beberapa buah anggur segar. Bukankah ini juga bagian dari rezeki yang datang tanpa alasan. Cukup dengan tawakkal kepada Allah, pasti Allah akan memberikan Rezeki. Lakukan bagianmu, lalu biarkan Allah yang mengurus sisanya.”_

Akhirnya, guru dan murid itu saling tertawa. Begitulah cara para ulama melihat perbedaan, bukan dengan menyalahkan orang lain dan hanya membenarkan pendapat mereka.

Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

07/04/2024

Berbagi kebaikan di bulan kemulaan
TASYARUF BINGKISAN RAMADHAN
dari PCM Balerejo bersama Lazismu

Pelantikan dan Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Lembaga Majelis & PDA Aisyah  Kab.Madiun periode 2022-2027 ol...
01/05/2023

Pelantikan dan Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Lembaga Majelis & PDA Aisyah Kab.Madiun periode 2022-2027 oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa timur yang di hadiri Bupati Madiun H.Ahmad Dawami di Kampus 2 SMK 3 Muhammadiyah Dolopo

Siapakah penyandang juara yang telah memperoleh kemenangan RamadlanDialah yang tidak tergoyahkan dari shaf shaf sholat b...
23/04/2023

Siapakah penyandang juara yang telah memperoleh kemenangan Ramadlan

Dialah yang tidak tergoyahkan dari shaf shaf sholat berjamaah,lisan yang terus melafalkan ayat ayat Alquran,kendali nafsunya tetap ia pegang kuat meskipun setan setan telah terlepas dari belenggunya

Semoga pemenang itu ada kita di dalamnya yang tetap istiqomah meskipun yang lain menghilang dan tumbang

Taqobbalallahu minna wa minkum

Allahumma inna as'aluka ilman nafi'a warizqon toiyiba wa amalan muttaqobbala

18/04/2023
Rapat bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah di   Gedung dakwah dengan Calon calon Majelis di kantor dan Gedung Dakwah Muh...
16/04/2023

Rapat bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah di Gedung dakwah dengan Calon calon Majelis di kantor dan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kab Madiun

Address

Madiun

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PCM Balerejo Madiun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share