Perempuan Mahardhika

Perempuan Mahardhika Perempuan keluar rumah! Bangun organisasi dan gerakan perempuan melawan patriarki, kapitalisme, dan militerisme.

Perempuan Mahardhika adalah organisasi perempuan yang menghimpun individu-individu perempuan aktivis yang aktif dalam organisasi-organisasi kerakyatan dari berbagai sektor, serta individu perempuan yang perduli dan mau berjuang untuk hak azasi perempuan, demi membebaskan kaum perempuan dari penindasan, baik ekonomi, budaya, dan politik, sehingga tercapai suatu sistem yang adil dan setara.

REVISI UU KETENAGAKERJAAN HARUS MEMBONGKAR KETIDAKADILAN STRUKTURAL, BUKAN HANYA MENGUBAH PASALKetika buruh menghadapi P...
09/08/2026

REVISI UU KETENAGAKERJAAN HARUS MEMBONGKAR KETIDAKADILAN STRUKTURAL, BUKAN HANYA MENGUBAH PASAL

Ketika buruh menghadapi PHK, upah yang tidak layak, kerja yang tidak pasti, jam kerja panjang, kekerasan, dan diskriminasi, pemerintah tidak boleh terus meminta buruh untuk berkorban demi alasan krisis ekonomi dan kepentingan investasi. Yang harus dilindungi adalah manusia yang bekerja, bukan keuntungan perusahaan!

Revisi UU Ketenagakerjaan harus menghentikan fleksibilisasi yang membuat buruh semakin rentan. Jamin kepastian kerja, perkuat perlindungan dari PHK, pastikan dialog sosial yang bermakna, dan wujudkan kerja yang layak serta bermartabat. Karena buruh bukan biaya produksi. Buruh berhak kerja layak dan bermartabat!

Panggung Merdeka 100% Perempuan Mahardhika kali ini dengan tema ‘TIDAK BOLEH ADA LAGI PEREMPUAN DIBUNUH’Tema ini berakar...
07/08/2026

Panggung Merdeka 100% Perempuan Mahardhika kali ini dengan tema ‘TIDAK BOLEH ADA LAGI PEREMPUAN DIBUNUH’

Tema ini berakar pada analisis dan posisi bahwa kemerdekaan berarti mengakhiri segala bentuk pembunuhan terhadap perempuan yang terus terjadi di bawah sistem ekonomi politik kapitalisme yang patriarkis!

Save the date:
22 Agustus 2026
Di Gedung Joang 45, Jakarta!

Sampai Jumpa di Panggung Merdeka 100% 2026 Perempuan Mahardhika🌹🔥🙌🫶

RUU Ketenagakerjaan lagi kejar tayang!Waktu tinggal dua bulan menuju 31 Oktober 2026. Tapi pertanyaannya: kalau waktu me...
07/08/2026

RUU Ketenagakerjaan lagi kejar tayang!

Waktu tinggal dua bulan menuju 31 Oktober 2026. Tapi pertanyaannya: kalau waktu mepet, apakah perlindungannya boleh dibuat ugal-ugalan?

Dunia kerja hari ini sudah jauh lebih beragam. Ada pekerja tetap, kontrak, freelancer, pekerja transportasi daring, pekerja kampus, pekerja medis, pekerja media dan kreatif, serta berbagai bentuk kerja lainnya dengan beragam identitas, pekerja perempuan, pekerja disabilitas serta pekerja ragam gender dan seksualitas.

Kerja dan identitasnya boleh beragam. Tapi, perlindungan harus ada untuk semua.

Jangan sampai karena kejar tayang, kita hanya sibuk mengejar pengesahan, tetapi lupa memastikan siapa saja yang akan dilindungi.

Sebelum RUU ini benar-benar masuk garis akhir, yuk ikut membicarakan, mengawal, dan memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal.

Koalisi Rakyat untuk Kerja Layak mengundang kamu dalam:

*KEJAR TAYANG RUU KETENAGAKERJAAN*
*Dunia Kerja Beragam, Perlindungan Harus untuk Semua*

🗓️ Minggu, 9 Agustus 2026
⏰ 14.00–16.00 WIB
🔗https://us02web.zoom.us/j/86370471518?pwd=WaCFnCT7ZQbIlqbLbq6s9bsiMIGPos.1

🎙️ Narasumber:
- Ajeng Anggraeni — Perempuan Mahardhika
- Raymond J. Kusnadi - SPAI
- Dhia Al Uyun — Serikat Pekerja Kampus
- dr. Roy Sihotang — Federasi Serikat Pekerja Medis dan Kesehatan Indonesia
- Ambrosius Emilio — Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi

Dua bulan bukan waktu yang panjang.

Jangan biarkan RUU Ketenagakerjaan kejar tayang tanpa kejar perlindungan.

Mari pastikan bersama bahwa yang dikejar bukan sekadar tayangnya, tetapi pelindungannya.

24/07/2026

Perjuangan dibangun melalui proses belajar, berdiskusi, dan berorganisasi. ✊🏽

Pada Pendidikan Calon Anggota Perempuan Mahardhika, 18 Juli 2026 lalu, kami bersama-sama membangun pemahaman bahwa melawan ketidakadilan berarti melawan sistem yang melanggengkan penindasan: kapitalisme, patriarki, dan militerisme.

