Cec Depok

Cec Depok cecdepok.blogspot.com - Chief Editor's CLUB - Cec Depok >
Media Online : Didirikan oleh CYRELLUS PANJAITAN BSc, selaku KETUA Chief Editor's Club Depok. (CY)

cecdepok.blogspot.com - Chief Editor's CLUB - Cec Depok > Media Online dan Media Sosial didirikan oleh CYRELLUS PANJAITAN BSc, selaku KETUA Chief Editor's Club (CEC) Depok di Kota Depok, Jawa Barat, Indonesia. Menampung dan Mewartakan Aspirasi Masyarakat demi Keadilan dan Kemakmuran bagi Seluruh Rakyat Indonesia. FAKTA dianggap SUCI karena Kenyataan dan memang benar terjadi. Sedangkan BUKTI merupa

kan ALAT yang dapat dihadirkan dan dimusnahkan, setelah selesai digunakan dalam proses HUKUM di Pengadilan. OPINI adalah SAH karena dilindungi oleh Undang-Undang.

PATUNG KOK DI RIBUTIN ? KENAPA ??Patung setinggi sekitar 30 meter tersebut dianggap melecehkan masyarakat Tuban, yang ma...
06/08/2017

PATUNG KOK DI RIBUTIN ? KENAPA ??

Patung setinggi sekitar 30 meter tersebut dianggap melecehkan masyarakat Tuban, yang mayoritas Muslim. Terlebih, patung yang berada di sisi selatan parkir Kelenteng Kwan Sing Bio tersebut belum mengantongi izin bangunan (IMB) dari Pemda Tuban.

Ketua Umum Kelenteng Kwan Sing Bio, Gunawan Putra Wirawan mengatakan, sebelum pembangunan patung yang menghabiskan dana Rp 2,5 miliar ini dimulai, pihaknya sudah mengajukan IMB ke Pemkab Tuban.

"Izin sudah kita ajukan bulan Maret 2016, bahkan kami juga melampirkan dokumen persetujuan warga sekitar untuk membangun patung tersebut. Tapi sampai saat ini IMB nya belum selesai," kata Gunawan kepada merdeka.com via telepon, Rabu (2/7) malam.

Secara teknik, lanjutnya, pembangunan patung yang diresmikan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan pada 17 Juli 2017 ini tidak ada masalah. Lantas apa karena simbol Dewa Perang China, sehingga menjadi masalah?

Apalagi Tuban merupakan salah satu kawasan wisata religi Wali Songo di Jawa Timur. "Ini bukan patung untuk sembahyang umat. Ini hanya monumen saja. Kalau ibadahnya ya tetap di dalam kelenteng," dalih Gunawan.

Ditegaskannya, patung Kong Co Kwan Sing Tee Koen bukan simbol patung Dewa Perang China, tapi Dewa Keadilan. Sebab patung Kong Co Kwan Sing Tee Koen memiliki dua makna: setia dan bijaksana.

"Memang di medsos ramai masalah ini. Ada yang menyebut ini panglima perang China. Itu salah. Yang benar adalah simbol Dewa Keadilan yang dipercaya umat Konghucu," ungkapnya.

Sekadar informasi, sejak diresmikan di hari ulang tahun Kelenteng Kwan Sing Bio, yaitu pada 17 Juli 2017, patung Kong Co Kwan Sing Tee Koen yang memegang pedang, menjadi tempat alternatif wisata di Bumi Ronggolawe, nama lain dari Tuban.

Patung setinggi 30 meter dengan dominasi warna hijau, kuning emas, dan coklat ini juga dihias ornamen Ular Naga di bawahnya. Makin menambah daya tarik wisatawan yang datang ke Tuban. (cy)

Sumber : merdeka.com

Daftar ke-6 Kota yang menerima piala Adipura Kencana adalah:Kota Surabaya, Jawa TimurKota Tangerang, BantenKota Balikpap...
05/08/2017

Daftar ke-6 Kota yang menerima piala Adipura Kencana adalah:

Kota Surabaya, Jawa Timur
Kota Tangerang, Banten
Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
Kota Malang, Jawa Timur
Kabupaten Kudus, Jawa Tengah
Kabupaten Jombang, Jawa Timur

