Advokat dan Mediator Siti Sapurah

Advokat dan Mediator Siti Sapurah Jika kita ingin berjuang untuk KEADILAN, kuncinya jangan melenceng dari HUKUM yang Berlaku..Dan HUKUM HARUS BISA MENJADI PANGLIMA, walau LANGIT RUNTUH....!

02/02/2019
Saya hanya ingin segala bentuk Kejahatan Seksual yang terjadi di Bali harus di ungkap... Mau Siapapun pelakunya...!! Tid...
31/01/2019

Saya hanya ingin segala bentuk Kejahatan Seksual yang terjadi di Bali harus di ungkap... Mau Siapapun pelakunya...!!
Tidak hanya berteriak saat Pelakunya WNA dan meminta "HUKUMAN MATI: tetapi disaat kita mengetahui pelaku "ORANG LOKAL/BALI" semua BUNGKAM SERIBU BAHASA... seolah PERISTIWA TERSEBUT TAK PERNAH ADA....!!
padahal kejadian tersebut terus berulang....!!
Sampai pada akhirnya di Tahun 2015 Saya terlibat dalam sebuah PERTEMUAN di salah satu TOKOH di jalan Gandapura 30 Denpasar...
Tapi hasil pertemuan yang awalnya mau mengungkap peristiwa tersebut karena berulang.. Tapi akhirnya SENYAP tanpa suara....!!!

Saya memang bukan beragama HINDU walaupun terlahir dan leluhur saya sebagian besar orang HINDU...
Namun saya tidak akan DIAM jika anak-anak Indonesia menjadi MANGSA PREDATOR ANAK...!!

BAGI saya siapapun pelaku nya HARUS TERUNGKAP....!!!

MOHON MAAF jika banyak yang tak menyukai PILIHAN saya ini....!!

Semua hanya untuk kelangsungan GENERASI BALI Kedepan...!!!

Salam.
Ipung Safura Siti

31/12/2018

Berbagi sukacita dan kedamaian dengan Anda semua

"INFO TERKINI KASUS GEK CANDRA"KAMIS.13 September 2018 dua orang menjalani Pemeriksaan dengan menggunakan alat Tes Keboh...
18/09/2018

"INFO TERKINI KASUS GEK CANDRA"

KAMIS.13 September 2018 dua orang menjalani Pemeriksaan dengan menggunakan alat Tes Kebohongan (Lie Detector) dan hasilnya baru di peroleh satu minggu baru keluar sekarang masih di analisis oleh Tim Forensik...
Semoga Tim Penyidik yang sekarang yang di pimpin langsung oleh Bapak Kasat mampu mengurai Misteri Kematian Gek Candra dan tidak selama nya menjadi MISTERI..... secara kita tahu kasus Kematian Gek Candra sudah hampir 4 tahun TERTIDUR PULAS du meje Penyidik sebelum nya di tangan Kapolsek Sidemen dan Kasat Reskrim Polres Karangasem yang lama......πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜‚

Mohon masyarakat ikut mendoakan agar kasus ini cepat terungkap.... πŸ™πŸ™

Salam Hormat
Tim Kuasa Hukum
Sahabat Gek Candra

Di gorong-gorong inilah tubuh Geg Candra di temukan dalam posisi TELUNGKUP sudah tak bernyawa  dan di bawah kepalanya di...
24/05/2018

Di gorong-gorong inilah tubuh Geg Candra di temukan dalam posisi TELUNGKUP sudah tak bernyawa dan di bawah kepalanya di taruh pelapah Kelapa untuk menahan...!!

Untuk sampai di TKP harus melewati jalan setapak sejauh 1.5 KM dari rumah Orang tua Geg Candra... Dan jalan nya pun terjal yang penuh dengan duri salak dan licin... Juga kiri kanan nya adalah jurang...

Bukan cuma itu untuk ke TKP harus menyebrang jalan utama yang kerap dilewati oleh truk-truk besar...

Pertenyaan nya apakah mungkin Geg Candra bisa sampai disana...???

Dan gorong-gorong yang dianggap tempat tenggelam nya Geg Candra (kesimpulan Polisi Polsek Sidemen) adalah gorong-gorong yang kering... Dan akan ada air jika hujan turun dan itupun cuma genangan air...!!!

Lalu hasil OTOPSI RSUP SANGLAH yang menyimpulkan KORBAN DIBUNUH mau di Kemanakan...????

Kadang otak saya menjadi SANGAT BODOH jika di suruh MENYIMPULKAN KEMATIAN GEG CANDRA... Dengan mengabaikan seluruh BUKTI PETUNJUK dan KETERANGAN SAKSI yang ada... 😭😭😭😭😭

memang saya TERLALU BODOH dalam hal ini...!!!!!