Sepanjang pendidikan diisi dengan mendalami situasi politik hari ini, mengenal landasan dan platform perjuangan Perempuan Mahardhika, memahami pentingnya membangun basis massa, aksi politik, serta mengelola organisasi dengan prinsip kesetaraan dan solidaritas. Kami juga berdiskusi tentang organisasi sebagai alat perubahan sosial, prinsip-prinsip perjuangan, SOP Anti Kekerasan Seksual, hingga menyusun rencana tindak lanjut untuk terlibat aktif dalam perjuangan bersama.

Karena perubahan tidak akan datang dengan sendirinya. Ia lahir dari perempuan-perempuan yang berani belajar, berani bersuara, dan berani berorganisasi. 💜

Aksi Aliansi Perempuan Indonesia, 23 Juli 2026“Hentikan Kekerasan Terhadap Kelompok Ragam Gender dan Seksualitas!”Kami m...
23/07/2026

Aksi Aliansi Perempuan Indonesia, 23 Juli 2026
“Hentikan Kekerasan Terhadap Kelompok Ragam Gender dan Seksualitas!”

Kami menolak segala bentuk kebencian dan kekerasan terhadap kelompok ragam gender dan seksualitas.

Aksi Aliansi Perempuan Indonesia menyuarakan:
✊ Hentikan kekerasan dan persekusi terhadap kelompok ragam gender dan seksualitas.
✊ Tolak kebijakan dan regulasi yang diskriminatif.
✊ Desak negara memenuhi kewajiban konstitusionalnya untuk melindungi hak asasi setiap warga negara tanpa diskriminasi.

🚨 AKSI SOLIDARITAS 🚨HENTIKAN KEKERASAN TERHADAP KELOMPOK RAGAM GENDER DAN SEKSUALITAS!Kekerasan, persekusi, intimidasi, ...
22/07/2026

🚨 AKSI SOLIDARITAS 🚨

HENTIKAN KEKERASAN TERHADAP KELOMPOK RAGAM GENDER DAN SEKSUALITAS!

Kekerasan, persekusi, intimidasi, hingga kriminalisasi terhadap kelompok keragaman seksualitas dan identitas gender (SOGIE) terus meningkat.

Penggerebekan ruang privat, doxxing, diskriminasi di kampus dan tempat kerja, hingga berbagai kebijakan yang melegitimasi stigma menunjukkan bahwa negara tidak hadir melindungi setiap warganya.

Kami menolak segala bentuk kebencian dan kekerasan terhadap kelompok ragam gender dan seksualitas.

Mari bergabung dalam Aksi Aliansi Perempuan Indonesia untuk menyuarakan:
✊ Hentikan kekerasan dan persekusi terhadap kelompok ragam gender dan seksualitas.
✊ Tolak kebijakan dan regulasi yang diskriminatif.
✊ Desak negara memenuhi kewajiban konstitusionalnya untuk melindungi hak asasi setiap warga negara tanpa diskriminasi.

🗓 Kamis, 23 Juli 2026
🕐 13.00 WIB
📍Titik kumpul akan diinformasikan setelah pendaftaran diverifikasi.

🔗 Konfirmasi kehadiran melalui:
bit.ly/AksiAPI_HentikanKekerasan
atau pindai QR Code pada poster.

👚 Dress code: Pink & Ungu (slayer akan dibagikan oleh API untuk peserta yang terkonfirmasi).
🚆 Catatan: Wajib menggunakan transportasi umum.

Negara harus hadir untuk melindungi, bukan untuk mempersekusi warganya!

Mengecam kebrutalan kelompok transpobik!
19/07/2026

Mengecam kebrutalan kelompok transpobik!

📢 KONFERENSI PERS: MENGECAM KEBRUTALAN KELOMPOK TRANSPHOBIA, MENUNTUT NEGARA MELINDUNGI DAN MEMENUHI PERLINDUNGAN HUKUM ...
18/07/2026

📢 KONFERENSI PERS: MENGECAM KEBRUTALAN KELOMPOK TRANSPHOBIA, MENUNTUT NEGARA MELINDUNGI DAN MEMENUHI PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KELOMPOK KERAGAMAN SEKSUALITAS DAN IDENTITAS GENDER (SOGIE)📢

Aliansi Perempuan Indonesia

Aliansi Perempuan Indonesia mengundang rekan-rekan media dan jaringan masyarakat sipil untuk hadir dalam Konferensi Pers:

🗓️ Minggu, 19 Juli 2026
🕐 13.00 WIB
🔗 Konfirmasi Kehadiran: bit.ly/KonferensiPersAPI_AntiKekerasan

Sepanjang 2025–2026, kita menyaksikan eskalasi kekerasan, stigmatisasi, dan persekusi terhadap kelompok SOGIE—dari kebijakan yang menempatkan keberadaan warga negara sebagai “ancaman”, penggerebekan ruang privat, hingga rencana Perda anti-LGBT di berbagai kota. Negara semestinya hadir untuk melindungi, bukan menjadi sumber pelanggaran hak asasi manusia warganya sendiri.

Mari bersama menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan dan diskriminasi berbasis orientasi seksual dan identitas gender.

Negara harus hadir untuk melindungi, bukan untuk mempersekusi warganya.

Narahubung: API (+62 851-8799-9928)

Yang mengancam negara adalah rezim militeristik & pemerintahan yang gagal menjamin kehidupan rakyatnya!
16/07/2026

Yang mengancam negara adalah rezim militeristik & pemerintahan yang gagal menjamin kehidupan rakyatnya!

Address

Jln. Kedondong I No. 39 Rawamangun
Jakarta
13220

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Perempuan Mahardhika posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Perempuan Mahardhika:

Shortcuts

Share