Agus Thohir

Agus Thohir Educators, learners and readers about life
http://thohir3.blogspot.com

Saya telah mencapai 600 pengikut! Terima kasih atas dukungan berkelanjutan Anda. Saya tidak mungkin berhasil tanpa Anda ...
09/07/2024

Saya telah mencapai 600 pengikut! Terima kasih atas dukungan berkelanjutan Anda. Saya tidak mungkin berhasil tanpa Anda semua. 🙏🤗🎉

"Apa pun namanya, kita semua selama masih digaji orang, kita semua buruh!"Celebrating the heartbeat of humanity: the tir...
01/05/2024

"Apa pun namanya, kita semua selama masih digaji orang, kita semua buruh!"

Celebrating the heartbeat of humanity: the tireless workers shaping our world one day at a time.

Happy International Labour Day







11/03/2024

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1445 H

Marhaban ya Ramadhan...

Semoga didalam ibadah puasa kita di bulan Ramadhan tahun ini membawa berkah dan kebaikan untuk diri kita dan orang lain.

Mari kita sambut dengan hati yang gembira dan bersyukur serta diisi memperbanyak amalan ibadah di bulan Ramadhan 1445 H, agar kita mendapatkan Ridho-Nya.

Harapan yang kita inginkan, sebagaimana doa yang dipanjatkan oleh Kanjeng Nabi Muhammad SAW :

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ، وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلاَمِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ هِلَالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ

“Ya Allah, jadikanlah bulan Ramadhan ini ‘membawa’ keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman bagi kami. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, wahai bulan petunjuk dan kebaikan.” (HR Ahmad dan At-Tirmidzi).

Semoga di bulan suci Ramadhan 1445 H ini kita semua bisa menjalankan ibadah puasa dengan penuh khusyuk dan istiqomah.

Aamiin. Aamin. Aamin... Ya Robbal Alamin. 🤲

04/03/2024

Matahari terlihat mengitari bumi. Tapi Copernicus dan Galileo menyatakan bumi lah yg mengitari matahari.

Ini sebagian bukti bahwa mata awam dan pengetahuan ilmuwan berbeda.

Ilmuwan bukan hanya menggunakan mata. Tetapi ilmu. Ilmu berisi pengalaman, pengetahuan, penelitian, teknologi, dan ilmu pengetahuan.

Susunan ilmu pengetahuan rumit. Tetapi kebenarannya radikal, obyektif dan universal. Objektifnya bisa kita rasakan.

Radikal dalam ilmu pengetahuan artinya mendasar. Maknanya jika dikaji mendalam ada dasar pijakan ilmunya.




22/02/2024

Jika hedonisme meningkat maka yang segera hilang adalah idealisme.

Tan Malaka berkata: idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki pemuda.

Sekarang?

Pemuda pemudi dipaksa oleh sebuah kekuatan sistematis agar menjadi pragmatis. Pemuda pragmatis bukan pemuda idealis.

Apakah pemuda idealis masih ada?

Meski mulai langka tapi masih ada. Insya Allah: Tuhan masih menitipkan idealisme pada pemuda pemuda sholih yang dikehendakiNya untuk menjaga peradaban umat manusia.




19/02/2024

Jangan khawatir. Sesuatu yang buruk tidak akan secara mayoritas didukung. Meskipun itu berasal dari penguasa.

Dahulu zaman orde baru ada SDSB. Semacam undian berhadiah. Penyelenggaranya Departemen Sosial alias pemerintah.

Versi pemerintah kajian fiqh nya boleh. Ada ulama' yang memperbolehkan. Diantaranya KH. Ibrahim Hosen.

Tetapi ulama' fiqh yang lain tidak sepakat, bahkan tidak sedikit yang menentangnya. Karena dianggap lotere atau judi.

Diantara yang tidak sepakat KH. Sahal Mahfudz.

