IKSANTA

IKSANTA Hal tersebut dilakukan melalui upaya meningkatkan semangat belajar dan pengembangan intelektual santri.

IKSANTA (Ikatan Keluarga Santri Tulungagung) adalah wadah berhimpunnya para santri asal daerah Tulungagung di Pesantren Lirboyo yang bertujuan membangun dan memberdayakan generasi muda khususnya santri, sebagai wujud partisipasi membangun bangsa & agama. IKSANTA (Ikatan Keluarga Santri Tulungagung) adalah wadah berhimpunnya para santri asal daerah Tulungagung di Pesantren Lirboyo yang bertujuan me

mbangun dan memberdayakan generasi muda khususnya santri, sebagai wujud partisipasi membangun bangsa dan agama. Dalam beraktifitasnya IKSANTA bercirikan tawasuth, i'tidal, tasamuh dan tawazun, sehingga melalui IKSANTA diharapkan peran aktif santri dalam membangun negeri yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghafur sebagai salah satu bentuk khidmah pengabdian santri kepada pesantren dan bangsa dalam kerangka perjuangan agama dan beribadah.

04/08/2023
Sahabat IKSANTA yang dirohmati Alloh SWT, hari demi hari telah kita lalui dan tak terasa sekarang kita telah berada sepa...
01/05/2021

Sahabat IKSANTA yang dirohmati Alloh SWT, hari demi hari telah kita lalui dan tak terasa sekarang kita telah berada separuh lebih bulan Ramadhan. Artinya, sebentar lagi kita akan memasuki sepertiga terakhir dari bulan mulia ini yang menurut pandangan mayoritas ulama di dalamnya terdapat satu malam istimewa, yaitu lailatul qadar.

Karenanya, dirasa sangat penting untuk membahas malam tersebut sebab ibadah pada malam itu khairun min alfi syahr (lebih baik dibanding ibadah selama seribu bulan) yang di dalamnya tidak ada lailatul qadar. Hal ini selaras dengan penuturan Mujahid bin Jabir:
أَنَّ النَّبِيَ صلى الله عليه وسلم ذَكَرَ رَجُلًا مِنْ بَنِيْ اِسْرَائِيْلَ لَبِسَ السِّلَاحَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ تَعَالَى اَلْفَ شَهْرٍ فَعَجِبَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ ذَلِكَ فَأَنْزَلَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: اِنَّا اَنْزَلْنَاهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ اِلَى قَوْلِهِ خَيْرٌ مِنْ اَلْفِ شَهْرٍ
Artinya: sesungguhnya Nabi mengisahkan seorang laki-laki dari kalangan Bani Israil yang senantiasa mengangkat senjatanya untuk berjuang di jalan Allah selama seribu bulan. Perkara tersebut membuat kaum muslimin merasa takjub sehingga Allah menurunkan tiga ayat pertama surat Al-Qadar (Fadhailu-l Awqat li-l Baihaqi, juz 1 hal. 207). Selain hal tersebut, keutamaan lain dari lailatul qadar adalah:
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْر

yaitu, para malaikat dari tiap lapis langit bahkan dari sidratil muntaha turun ke bumi untuk meng-amin-kan doa manusia hingga waktu munculnya fajar sebagaimana penuturan Imam Al-Qurthubi. Mereka, termasuk malaikat Jibril, turun dengan membawa rahmat Allah dan segala ketentuan yang telah Allah tentukan pada malam tersebut hingga setahun ke depan. Keutamaan terakhir yang tersurat dalam surat Al-Qadar adalah
سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْر
yaitu bahwa setiap detik dari lailatul qadar sepenuhnya hanya berisi keselamatan serta tidak ada keburukan di dalamnya hingga muncul fajar, bahkan dikatakan bahwa setan tidak dapat berbuat buruk pada malam tersebut. Sedangkan pada malam lainnya, selain keselamatan, Allah juga menetapkan bala’ (Tafsir Al-Qurthubi, juz 20, hal. 133-134).

Terakhir, mudah-mudahan Alloh SWT menerima amal baik kita di bulan suci ini, dan mengampuni dosa-dosa kita yang telah lampau.

