Fkdm Leses Manisrenggo

Fkdm Leses Manisrenggo Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Desa Leses, Kec. Manisrenggo, Kab. Klaten | Relawan Bersatu Manisrenggo

22/12/2017

Sejarah ditetapkannya hari Ibu di Indonesia

SELAMAT HARI IBU

http://www.reportasenusantara.com/berita/tahukan-anda-bung-karno-tetapkan-hari-ibu-melalui-keppres-316-1959

22 Desember 1928 Dalam kongres yang digelar di kota perjuangan Yogyakarta, sejumlah perempuan bertemu membahas perjuangan perbaikan derajat kedudukan perempuan Indonesia.

Mereka mnjalin kesatuan semangat juang kaum perempuan bersama-sama dengan kaum laki-laki berjuang meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan berjuang bersama-sama kaum perempuan untuk meningkatkan harkat dan martabat perempuan Indonesia menjadi perempuan yang maju.

1935, menetapkan fungsi utama Perempuan Indonesia sebagai Ibu Bangsa, yang berkewajiban menumbuhkan dan mendidik generasi baru yang lebih menyadari dan lebih tebal rasa kebangsaannya.

Pada 1938, Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung menyatakan bahwa tanggal 22 Desember sebagai hari Ibu.
Dan Presiden Soekarno kemudian mengukuhkannya melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur tertanggal 16 Desember 1959, menetapkan bahwa Hari Ibu tanggal 22 Desember merupakan hari Nasional bukan hari libur.

Indonesia Supermarket Bencana> Hujan Lebat Sambut Natal 2017 dan Tahun Baru  2018Jakarta, (18/12) Pada bulan Desember in...
20/12/2017

Indonesia Supermarket Bencana
> Hujan Lebat Sambut Natal 2017 dan Tahun Baru 2018

Jakarta, (18/12) Pada bulan Desember ini sebanyak 93,27 % wilayah Indonesia memasuki musim hujan dan sisanya 6,73 % masih mengalami musim kemarau yang sifat lokal, seperti di beberapa wilayah Jatim, Bali, NTT, dan NTB, Sulawesi Maluku. Hal ini diutarakan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, P.hd. saat memberikan keterangan pers, senin siang di Kantor BMKG.

Untuk Bulan Desember puncak musim hujan terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Sementara untuk bulan Januari 2018, puncak musim hujan terjadi wilayah Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara, serta untuk wilayah lainnya di Bulan Februari 2018. Sementara untuk wilayah Papua, khususnya di bagian Tengah sekitar pegunungan Jayawijaya mengalami puncak musim hujan pada Januari 2018.

Dwikorita menegaskan waspada Hujan sedang-lebat menjelang natal 2017 dan tahun baru 2018. Berdasarkan hasil analisa BMKG, potensi hujan lebat menjelang natal 2017 dan tahun baru 2018 cukup besar, hal ini dikarenakan supply massa udara lembab dari Samudera Pasifik dan Daratan Asia serta dari Samudera Hindia yang terakumulasi di wilayah kepulauan Indonesia sehingga sangat intensif penyebab tingginya potensi hujan lebat di wilayah Indonesia.

Masyarakat perlu mewaspadai hujan sedang-lebat pada Menjelang Natal (19-23 Desember 2017) yang terjadi potensi hujan sedang-lebat terjadi di wilayah Aceh Bagian Barat, Pesisir Selatan Sumatera, Banten, Pesisir Utara Jawa, Sulawesi Selatan, NTB, sebagian NTT.

Sementara dalam periode natal 24-26 Desember 2017, hujan sedang-lebat, terjadi di Pesisir Selatan Sumatera Utara dan Sumatera Barat, NTB, NTT, Sulawesi Tengah, dan Papua Bagian Tengah.

Menjelang tahun baru 2018, 26-31 Desember 2017 potensi hujan sedang-lebat terjadi di Pesisir Utara Jawa, lJateng, Jatim, Kaltara, Sulteng, Maluku.

Pada Awal tahun 1-7 Januari 2018 Konsentrasi hujan sedang-lebat di Aceh, Pesisir Barat Sumatera, Jateng, Yogyakarta, Kaltim, Kaltara, Sulteng, NTT.