Atau memang ada KELAINAN dslam otak penyidik yang BERANI mengatakan GEG CANDRA TENGGELAM di dalam genangan air.. ????
😭😭😭😭😭

SILAHKAN MASYARAKAT MENILAI SENDIRI...!!!!

Salam
Ipung Safura Siti

................."SURAT TERBUKA"......... kepada Yth :Bapak Kapolda Bali dan jajaran nya.... ..........RESUME KASUS GEG ...
20/05/2018

................."SURAT TERBUKA".........

kepada Yth :

Bapak Kapolda Bali dan jajaran nya....
..........RESUME KASUS GEG CANDRA (1,3).........

Hari itu Hari Rabu tanggal 20 Januari 2015 silam

Geg Candra tiba2 menghilang dari halaman rumah nya saat bermain bersama ayam kesayangan kakek nya...

Pagi itu sekitar jam 7 pagi...

Saat itu Ibu kandung Geg Cabdra lagi ke Pasar sedangkan ada nenek dan kakek nya di dapur dan Bapak kandung nya masih tidur..

Sepulang nya Ibu korban dari pasar sekitar jam 7.30 Pagi melihat anak nya tidak ada dan akhir nya mereka semua berusaha mencari karena cuaca saat itu mulai mendung dan gerimis..

Setelah beberapa saat tidak menemukan akhirnya klg Geg Candra (Bapaknya) ke Polsek Sidemen untuk membuat laporan kehilangan anak..

Akhir nya Polisi pun ikut mencari nya..

Dan klg juga sempat mencari "orang pintar" dan mengatakan anak tersebut masih hidup.. (saat itu siang hari), akhirnya berusaha mencari kemana2 termasuk ada rencana mau masuk ke rumah yang di duga tapi dihalangi oleh anak terduga

Akhirnya pencarian di lanjutkan ke jalan setapak yang jaraknya sejauh 1,5 KM sampai ke gorong2 namun saat itu tak di temukan jasad Geg Candra...

Namun pencarian kedua dilakukan lagi menelusuri jakan setapak yang merupakan hutan dan jalan terjal tersbut baru ditemukan petunjuk yaitu sandal Geg Candra yang sebelah kiri Nyangkut di Pepohonan yang di bawahnya jurang.. Jarak dari rumah korban -/+ 500 M ,pencarian di lanjutkan dan sejauh 1 KM ditemukan lagi sandal yang sebelah kanan nya di bawah jurang yang dalam nya -/+ 1 M dari atas tempat kita jalan..

Perjalanan dilanjutkan dan sampai melewati jalan Utama Dan menyeberang terus turun lagi baru ditemukan garong2 di temukan lah jasad Geg Candra dalam posisi telungkup di pinggir gorong2 di sebelah kubangan air hujan yang tak dalam hanya genangan air hujan karena saat itu lagi turun hujan saat itu jam 15.30 Wita..

Akhirnya laporan polisi dibuat dan jasad korban dibawa ke RSUP SANGLAH untuk melakukan OTOPSI..

SELAMA 3,5 TAHUN kasus ini gak jelas ceritanya.. Karena tak ada satupun terduga pelaku menjadi tersangka.. Karena sejak awal Polisi di Polsek Sidemen mengatakan Geg Candra mati tenggelam dan seolah2 membantah hasil otopsi yang mengatakan GEG CANDRA meninggal karena dibunuh dengan beberapa hasil otopsi sbb :

1. Di lambung Geg Candra ditemukan nasi dan telur goreng yang sempat di konsumsi 4 jam sebelum kematiannya..

2. Di temukan goresan luka duri salak di perut korban yang analiasa dokter menjelaskan babwa saat itu korban di gendong oleh orang dewasa dengab posisi menghadap Kedepan dan melewari beberapa pohon salak.. Dan jalan setapak..

3. Di Paru2 korban ditemukan ada air yang sempat masuk sebelum Geg Candra meninggal.. Dan analisa dokter adalah.. Geg Candra sempat di celupkan kepala nya ke gubangan air di gorong-gorong sampai akhirnya Geg Candra tak bisa bernafas lagi..

Hal ini bisa membantah KESIMPULAN LIAR POLISI yang mengatakan Geg mati tenggelam karena jasad Geg tidak ditemukan di genangan air tapi di pinggir dengan posisi telungkup dan di bawah lehernya di taruh Palapah kelapa untuk menahan kapala korban..