Dan yang paling terakhir, setelah bulan Romadhon adalah bulan Syawal, yakni bulan dimana Sahabat IKSANTA bersiap untuk kembali ke Pesantren.
Maka dari itu, persiapkan itu dengan sebaik-baiknya.
Bagi yang Mutakhorijin atau Mutakhorijat, semoga lekas dipertemukan jodohnya, bagi yang masih dalam proses belajar, tetap semangat dan siapkan mental Anda untuk ditakzir lagi, dan lagi (he-he-he).


"Untuk mencapai sesuatu, harus diperjuangkan dulu. Seperti mengambil buah kelapa, tidak menunggu saja seperti jatuhnya d...
16/08/2020

"Untuk mencapai sesuatu, harus diperjuangkan dulu. Seperti mengambil buah kelapa, tidak menunggu saja seperti jatuhnya durian yang telah masak." - Mohammad Natsir

Dirgahayu Indonesia ku, yang ke-75.

Sambut Ramadhan Dengan Gembira___________________________________Hendaknya seorang muslim khawatir akan dirinya jika tid...
05/05/2018

Sambut Ramadhan Dengan Gembira
___________________________________
Hendaknya seorang muslim khawatir akan dirinya jika tidak ada perasaan gembira akan datangnya Ramadhan. Ia merasa biasa-biasa saja dan tidak ada yang istimewa. Bisa jadi ia terluput dari kebaikan yang banyak. Karena ini adalah karunia dari Allah dan seorang muslim harus bergembira.

Allah berfirman,

ﻗُﻞْ ﺑِﻔَﻀْﻞِ ﺍﻟﻠّﻪِ ﻭَﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻪِ ﻓَﺒِﺬَﻟِﻚَ ﻓَﻠْﻴَﻔْﺮَﺣُﻮﺍْ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِّﻤَّﺎ ﻳَﺠْﻤَﻌُﻮﻥَ

“Katakanlah: ‘Dengan kurnia Allah dan rahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan” (QS. Yunus [10]: 58).

Kabar gembira mengenai datangnya Ramadhan sebagaimana dalam hadits berikut.

ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ

“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.”
-----------------------------------------------
Safari IKSANTA 1439 / 2018

Segenap Keluarga Besar IKSANTAMengucapkan Selamat Hari Raya ’IdulFitri Mohon Maaf Lahir Bathin.Syawwal 1438 H.
26/06/2017

Segenap Keluarga Besar IKSANTA
Mengucapkan Selamat Hari Raya ’Idul
Fitri Mohon Maaf Lahir Bathin.
Syawwal 1438 H.

27/05/2017

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Semoga Rohmat Alloh SWT Senantiasa Mengiringi Langkah Kita.
Salam Ramadhan 1438 H.

30/07/2012

Penempatan Delegasi
Safari Ramadhan 1433 H.
Ikatan Keluarga Santri Tulungagung (IKSANTA)

1. Nama Delegasi : 1)Khoiruddin. 2)Hariwiyanto. 3)Fahim Asnal Mahasin. 4)Fariz Wahdani.
5)Ahmad Fauzan. 6)Khoirul Anwar. 7)Choirul Roziqin. 8)M. Sholihul Hamid.
Tempat Mukim : Masjid Jami’ Dsn. Bolu Ds. Ngepoh Kec. Tanggunggunung (Pos Utama).
Tempat Tugas : 1)Masjid Jami’. 2)Musholla Bpk. Muslan. 3)Musholla Bpk. Yasbakun.
4)Musholla Bpk. Yusril. 5)Musholla Bpk. Dul Rohman.
6)Musholla Bpk. Kaseri 7)Musholla Bpk. Nipan 8)Musholla Bpk. Syahudi.
2. Nama Delegasi : 1)Arif Setiawan. 2)Khoiruddin.
Tempat Mukim : Kediaman Bpk. Wahid Hasyim Dsn. Ngepoh Kec. Tanggunggunung.
Tempat Tugas : Musholla an-Nur Dsn. Ngepoh.
3. Nama Delegasi : 1)As’adul Marzuqi. 2)M. Ala’ul Mukromin.
Tempat Mukim : Kediaman Bpk. Sugino Dsn. Ngepoh Ds. Ngepoh Kec. Tanggunggunung.
Tempat Tugas : Masjid Bpk. Djikan dan Musholla al-Ihlas (Bpk. Sugiman).
4. Nama Delegasi : 1)Thoyib Roziqin. 2)Naqib Fahmi. 3)Ilham Safari. 4)Sulthon Mabruri.
Tempat Mukim : Kediaman Bpk. Tukiman Dsn. Ngrancah Ds. Ngepoh Kec. Tanggunggunung.
Tempat Tugas : Masjid Bpk. Tukiman dan Musholla Bpk. Agus.
5. Nama Delegasi : 1)Agus Wahyudi. 2)M. Adib.
Tempat Mukim : Kediaman Bpk. Mulyono Mbanyon Dsn. Ngasem Kec. Tanggunggunung.
Tempat Tugas : Musholla Bpk. Mulyono.
6. Nama Delegasi : 1)Aziz Sholahuddin. 2)M. Yusuf.
Tempat Mukim : Kediaman Bpk. Mulyono listrik Dsn. Ngasem Kec. Tanggunggunung.
Tempat Tugas : Musholla Bpk. Mulyono.
7. Nama Delegasi : 1)Arif Mustaqim. 2)Ahmad Fauzi. 3)Syaikhun Ahmadi. 4)Miftahul Mu’affif.
Tempat Mukim : Kediaman Bpk. Heri Dsn. Dlodo Kec. Pucanglaban.
Tempat Tugas : Masjid Iksanta Dlodo.