Selain itu masyarakat pun harus mewaspadai potensi angin kencang yang dapat mencapai lebih dari 20 knot (lebih dari 36 km/jam) yang berpotensi di beberapa wilayah Indonesia meliputi Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Laut Jawa, Laut Banda, Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah hingga NTB.

Angin kencang ini berpengaruh pada gelombang tinggi, untuk itu masyarakat perlu mewaspadai gelombang tinggi, seperti di Laut Cina Selatan dan Laut Natuna Utara dengan tinggi gelombang mencapai 6 -7 m.

Pada bulan Desember hingga Januari adalah periode menguatnya pola angin baratan yang membawa dampak pada peningkatan tinggi gelombang sehingga perlu diwaspadai untuk peningkatan tinggi gelombang terutama di wilayah Perairan barat Sumatera, Laut Natuna, Laut Jawa, Laut Banda dan Perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG menghimbau kepada masyarakat agar :
• Waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor terutama di daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan

• Waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun papan reklame/baliho tumbang/roboh serta yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil

• Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir.

• Waspada peningkatan ketinggian gelombang laut yang > 2.5 meter
Menunda kegiatan penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda

Gempa Bumi Terus Mengintai
Secara geografis Indonesia terletak pada pertemuan 3 lempeng tektonik utama dunia yang bergerak relatif saling mendesak satu dengan lainnya. Ketiga lempeng tersebut adalah Lempeng Indo-Australia di sebelah Selatan, Lempeng Pasifik di sebelah Timur, Lempeng Eurasia di sebelah Utara (dimana sebagian besar wilayah Indonesia berada), dan ditambah Lempeng Laut Philipina.

Adapun karakteristik lempeng tektonik, adalah Lempeng Indo-Australia bergerak ke arah Utara dan bertumbukan dengan Lempeng Eurasia. Sementara Lempeng Pasifik bergerak ke arah Barat sedangkan Lempeng Eurasia relatif diam.

Kondisi inilah yang menyebabkan Indonesia sebagai wilayah supermarket bencana yang rawan gempa bumi dan tsunami. Meskipun teknologi saat ini belum ada yang dapat memprediksi terjadinya gempa bumi secara tepat dan akurat. Hal ini dibuktikan dari data IRBI bahwa ancaman tsunami Indonesia adalah 46% dari panjang pantai Kepulauan Indonedia, 233 dari 515 Kabupaten, dan 23 dari 34 Provinsi.

Berdasarkan sejarah gempa bumi yang tercacat oleh BMKG, telah terjadi gempa bumi rata-rata sebanyak 4.500 kali/ tahun. Diantaranya gempa bumi dengan magnitude 5 atau lebih yang sifatnya mulai merusak terjadi sebanyak rata rata 360 kali/ tahun.

Menyadari kondisi ini, Dwikorita mengatakan BMKG siap untuk memberikan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami yang terus dimonitor 24 jam/ 7 hari. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam pengurangan resiko dampak gempa bumi dan tsunami.

Untuk pengamatan gempa bumi dengan magnitude 5 atau lebih berpusat di Pusat Gempa Nasional BMKG, sementara untuk gempa bumi dengan magnitude dibawah 5 terpusat di Stasiun Geofisika yang terdapat di seluruh wilayah Indonesia berjumlah 33 Stasiun geofisika dengan 165 sensor seismograf dan 285 accelerometer.

Sebagai langkah pengurangan resiko dampak gempa bumi dan tsunami, mengharapkan masyarakat agar lebih siap sebelum terjadi gempa dan tsunami, termasuk struktur bangunan, serta langkah melkakun penyelamatan gempa bumi dan tsunami.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG senantiasa membuka layanan informasi cuaca, gempabumi dan tsunami 24 jam, yaitu melalui:
call center cuaca 021-6546315/18;
call center gempabumi 021-6546316;
http://www.bmkg.go.id;
follow twitter ;
aplikasi iOS dan android "Info BMKG";
atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Jakarta, 18 Desember 2017
Biro Hukum dan Organisasi BMKG
Bagian Hubungan Masyarakat

Informasi prakiraan cuaca, maritim, penerbangan, iklim, kualitas udara, gempabumi, tsunami dan tanda waktu di Indonesia dengan Cepat, Tepat, Akurat, Luas, dan Mudah Dipahami