4. Di temukan bekas bekapan dimulut korban

Analisa dokter : kemungkinan Geg dibekap saat pelaku melewati sebuah Villa dan akan menyebrang jalan raya sebelum sampai ke TKP yang harus mneyebrang jalan dan menurunin jalan dan menuju gorong-gorong.. -/+ 50 meter dari jalan raya..

Selama 3 tahun kasus ini dikuasakan kepada LBH BAL8 dan lembaga Perlindungan Anak di Bali juga aktivis di Bali..

Semua nya terlibat dalam kasus ini bahkan sudah audensi juga dengan Polres Karangasem..Juga audensi ke DPRD BALI KOMISI IV. Namun kasus ini juga gak jelas sampai 3,5 tahun.. !!

Sempat 4X Di keluar kan SP2HP oleh Polsek Sidemen dengan mengatakan Minim bukti dan tidak ada saksi yang melihat 😭😭

Dan 1X SP2HP di keluarkan oleh Polres Karangasem yang mengatakan penyelidikan ditingkatkan ke Penyidikan

Namun kembali lagi kasus kematian Geg Candra gak jelas hampir 4 tahun..

Dan akhirnya orang tua korban memulai komunikasi dengan saya via facebook dan bertanya tth kasus anaknya..

Lalu saya jelaskan bahwa saya tidak bisa berbuat apa karena sudah ada kuasa ke LBH BALI dkk..

Akhirnya Bapak Korban bertanya apa yang harus saya lakukan jika saya meminta tolong Mba Ipung dan saya katakan saya harus dpat kuasa dari Bapak itupun setelah mencabut kuasa dari pengacara sebelumnya..

Akhirnya tgl 21 April 2018 Bapak Korban memberi saya kuasa dan saya dan tim mulai melakukan investigasi ke TKP dan juga mewawancarai Dokter Alit salah satu dokter yang ikut melakukan otopsi thd jenazah Geg Candra..Hasil Wawancara saya seperti yang saya tulis di atas (Hasil Otopsi)

Lalu saya dan tim menghadap Kasat Reskrim Polres Karangasem untuk mempertanyakan kasus ini..

Jawaban kasat adalah : kasus ini tidakdi tutup tapi karena ada bencana gunung agung kami sempat terhenti namun sejak bulan lalu (April) rabu kami sudah bentuk tim untuk melakukan lidik.. Dan sampai saat ini anggota kami masih di lapangan..

Setelah itu kamipun masih berbaik hari tidak terlalu kasar namun kami minta Polres Karangasem serius ungkap kasus ini krena ini masalah nyawa anak kecil..

Kasat mengatakan kami tetap bekerja semoga secepatnya ada titik terang katanya..

Setelah dari Polres kami ke TKP kami menelusuri jalan setapak yang jaraknya 1,5 KM melewati jalan terjal yang penuh dengan pohon salah dan kiri kanan nya jurang yang tak mungkin sangguo di lalui oleh anak yang berusia 1,3 th..

Samoai saat ini belum ada Perkembangan yang berarti dari Polres Karangasem ?!

Suksma

Ipung

πŸ™πŸ™

:
Ini beberapa Foto di TKP saya ambil saat saya dan tim juga orang tua Geg Candra menelusuri "JALAN MAUT UNTUK GEG CANDRA"....😭😭😭

.............."SURAT TERBUKA"........KEPADA YTH BAPAK KAPOLDA BALI....πŸ™πŸ™πŸ™Selamat Pagi Bapak Kapolda Bali.. Selamat Pagi ...
04/05/2018

.............."SURAT TERBUKA"........

KEPADA YTH BAPAK KAPOLDA BALI....πŸ™πŸ™πŸ™

Selamat Pagi Bapak Kapolda Bali..
Selamat Pagi Kapolres Karangasem..
Selamat Pagi Kapolsek Sidemen..
Selamat Pagi Penyidik yang selama ini memegang BERKAS SAYA sampai hampir 4 tahun lamanya.....!!

Saya GEG CANDRA yang jasad saya di temukan di gorong-gorong yang jaraknya dari rumah saya 1.5 KG.. Dan saya tak mungkin sanggup berjalan kaki sejauh itu dan tak mungkkn membunuh diri saya sendiri sedangkan saya masih berumur 1 tahun 3 bulan secara semua orang tahu di usia itu adalah usia yang sangat bahagia dan saya menikmati kebahagiaan itu....!!

Tapi seseorang merampas nyawa saya dengan cara PAKSA dan saya di gendong nya menuju TKP dan kepala saya di celupkannya ke gubangan air di gorong-gorong tersebut sampai akhirnya saya tak bisa bernafas lagi untuk selamanya..... 😭😭😭😭

Saya GEG CANDRA lewat kedua orang tua saya menuntut KEADILAN atas hilangnya nyawa saya....!!!