Mohon Do’a Restu dan Dukungan...

21/04/2012

Undangan untuk umum
# HADIRILAH #.bersama keluarga & jama'ah beserta seluruh kaum muslimin & muslimat..

>>TABLIGH AKBAR NASIONAL MAJLIS MUWASHOLAH BAINA ULAMA_IL MUSLIMIN

18/02/2012

Undangan; rutinan Jausyan ke 86 Kamis Paing ml Jumat Pon, 23 Peb 2012. Di rumah Bp Abu Qosim. Masjid besar Nururrido /masjid Naiban/KUA. Bolorejo Kauman (gang selatan pasar kliwon/utara alfa mart kebarat 50 m). Harap hubungi co konco....!

13/02/2012

Kenapa sih harus ada Sunni-Syiah? Bukankah
Islam cuma satu? Apa itu Sunni? Apa itu Syiah?
Kenapa harus menyebut diri Sunni? Segudang
tanya tersebut kini ramai diutarakan pasca
bentrok aliran Syiah dengan umat muslim di
Sampang, Madura.
Dalam acara Ahlus Sunnah Bersatu Menolak Syiah
yang berlangsung di DDII, Juni 2011 silam, KH
Kholil Ridwan menekankan bahwa permasalahan
Sunni Syiah sudah berlangsung ribuan tahun
semenjak zaman Sayyidina Ali menjadi khalifah,
bahkan lebih kental lagi saat terbunuhnya
Sayyidina Husain, “Sebelum itu gak ada istilah
Sunni-Syi’i,” ujarnya.
Dahulu di zaman Rasulullah SAW. kaum muslimin
dikenal bersatu. Saat itu tidak ada golongan ini
dan golongan itu. Tidak ada p**a sebutan syiah ini
dan syiah itu. Semua umat Islam bersatu
dibawah pimpinan dan komando Rasulullah SAW.
Bila ada masalah atau perbedaan pendapat di
antara para sahabat, mereka langsung datang
kepada Rasulullah SAW. Itulah yang membuat
para sahabat saat itu tidak sampai terpecah
belah, baik dalam masalah akidah, maupun
dalam urusan duniawi.
Kemudian setelah Rasulullah SAW. wafat, benih-
benih perpecahan mulai tampak dan puncaknya
terjadi saat Sayyidina Ali menjadi khalifah. Akan
tetapi, perlu ditekankan bahwa perpecahan
tersebut hanya bersifat politik, sedang akidah
mereka tetap satu yaitu akidah Islamiyah,
meskipun saat itu benih-benih penyimpangan
dalam akidah sudah mulai ditebarkan oleh
Abdullah bin Saba’, seorang agen Yahudi yang
dalam sejarah Islam dikenal sebagai pencetus
faham Syiah (Rawafid).
Tapi setelah para sahabat wafat, benih-benih
perpecahan dalam akidah tersebut mulai
membesar, sehingga timbullah faham-faham
yang bermacam-macam yang menyimpang dari
ajaran Rasulullah SAW.
Saat itu muslimin terpecah dalam dua bagian,
satu dikenal sebagai golongan-golongan ahli
bid’ah, atau kelompok-kelompok sempalan dalam
Islam, seperti Mu’tazilah, Syiah (Rawafid),
Khowarij dan lain-lain. Sedang golongan lainnya
adalah golongan terbesar, yaitu golongan orang-
orang yang tetap berpegang teguh kepada apa-
apa yang dijalankan oleh Rasulullah SAW bersama
sahabat-sahabatnya.
Golongan yang terakhir inilah yang kemudian
menamakan golongannya dan akidahnya Ahlus
Sunnah Waljamaah. Jadi golongan Ahlus Sunnah
Waljamaah adalah golongan yang mengikuti
sunnah-sunnah nabi dan jamaatus shohabah.
Definisi ini disimpulkan dari sabda Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang golongan