Sumber : ADIPURA

HENDRIK TANGKE ALLO KETUA DPRD  TAKDIHORMATI OLEH SALAH SATU ANGGOTA DPRD KOTA DEPOKSurat terbuka elektonikKepada Yth, K...
04/08/2017

HENDRIK TANGKE ALLO KETUA DPRD TAKDIHORMATI OLEH SALAH SATU ANGGOTA DPRD KOTA DEPOK

Surat terbuka elektonik

Kepada Yth,
Ketua DPRD Kota Depok Bapak Hendrik Tangke Allo

Hari ini Jumat 4 Agustus 2017, sekitar Jam 14.45 WIB, saya menghadiri salah satu rapat paripurna Perubahan APBD 2017 terbuka untuk umum di DPRD Kota Depok, yang juga dihadiri oleh Walikota Depok Bapak Dr. KH. Mohammad Idris MA. dan Wakil Walikota Depok Bang Pradi Supriatna, juga dihadiri Wakil Ketua 1 DPRD Kota depok Ibu Yeti Wulandari, bersaman dengan salah satu Anggota mewakili Fraksi tertentu di DPRD Kota Depok sedang berpidato membacakan pandanganya di podium terhormat DPRD Kota Depok, maka datanglah Ketua DPRD Kota Depok Bapak Hendrik Tangke Allo, namun ada kejadian yang membuat saya meris dan sangat prihatin, kedatangan seorang Ketua DPRD, justru tidak menghentikan pidato pandangan fraksinya dipodium terhormat, yang seharusnya Anggota DPRD yang sedang berpidato membacakan pandangan fraksinya mengehentikan pidatonya sejenak langsung diselingi dengan pidatonya menyabut kehadiran seorang Ketua DPRD Kota Depok yang baru tiba.

Bayangkan saja pimpinanya lansung di DPRD Kota Depok saja tidak dihargai dan dihormati olehnya, apalagi dengan masyarakat biasa secara umum.

Pertanyaan saya apakah Ketua DPRD tidak merasa malu dengan kejadian tersebut? Yang mana menurut pandangan saya Anggota DPRD tersebut tidak memahamai tentang Protokoler atau tidak faham cara dan etika menghormati dan menghargai pejabat yang lebih tinggi drajatnya, khusunya terhadap Ketua DPRD Kota Depok sebagai pimpinanya langsung,.

Saran saya Ketua DPRD Kota Depok secepatnya mengagendakan dan membuat program khusus pendidikan cara-cara protokoler yang baik dan menghormati level pimpinan yang lebih tinggi dari pribadi Anggota DPRD itu sendiri, Pejabat lainya maupun kepada masyarakat pada umumnya. (cy)

Sumber : Kasno.

ASPAL = Asli tapi Palsu...!!!Fenomena ADIPURA di Depok, ibaratnya Ijazah Aspal alias Asli tapi Palsu.
03/08/2017

ASPAL = Asli tapi Palsu...!!!

Fenomena ADIPURA di Depok, ibaratnya Ijazah Aspal alias Asli tapi Palsu.

PIALA ADIPURA ketika Depok masih KotipMantan Walikota Administratif Depok, Yuyun Wirasaputra, ternyata Pernah Berhasil M...
03/08/2017

PIALA ADIPURA ketika Depok masih Kotip

Mantan Walikota Administratif Depok, Yuyun Wirasaputra, ternyata Pernah Berhasil Meraih PIALA ADIPURA. Semestinya, Walikota Depok yang sekarang (Idris Abdul Shomad alias Mohammad Idris - red) berguru kepada nya. Mengingat Ambisi Pemerintah Kota Depok selama 18 tahun lebih hanya berhasil menjadikan Depok sebagai Kota Terkotor, sehingga Kali Ciliwung yang melintas di wilayah Kota Depok mendapat julukan sebagai Keranjang Sampah Terbesar di Dunia...!!!

