Taman Nasional Taka Bonerate

Call Directions Website Contact the practice

Taman Nasional Taka Bonerate Taman Nasional Taka Bonerate merupakan kawasan terumbu karang atoll seluas 220.000 Ha. Kawasan ini d

Kawasan ini diidentifikasi sebagai atoll terluas di Asia Tenggara, dan ketiga terluas didunia setelah atoll Kwajifein di Kepulauan Marshall dan atoll Suvadiva di Maldiv

Membedah Proses Zonasi Taman Nasional Taka BoneratePernahkah Anda membayangkan bagaimana sebuah Kawasan Pelestarian Alam...
20/10/2026

Membedah Proses Zonasi Taman Nasional Taka Bonerate

Pernahkah Anda membayangkan bagaimana sebuah Kawasan Pelestarian Alam bisa tertata rapi dengan aturan yang jelas? Jawabannya ada pada proses penataan zonasi.

Ini bukan sekadar rapat kilat. Ini adalah perjalanan panjang yang penuh ketelitian. Mari kita bedah alurnya.

Semuanya dimulai dengan pembentukan tim dan penyusunan rencana kerja selama 5 hari. Setelah tim siap, langkah besar berikutnya adalah pengumpulan serta analisis data. Fase ini krusial. Butuh waktu tidak kurang dari 60 hari kerja untuk merancang peta awal.

Setelah data matang, jangan kira langsung disahkan. Ada yang namanya Konsultasi Publik (Tingkat Kecamatan & Kabupaten).

Dan tahukah Anda? Saat ini, kita tepat berada di fase tersebut. Sangat penting melibatkan berbagai pihak sebelum keputusan diambil. Setelah masukan didapat, dokumen rancangan zona diperbaiki dalam waktu 5 hari.

Lalu, apa langkah selanjutnya? Dokumen tersebut dibawa ke tingkat Direktorat Jenderal KSDAE. Di sini, prosesnya makin detail. Ada penilaian oleh Direktorat Teknis selama 15 hari, dilanjutkan dengan penyempurnaan oleh UPT selama 10 hari.

Masih berlanjut. Hasil penyempurnaan dikembalikan ke Dirjen KSDAE dalam 5 hari kerja. Jika semua sudah sesuai, barulah dilakukan pengesahan final dalam kurun waktu 7 hari.

Selesai? Belum. Karena setelah diimplementasikan, evaluasi berkala tetap diperlukan. Tujuannya satu: memastikan zonasi ini benar-benar memberikan dampak positif.

Proses yang transparan. Terstruktur. Dan pastinya melibatkan banyak pihak.

Seperti pesan edukasi yang selalu ditekankan: kelola alam dengan data, libatkan masyarakat dengan aksi.

Itulah tahapan penataan zonasi Taman Nasional Taka Bonerate. Sungguh sebuah usaha bersama untuk menjaga keindahan bawah laut kita.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate, William D.T. Tengker yang dalam sambutannya me...
20/10/2026

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate, William D.T. Tengker yang dalam sambutannya memberikan arahan terkait pentingnya revisi zonasi sebagai dasar penataan kawasan yang partisipatif dan berkelanjutan

Selayar, 19 Oktober 2026 – Balai Taman Nasional Taka Bonerate Kementerian Kehutanan menggelar Konsultasi Publik Revisi Zonasi Penataan Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar. Kegiatan berlangsung di Aula Bahuluang Hotel Rayhan, Jl. Jend. Ahmad Yani, Benteng, mulai...

20/10/2026

Zonasi Baru TN Taka Bonerate, Tiga Kelompok Usaha Binaan Terima Bantuan

Selayar, 19 Oktober 2026 – Balai Taman Nasional Taka Bonerate menggelar Konsultasi Publik Revisi Zonasi Penataan Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar. Kegiatan berlangsung di Aula Bahuluang Hotel Rayhan, Jl. Jend. Ahmad Yani, Benteng, mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WITA.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate, William D.T. Tengker yang dalam sambutannya memberikan arahan terkait pentingnya revisi zonasi sebagai dasar penataan kawasan yang partisipatif dan berkelanjutan. Konsultasi publik ini dihadiri 15 undangan dari berbagai instansi, di antaranya Bapperida, Polres, Kodim 1415, UPT KPH Selayar, Camat Takabonerate, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Cabang Dinas Kelautan Provinsi Sulsel, Kantor Pertanahan, UPP Kelas 3 Jampea, WCS IP, dan HNSI.

Dalam susunan acara, setelah pembukaan dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada tiga kelompok usaha binaan Balai TN Taka Bonerate, yaitu Kelompok X Colar (Desa Rajuni), Usaha Mandiri (Desa Latondu), dan Usaha Makmur (Desa Tambuna) dengan total bantuan sebesar dua ratus dua puluh lima juta rupiah. Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan.