Anjangsana ke Sekretariat FKDM Kabupaten Klaten
21/11/2017

Anjangsana ke Sekretariat FKDM Kabupaten Klaten

16 November 2017 - Deklarasi Open Defecation Free (ODF) Tingkat Desa, Kec. Manisrenggo | Muspika, Puskesmas & Kader PKK/...
16/11/2017

16 November 2017 - Deklarasi Open Defecation Free (ODF) Tingkat Desa, Kec. Manisrenggo | Muspika, Puskesmas & Kader PKK/Kesehatan


Badan Litbang Kesehatan Pusat Kesehatan Masyarakat KabarKlaten

Rapat Koordinasi Pengurus dengan Dewan Penasehat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kab. Klaten diruang B1 Kantor ...
16/11/2017

Rapat Koordinasi Pengurus dengan Dewan Penasehat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kab. Klaten diruang B1 Kantor Setda Pemkab Klaten - Kamis, 16 November 2017.

Poin/ Hasil Rakor, diantaranya :
1. Laporan kegiatan dan rekomendasi oleh pengurus;
2. Membangun sinergitas antar FKDM dengan berbagai pihak dari tingkat kabupaten sampai desa;
3. Penguatan keberadaan FKDM tingkat desa;
4. Perlu rembug bersama dalam pertemuan berbagai forum koordinasi Kantor Kesbangpol Kab. Klaten.

Sumber :
< Pengurus FKDM Kab. Klaten;
< Humas Pemkab Klaten (dokumentasi).

"Menjunjung Nilai Kemanusiaan tanpa Perbedaan dan Batasan Wilayah"Hari Toleransi Dunia - 16 November 2017
16/11/2017

"Menjunjung Nilai Kemanusiaan tanpa Perbedaan dan Batasan Wilayah"

Hari Toleransi Dunia - 16 November 2017

Intruksi Plt. Bupati Klaten - Ibu Sri Mulyani untuk Antisipasi Potensi Bencana Banjir dengan Gotongroyong Pembersihan Su...
15/11/2017

Intruksi Plt. Bupati Klaten - Ibu Sri Mulyani untuk Antisipasi Potensi Bencana Banjir dengan Gotongroyong Pembersihan Sungai dan Lingkungan -

Focusklaten (15/11/17 )– Pelaksana Tugas Bupati Klaten Sri Mulyani memberikan interuksi khusus kepada jajaran Camat di lingkungan Kabupaten Klaten mengantisipasi potensi bencana banjir dengan giat bergotong-royong membersihkan sungai dan lingkungan. Melalui Tim Focusklaten disela-sela pengarahan rut...

Sosialisasi & Pembentukan FKDM Desa Lesesdi Leses, 13 November 2017
15/11/2017

Sosialisasi & Pembentukan FKDM Desa Leses
di Leses, 13 November 2017

Pertemuan Awal Pembentukan FKDM Desa Leses oleh Kepala Desa & Perangkat Desa Leses, Koramil Manisrenggo dan Relawan Desa...
15/11/2017

Pertemuan Awal Pembentukan FKDM Desa Leses oleh Kepala Desa & Perangkat Desa Leses, Koramil Manisrenggo dan Relawan Desa Leses. Dilaksanakan pada tanggal 4 November 2017

Sosialisasi dan Koordinasi FKDM di Kecamatan Manisrenggo, sekaligus menghimbau 16 Desa se-Kecamatan agar segera membentu...
15/11/2017

Sosialisasi dan Koordinasi FKDM di Kecamatan Manisrenggo, sekaligus menghimbau 16 Desa se-Kecamatan agar segera membentuk Kepengurusan FKDM paling lambat tanggal 15 November.

Dilaksanakan di Aula Kecamatan Manisrenggo - 25 Oktober 2017

Pembekalan Pengurus FKDM Tingkat Desa Tahap ke-2, diselenggarakan oleh FKDM Kab. Klaten, diikuti dari Tingkat Desa & Kec...
15/11/2017

Pembekalan Pengurus FKDM Tingkat Desa Tahap ke-2, diselenggarakan oleh FKDM Kab. Klaten, diikuti dari Tingkat Desa & Kecamatan se-Kawedanan Gondang & Klaten Kota.

Dilaksanakan di Gedung Wanita Klaten - 28 September 2017

Address

Desa Leses, Kecamatan Manisrenggo
Klaten
57485

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fkdm Leses Manisrenggo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share