KOTA TANGERANG ARAK ADIPURA KENCANAWalikota Tangerang, Arief Wismansyah, beserta jajarannya menggelar arak-arakan kelili...
03/08/2017

KOTA TANGERANG ARAK ADIPURA KENCANA

Walikota Tangerang, Arief Wismansyah, beserta jajarannya menggelar arak-arakan keliling wilayah Tangerang. Arak-arakan ini dalam rangka merayakan diraihnya PIALA ADIPURA KENCANA, atau Kota Terbersih se Indonesia, Rabu (2/8).

Sumber : Wartakota.

PIALA ADIPURA vs Piagam Adipura..!!!Hari ini tanggal 02 Agustus 2017, warga masyarakat Depok dipertontonkan dengan Dagel...
02/08/2017

PIALA ADIPURA vs Piagam Adipura..!!!

Hari ini tanggal 02 Agustus 2017, warga masyarakat Depok dipertontonkan dengan Dagelan PIALA ADIPURA vs Piagam Adipura. Arak-arakan dan pawai melibatkan siswa Sekolah Dasar dan SMP/SLTP yang berdiri di pinggir jalan yang dilalui rombongan pawai.

Setelah diteliti, ternyata yang diarak bukan PIALA ADIPURA, hanyalah sebuah Penghargaan Adipura. Namun, walaupun demikian, Pemerintah Kota Depok perlu di berikan apresiasi karena tetap gigih berusaha untuk meraih PIALA ADIPURA.

Walaupun cuma penghargaan Adipura dan bukan PIALA ADIPURA yang sebenarnya, tapi lumayan lah, komentar seorang warga. (cy)

PIALA ADIPURAMenurut desas desus yang beredar, Pemerintah Kota Depok berhasil meraih PIALA ADIPURA. Kemudian, hari ini t...
01/08/2017

PIALA ADIPURA

Menurut desas desus yang beredar, Pemerintah Kota Depok berhasil meraih PIALA ADIPURA. Kemudian, hari ini tanggal 02 Agustus 2017, PIALA ADIPURA tersebut akan diarak.

Benarkah kabar yang sangat menggembirakan itu bahwa setelah 18 tahun lebih, akhir nya Depok berhasil meraih PIALA ADIPURA yang di dambakan oleh seluruh kota-kota di Indonesia.

Semoga Sukses Selalu...!!!

BERITA DUKA CITAInnalillahi wainna ilaihi roojiuun.....Telah berpulang ke Rahmatullah,Bpk.Wing Iskandar (Mantan Ketua KA...
31/07/2017

BERITA DUKA CITA

Innalillahi wainna ilaihi roojiuun.....
Telah berpulang ke Rahmatullah,
Bpk.Wing Iskandar (Mantan Ketua KADIN KOTA DEPOK)
Hari ini : Senin, 31 Juli 2017.
Alamat Duka: Jalan Kedelai, Rt 01 Rw 07 Perumnas Depok Utara.
Allahummafirlahu, Warhamhu, Waafihi Wafuanhu...
Semoga almarhum khusnul khotimah, aamiin...

Dari Allah akan kembali ke Allah...
kebaikannya menjadi teladan, kekhilafannya berbalas ampunan,
semoga damai adanya.

Selamat jalan senior dan sahabatku Wing Iskandar...

Sumber : Cahyo P Budiman.

  Hari Pertama Uji Coba SSA Berjalan Lancar: Suasana Jalan Dewi Sartika… macet banget kaleesss, hacahaca....!!!
31/07/2017

Hari Pertama Uji Coba SSA Berjalan Lancar: Suasana Jalan Dewi Sartika… macet banget kaleesss, hacahaca....!!!

PENDIDIKAN ITU SOLUSI BUKAN CUMA TEORIAda Universitas GajahmadaAda yang tahu kah Kuliahnya Gajahmada Dimana ?Ada Univers...
31/07/2017

PENDIDIKAN ITU SOLUSI BUKAN CUMA TEORI

Ada Universitas Gajahmada

Ada yang tahu kah Kuliahnya Gajahmada Dimana ?

Ada Universitas Brawijaya

Apa Brawijaya Pernah jadi mahasiswa ???
Piramida Giza di mesir pun dibuat Bukan oleh Anak Sekolahan.

Megalitikum Gunung Padang Juga bukan Dibuat Oleh Anak Sekolahan.