Sesuatu yang ada unsur keburukan atau kesesatannya, biasanya ulama' tidak sepakat. Kanjeng Nabi sendiri dawuh:

إِنَّ أُمَّتِى لَا تَجْتَمِعُ عَلَى ضَلاَلَةٍ

“Sesungguhnya umatku tidak akan mungkin bersepakat dalam kesesatan.” (HR. Ibnu Majah)

Dalam redaksi yang lain:

لا تجتمع أمتي على ضلالة

“Umatku tidak akan bersepakat diatas kesesatan.” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).

Jadi kalau sewaktu waktu ada perkara yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kok ulama' berbeda pandangan secara tajam, atau antar ulama' bertentangan, bisa jadi karena ada unsur yang tidak baik.

Semoga Allah melindungi kita semua dari semua perkara yang tidak baik.



19/02/2024

Kita harus mendahulukan husnudlon?

Ya, itu benar dalam koridor ajaran agama.

Dalam ajaran ilmu keamanan tidak. Semua orang harus dicurigai, bahkan diperiksa. Sampai dipastikan aman dan tidak membahayakan.

Dalam standar penerbangan, semua digeledah, untuk memastikan kemananan dan keselamatan penerbangan. Tidak peduli siapapun.

Dalam demokrasi?

Semua eksekutif harus dibatasi kekuasaannya menggunakan undang undang. Kewenangannya dibatasi hukum. Dipertanggung jawabkan secara publik melalui mekanisme yg telah diatur.

Singkat kata, mulai dari lurah sampai presiden harus "dicurigai" pekerjaannya sampai ia dapat menunjukkan kinerjanya sesuai undang undang. Sebab mereka menggunakan anggaran negara.

Mereka harus diaudit oleh lembaga yg berwenang dan dilaporkan ke publik, karena ia dibayar oleh publik menggunakan anggaran negara.

Singkatnya, tidak ada kata husnudlon. Rakyat harus mengawasi semua program kerja yg dibiayai uang negara, uang rakyat.

Sampai dapat dipastikan, tidak melanggar konstitusi. Rakyat adalah majikan yang mengatur. Buruh tidak boleh mengatur majikan, apalagi menyuruh husnudlon. 😀

18/02/2024

Pemimpin negara yang baik tidak dihasilkan dari proses Pemilu yang buruk.

Maknanya: Jika kualitas prosesnya buruk, hasilnya dimungkinkan sepertinya juga buruk.

Dalam teori total quality management: input, proses dan output harus berkualitas.

Calonnya harus berkualitas baik, proses pemilunya harus berkualitas baik, maka hasil pemilunya pun akan berkualitas baik.

Semoga kita bisa menelaah bagaimana proses pemilihan umum untuk memilih pemimpin bangsa. Bukan sekedar s**a atau tidak s**a, asal ramai, atau dipampang dipamerkan di publik.

Lebih dari itu, kita harus tau background mulai dari keturunan, keluarga, lingkungan, pendidikan, kemampuan berbahasa, jam terbang di event internasional, sepak terjangnya dll, hingga bagaimana kapasitas calon pemimpin menyelesaikan berbagai problem dalam menghadapi kondisi dan realitas kebangsaan ini.

Cek,.kroscek dan pandai pandailah kita agar turut andil dalam menentukan masa depan bangsa Indonesia dengan terlibat aktif dalam berbagai bentuk aktualisasi peran. Termasuk dalam menyikapi pilihan yang lebih berbobot dan berkearifan.

Open minded

18/02/2024

Adanya kecurangan itu fakta. Adanya kesalahan juga fakta. Ada bukti buktinya. Ada pada tiap pemilu. Pelakunya bervariasi, ada penyelenggara, ada peserta pemilu.

Yang merasa dirugikan?

Biarkan yang merasa dirugikan menuntut keadilan. Sesuai aturan hukum. Kalau kita bukan pelakunya, santai saja.