Mohon kiranya BAPAK POLISI yang TERHORMAT bisa bekerja melalui hasil OTOPSI saya yang di lakukan di RSUP SANGLAH dan membaca kembali semua keterangan saksi karena disana banyak hal yang perlu di perdalam lagi....!!!

Karena di lambung saya.. 4 jam sebelum kematian saya ditemukan nasi dan telur goreng (HASIL OTOPSI) ..DAN Pak Penyidik harus memperdalam disana karena dalam berkas salah satu saksi ada yang menerangkan siapa yang menggoreng telur dan siapa yang memberi telur goreng tersebut kepada saya sebelum saya dibawa (di gendong) oleh seseorang ke gorong -gorong dimana tempat di temukannya jenazah saya.... (GEG CANDRA)

Dan saya tak kan pernah DIAM sampai orang-orang yang membuat saya seperti ini BAPAK TANGKAP DAN JEBLOSKAN KE PENJARA....!!!!!

Salam Hormat Saya...
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

Kepada YthBapak Kasat Reskrim Polres KarangasemKapolsek SidemenSaya dapat info bahwa kemarin ada anggota yang ke rumah k...
28/04/2018

Kepada Yth
Bapak Kasat Reskrim Polres Karangasem
Kapolsek Sidemen

Saya dapat info bahwa kemarin ada anggota yang ke rumah korban Pembunuhan atas nama Geg Candra (5) korban Pembunuhan tgl 20 Januari 2015 yang jasadnya ditemukan di gorong-gorong yang letak tkp dari rumah korban sejauh 1.5 km dari rumah korban dan saat itu korban masih berumur 1 tahun 3 bulan....

Cuma kekecewaan saya muncul karena ada alasan PEMBENAR yang selalu diungkapkan dengan mengatakan "MINIM BUKTI". ..!!

Saya sangat yakin POLRI punya Badan Intelijen Yang punya ilmu yang sangat cukup umtuk mengungkap kasus ini asal ada kemauan....!!

Jangan sampai NYAWA GEG CANDRA seolah kita pandang tak bernilai apa-apa buat NEGERI ini....!!!

Hilangnya satu nyawa Anak Indonesia sama artinya kita MEMOTONG SATU GENERASI Bangsa Indonesia...!!

Jangan sampai tak terungkapnya Kasus Pembunuhan Geg Candra menjadi PERSEDEN BURUK bagi Institusi Polri kedepan karena kasus PEMBUNUHAN za tak mampu menangkap satupun pelakunya...!!!

Salam Hormat

Ipung Safura Siti
πŸ™πŸ™πŸ™

"DIAM"nya   orang cerdas sama artinya kita menerima PEMBODOHAN dan bersedia di "Kuasai" oleh ke tidakadilan....!!! Janga...
27/04/2018

"DIAM"nya orang cerdas sama artinya kita menerima PEMBODOHAN dan bersedia di "Kuasai" oleh ke tidakadilan....!!!

Jangan pernah DIAM jika merasa MAMPU untuk berteriak dan melawan ARUS ketidak baikan demi mencari Keadilan....!!!!

nya satu nyawa anak manusia itu artinya memotong satu GENERASI BANGSA....!!!!

nyawa GEG CANDRA.... yang saat ini sudah tak mampu lagi bercerita siapa yang telah menhambil paksa atas hilang nya Nyawanya.. Itu menjadi ....:
JAWAB kita yang masih hidup..!!!.
jawab kita yang masih punya empati... !!!
jawab kita yang masih PEDULI ayas kelangsungan Generasi Bangsa... !!
jawab kita atas hilang nya HUKUM di Negeri ini... !!
jawab kita atas hilang nya KEADILAN bagi Rakyat Pencari keadilan...!!

Dan....
Menjadi TANGGUNG JAWAB NEGARA ATAS ATURAN YANG TELAH DI BUATNYA YAITU : UNDANG - NDANG NO 35 TAHUN 2014 atas Perubahan UNDANG - UNDANG NO. 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK...!!!.

ATURAN ini tak bisa hanya menjadi tulisan diatas kertas tapi tak BERNYAWA... 😭😭😭😭

Salam Hormat

Ipung

KEMATIANKU YANG MASIH MISTERI SAMPAI SAAT INI... 😭😭😭20 Januari 2015
24/04/2018

KEMATIANKU YANG MASIH MISTERI SAMPAI SAAT INI... 😭😭😭
20 Januari 2015

23/04/2018

Address

Jalan Palapa
Denpasar
80224

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

085238222803

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Advokat dan Mediator Siti Sapurah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share