Prambanan Yang saat Gempa Dahsyat Di Jogja yang meluluh lantakkan Bangunan termasuk Gedung DPRD nya...
Tidak Merobohkan Candi Prambanan Karena Teknik Sipil dan Arsiteknya Bukan Orang dari Bangku Sekolahan...

Orang Orang Hebat Tersebut Terlahir Dari Teknologi Terapan...Alam Semesta Adalah Guru...

Di Abad ke 21 Saat ini..

Telah Ratusan Ribu Anak anak Sekolahan Dan Kuliahan yang Lulus S1,S2 dan S3

Ribuan Pakar Hukum Tata Negara Tapi Membuat KUHP saja tidak bisa... masih Memakai Warisan Belanda...

Padahal Di Jaman Majaapahit - Mataram Sudah Ada KUHP yang Mereka Buat ( Buka Sejarah)

Aksara Jawa Pada Prasasti Telah Dibuat Oleh Nenek Moyang Pada Abad Ke 6- Abad ke 7 Masehi...

Sementara Para Pakar Bahasa Saat ini tak mampu membuat Aksara Sendiri tapi Memakai Aksara Negara Negara Eks Penjajahnya.

KUHP Warisan Penjajah

Aksara Warisan Penjajah

Terus Apa Yang Dihasilkan Oleh Bangku Sekolahan Saat ini ????

PAUD - 2 Tahun
TK. - 2 Tahun
SD. - 6 Tahun
SMP. - 3 Tahun
SMU. - 3 Tahun
S1- S3.12 Tahun

Total 28 Tahun memburu Ruangan
Mencari kelas demi Kelas...
ketika luluspun Akan Memburu Ruangan / kelas lain yaitu Tempat Kerja
Sistem Sekolahan Seperti ini adalah Pengkondisian agar Bangsa kita Selalu Bergantung dan Berkiblat Pada Penjajahan Model Baru

Sebagaimana Uang Kertas...
apalagi Uang maya...
yang Adanya Di bursa efek...
Emas Kok ditukar Dengan Kertas ya Pasti Miskin yang punya Emas....

Kekayaan Isi Bumi,Perairan dan Udara Indonesia Menjadi Paru Paru Dunia cuma ditukar dengan Kertas atau Bahkan Uang Digytal ????
Ketik saja Kalkulator ...
dapat tuh angka angka Digytal...
bangsa ini Dibodohi Oleh Penjajahan Model Baru....
Ngerti belum Bro ???!!!!

RESOLUSI : Pendidikan Harus Diprioritaskan Pada Teknologi Terapan..
Pendidikan Harus Melahirkan Para Generasi Yang Mampu Memecahkan Segala Problem Kehidupan Secara Praktikum..
Teori. 20%
Praktek. 80 %
Lakukan Revolusi Pendidikan Secepatnya
Atau kita hanya akan melahirkan Generasi Yang Dipenuhi Teori tak berguna.



Sumber : Jamal Udin

Di Depok, ada perumahan Bukit Novo dan Bukit Cengkeh. Bukit Novo dibangun tahun 80 an ketika Depok masih Kotip. Sedangka...
30/07/2017

Di Depok, ada perumahan Bukit Novo dan Bukit Cengkeh. Bukit Novo dibangun tahun 80 an ketika Depok masih Kotip. Sedangkan Bukit Cengkeh dibangun setelah Depok menjadi Kotamadya. Selama ini, perumahan Bukit Novo tidak pernah kebanjiran, tapi perumahan Bukit Cengkeh setiap tahun di musim penghujan selalu kebanjiran. Kenapa hal ini bisa terjadi, bagaimana Pemerintah Kota Depok dan Walikota serta Wakilnya menyikapi. Apakah ada yang salah mengenai Tata Ruangnya, atau sebelum Perijinan Perumahan Bukit Cengkeh tersebut dikeluarkan, apakah tidak dilakukan pengkajian terlebih dahulu..?. Atau apakah Walikota dan Wakilnya beserta perangkat Pemerintah Kota Depok memang TIDAK BECUSSSS.......!!!!!

Address

Jln. Siliwangi No. 10
Depok
16431

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cec Depok posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Cec Depok:

Share