yang selamat dari kesesatan di dunia dan selamat
dari neraka di akherat.
ْﻦَﻣَﻭ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ َﻰِﻫ ﺎَﻳ َﻝﻮُﺳَﺭ ِﻪَّﻠﻟﺍ ﺎَﻧَﺃ ﺎَﻣ َﻝﺎَﻗ ﻰِﺑﺎَﺤْﺻَﺃَﻭ ِﻪْﻴَﻠَﻋ
Para shahabat bertanya, “Siapakah mereka wahai
rasulullah?”. Beliau bersabda, “Orang yang
mengikuti ajaranku dan shahabatku dalam
beragama” (HR Tirmidzi no 2641 dari Abdullah
bin ‘Amr, dinilai hasan oleh al Albani).
Dengan demikian akidah Ahlus Sunnah
Waljamaah adalah akidah Islamiyah yang dibawa
oleh Rasulullah dan golongan Ahlus Sunnah
Waljamaah adalah umat Islam. Lebih jelasnya,
Islam adalah Ahlus Sunnah Waljamaah dan Ahlus
Sunnah Waljamaah itulah Islam. Sedang
golongan-golongan ahli bid’ah, seperti Mu’tazilah,
Syiah(Rawafid) dan lain-lain, adalah golongan
yang menyimpang dari ajaran Rasulullah SAW
yang berarti menyimpang dari ajaran Islam.
Perlu diketahui p**a bahwa istilah ahlus sunnah
juga mengandung dua makna, baik yang
bermakna luas maupun sempit. Mengenai makna
luas dari ahlus sunnah, penulis buku al Wajiz fi
‘Aqidah al Salaf al Shalih Ahlis Sunnah wal
Jamaah pada halaman 34 mengatakan, “..Makna
yang lebih luas untuk istilah ahlus sunnah wal
jamaah adalah mencakup semua orang yang
mengaku dirinya sebagai seorang muslim selain
Rafidhah (baca:syiah). Terkadang p**a istilah ahlis
sunnah digunakan untuk sebagian ahli bid’ah
karena mereka bersesuaian dengan ahli sunnah
yang murni dalam beberapa permasalahan
akidah dan berlawanan dengan akidah aliran-
aliran sesat. Akan tetapi penggunaan istilah ahli
sunnah dengan pengertian ini lebih jarang
dipergunakan oleh para ulama ahli sunnah
karena hanya terbatas pada beberapa
permasalahan akidah dan berlawanan dengan
beberapa aliran sesat tertentu. Misalnya adalah
penggunaan istilah ahli sunnah sebagai lawan
dari rafidhah (baca:syiah) terkait masalah khilafah
dan sikap terhadap para shahabat Nabi dan
perkara akidah lainnya”.
Sedangkan pengertian sempit untuk istilah ahli
sunnah adalah ahli sunnah ialah orang-orang
yang berpegang teguh dengan ajaran Nabi dan
para shahabat serta orang-orang yang mengikuti
mereka dan meniti jalan mereka baik dalam
permasalahan akidah, perkataan dan perbuatan.
Mereka adalah orang-orang yang komitmen
untuk mengikuti Nabi dan menjauhi bid’ah.
Mengikuti jalan mereka dalam beragama adalah
hidayah sedangkan menyelisihi mereka adalah
kesesatan.
Dengan demikian akidah Ahlus Sunnah
Waljamaah itu sudah ada sebelum Allah
melahirkan generasi-generasi soleh seperti Imam
Ahmad, Imam Malik, Imam Syafii dan Imam
Hambali. Begitu p**a sebelum timbulnya ahli
bid’ah atau sebelum timbulnya kelompok-
kelompok sempalan, seperti aliran sesat Syiah.

Address

Pon. Pes. Lirboyo
Kediri
66261

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IKSANTA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to IKSANTA:

Share

Category