Kita yang bukan penyelenggara dan peserta tidak perlu apriori membuat statemen: "yang menuduh curang pihak yang kalah". Atau berlagak bijak "kalah menang itu biasa, kalah menang bukan tujuan". Dan seterusnya.

Orang-orang bisa bicara begitu karena bukan peserta kontestasi. Para peserta pemilu itu telah menghabiskan waktu, biaya, tenaga dan pikiran. Nilainya tak ternilai.

Saya dan sampean nasehati begitu, bisa bisa malah tersinggung.

Mereka dalam kondisi psikologis yang berat. Pembulian seperti diatas justru menciptakan ketegangan, antipati, rasa marah, bahkan konflik yang lebih luas.

Saya dan panjenengan dapat bicara bebas itu karena bukan pihak yang dirugikan. Yang dirugikan tidak akan terima. Biarlah mereka menuntut haknya.

Menuntut keadilan itu hak azasi. Anak anak sekolah dasar hingga menengah sudah hafa.

Prosesnya perhitungan pun sedang berjalan, kita tunggu hasil akhirnya.





17/02/2024

Dalam pandangan agama kita, orang kalah itu yang dikalahkan oleh kejahatan nafsu angkara murka. Meski dihadapan manusia dianggap menang.

Orang yang menang itu orang yang berhasil menundukkan hawa nafsunya, dapat mengendalikan diri agar tidak berbuat keburukan, meskipun tidak dianggap menang oleh pandangan manusia.

Dalam pandangan agama, orang yang jenis pertama itu disebut tertipu. Sebagaimana dijelaskan :

اِعْلَمُوْٓا اَنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ وَّزِيْنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى الْاَمْوَالِ وَالْاَوْلَادِۗ كَمَثَلِ غَيْثٍ اَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهٗ ثُمَّ يَهِيْجُ فَتَرٰىهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُوْنُ حُطَامًاۗ وَفِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيْدٌۙ وَّمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانٌ ۗوَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ ٢٠

Artinya: "Ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanyalah permainan, kelengahan, perhiasan, dan saling bermegah-megahan di antara kamu serta berlomba-lomba dalam banyaknya harta dan anak keturunan. (Perumpamaannya adalah) seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani, lalu mengering dan kamu lihat menguning, kemudian hancur. Di akhirat ada azab yang keras serta ampunan dari Allah dan keridaan-Nya. Kehidupan dunia (bagi orang-orang yang lengah) hanyalah kesenangan yang memperdaya." (QS Al Hadid: 20)

Dawuh Kanjeng Nabi: "Orang cerdas adalah orang yang mengekang hawa nafsunya dan mempersiapkan perbekalan untuk kehidupan setelah mati. Sedangkan orang lemah adalah orang yang menuruti hawa nafsunya lalu berangan-angan terhadap Allah." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan Baihaqi).

Ini berbeda dengan pandangan saat ini bagi para pengikut liberalisasi politik. Jika berada di pihak yang menang, semua yang salah menjadi benar. Tak ada kesalahan bagi pemegang kekuasaan politik.

Silahkan mau ikut yang mana?


16/02/2024

SAMSUL KEPRUK DAN LURAH USMAN **

Belum terlalu malam. Masih jam 9 malam. Tapi warga sudah ribut. Ternyata ada maling sepeda motor. Tapi maling berhasil kabur. Satu bulan ini sudah tiga warga yang kehilangan.

Warga rapat. Bersepakat memancing maling. Caranya motor diparkir di teras. Maling diintip dan diincar.

Sial juga, ada yang benar benar kecurian. Pasalnya, pemilik motor pemancing maling ketiduran. Bangun bangun motor Honda sudah lenyap. Warga semakin resah.

Kali ini dilakukan lagi pemancingan dan pengintaian. Seorang pemuda masuk pagar. Memegang motor. Warga bersiap. Pemuda yang diduga mencuri ditangkap.

Ternyata warga kampung sebelah. Keponakan pak lurah Usman. Namanya Samsul. Orang orang mengenalnya Samsul Kepruk. Anak lurah dongkol. Lurah terdahulu. Sebelum lurah Usman.

Samsul tidak mengaku. Ia malah menantang duel warga. Linmas Mahfud menekuknya. Samsul pasrah. Setelah digeledah ada kunci T dan obeng di saku jaketnya.

Tak ingin main hakim sendiri. Samsul dibawa ke balai desa oleh Mahfud. Linmas desa setempat. Pak lurah Usman dihadirkan. Setelah tanya sana sini dan menginterogasi Samsul, pak lurah pidato.

"Saudara saudara. Tidak ada pencurian. Samsul tidak berniat mencuri. Dia hanya mau mampir saja. Adapun kunci T dan obeng, itu hanya kebetulan tadi dia nemu di perempatan. Bukan milik dia. Saya harap Samsul dilepaskan. Yang salah menangkap Samsul, saya harap minta maaf. Tidak ada pencurian. Kasus selesai. Ditutup. Silahkan bubar. Pulang ke rumah masing masing".

Samsul tersenyum penuh kemenangan. Wargapun bubar dan menggerutu. Dua hari kemudian warga kehilangan motor lagi. Warga bersepakat akan main hakim sendiri. Tapi dicegah oleh Mahfud. Linmas desa.

Pengintaian dilanjutkan..

Benar saja, dua orang pemuda berboncengan. Seorang turun dari boncengan. Satu menunggu di motor. Satunya lagi membuka pagar dan mengambil motor.

Sial.., ternyata motor digembok. Motor bisa dinyalakan, tetapi tak bisa maju. Pemuda itu jatuh. Warga sudah sigap. Malam ini tertangkap. Tak ada kekerasan.

Pemuda itu ditangkap, diikat dan ditenggelamkan di telaga. Tak jauh dari pinggir desa. Sabtu pagi, seorang nelayan pencari wader menemukannya sudah mengapung.

Senin pagi itu lurah Usman absen tidak ikut rapat di kecamatan. Kata pak Sekdes: "pak lurah menghadiri pemakaman keponakannya". Sakit nopo? Tanya Pak Mantri Pulisi. "tenggelam di telaga" jawab Pak Sekdes.

______________
Kepruk: memukul apa saja dengan potongan kayu.
Wader= ikan kecil gepeng bersisik putih, hidup di sungai atau danau air tawar.
Mantri pulisi= Sekretaris kecamatan

______________
**)Dinukil dari Cerpen: Hukum Rimba 2024 Pak Pri
Nama nama tokoh dalam cerpen, fiktif belaka.

10/02/2024

Belanda menjajah 350 tahun bukan karena mereka kuat. Tapi karena bangsa kita bodoh.

Apakah sekarang kita sudah tidak bodoh?

Masih juga bodoh. Contoh kebodohan itu, kita tertarik makan siang gratis dari pada pendidikan tinggi gratis.

Padahal besar anggaranya hampir sama. Anggaran pendidikan kita setahun 600 T. Untuk semua kebutuhan mulai dari gaji sampai kebutuhan fisik. Rencana anggaran makan siang gratis 400 T.

Jumlah 400 T itu dapat digunakan memberi beasiswa untuk jutaan anak lulusan SMA agar dapat menempuh pendidikan tinggi.

Mengapa pendidikan tinggi?

Agar tidak mudah dibodohi. Karena orang bodoh mudah dikuasai. Mudah digerakkan. Takut menuntut hak. Takut berbicara. Dan seterusnya.

Mengapa ada pihak yang memilih program memberi makan siang gratis dari pada memberi beasiswa ke pendidikan tinggi?

Jawabnya jelas: kalau rakyat pinter pinter, tidak mudah diakali.

Politik makan siang gratis dalam perspektif diatas, adalah upaya pembodohan secara terstruktur. Sebagaimana kompeni Belanda menjajah kita 350 tahun.






Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Agus Thohir posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Agus Thohir:

Share