Selanjutnya, penyampaian materi Konservasi disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Ngakan Putu Oka, M.Sc., Ph.D., yang membahas aspek konservasi dalam kaitannya dengan revisi zonasi. Materi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi mengenai Revisi Zonasi Penataan Kawasan TN Taka Bonerate Tahun 2026 oleh Saleh Rahman dan Khoirul Anam. Acara ditutup dengan penyusunan dan penandatangan Berita Acara hasil konsultasi publik pada pukul 14.00 WITA dan dilanjutkan dengan foto bersama.

Teks & foto : - Humas/ PEH Ahli Muda

4 orang Sahabat kami dari Balai Besar Bromo Tengger Semeru saat bertugas memadamkan Api 😭Semoga almarhum memperoleh temp...
16/10/2026

4 orang Sahabat kami dari Balai Besar Bromo Tengger Semeru saat bertugas memadamkan Api 😭

Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Semoga segala dosa dan kekhilafannya diampuni, serta seluruh amal dan pengabdiannya diterima sebagai amal kebaikan.

Untuk keluarga yang ditinggalkan — semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini. 🤍

---
Selamat jalan, pejuang konservasi.
Pengabdianmu untuk alam akan selalu kami kenang. 🕊️🌿
---
Keluarga Besar TN Taka Bonerate Kementerian Kehutanan

15/10/2026

Konsultasi Publik Tingkat Kecamatan Revisi Zonasi Taman Nasional Taka Bonerate Digelar.

Benteng, 15 Oktober 2026 — Balai Taman Nasional Taka Bonerate Kementerian Kehutanan menggelar konsultasi publik tingkat kecamatan dalam rangka revisi zonasi penataan kawasan. Acara berlangsung di Aula Bahuluang Hotel Rayhan, Jl. Jend. Ahmad Yani, Benteng, mulai pukul 07.30 hingga 13.00 WITA.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai, William D.T. Tengker. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya partisipasi berbagai pihak untuk menyempurnakan rencana zonasi kawasan konservasi tersebut.

Sebanyak 16 peserta hadir, terdiri dari perwakilan Camat Takabonerate, perwakilan pemdes, Babinsa, perwakilan WCS Indonesia Program, serta beberapa kelompok masyarakat. Setelah sesi pembukaan dan coffee break, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi yang disampaikan oleh Saleh Rahman dan Khoirul Anam.

Konsultasi publik ini menjadi wadah penting bagi masyarakat kepulauan untuk menyuarakan aspirasi sebelum kebijakan zonasi ditetapkan. Harapannya, revisi zonasi dapat menyeimbangkan kepentingan konservasi dan kesejahteraan warga di kawasan Taman Nasional Taka Bonerate.

Teks & Video: - Humas/ PEH Ahli Muda

Selamat dan Terima Kasih Kepada Bapak Prof. Dr. Styawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc atas jabatan baru sebagai Kepala Badan ...
15/10/2026

Selamat dan Terima Kasih Kepada Bapak Prof. Dr. Styawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc atas jabatan baru sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN)...
•
Salam Lestari!!

14/10/2026

Benteng, Kepulauan Selayar – Balai Taman Nasional Taka Bonerate (TN Taka Bonerate) menggelar workshop Penilaian Efektivitas Pengelolaan kawasan konservasi menggunakan metode Management Effectiveness Tracking Tool (METT) 4. Kegiatan ini berlangsung di Aula Tinabo Hotel Rayhan, Jl. Jend. Ahmad Yani, Benteng, pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 08.00–17.00 WITA.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Irfandi Aznur, mewakili Kepala Balai TN Taka Bonerate. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penilaian ini sebagai dasar penguatan tata kelola kawasan.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pihak, di antaranya Kepala Dinas LH Kepulauan Selayar, perwakilan Bapperida dan Dinas Pariwisata Kepulauan Selayar, BPN, ITSBM, Vokasi UNHAS, instansi terkait di lingkungan pemerintah daerah dan desa dalam kawasan TN Taka Bonerate, mitra WCS, Komandan Resor, serta para pemangku kepentingan lainnya. Turut mendampingi, MC Husnul Magfirah Arifin dan fasilitator Saleh Rahman yang memandu jalannya diskusi dan pengisian lembar kerja METT 4.

Agenda diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, dan sambutan. Setelah coffee break, peserta mengikuti pemaparan materi serta sosialisasi penilaian pendahuluan. Sesi berlanjut dengan pengisian lembar kerja METT 4 yang berlangsung hingga sore hari, lalu ditutup oleh MC.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Kepala Balai TN Taka Bonerate Nomor 65 Tahun 2026 tentang Penilaian Efektivitas Pengelolaan. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan pengelolaan kawasan TN Taka Bonerate ke depan.
•
Teks & Video: - Humas/ PEH Ahli Muda

14/10/2026

Beberapa hari lalu, perwakilan anggota .jinatomarennu latihan bareng di workshop

Sekarang, kelompok .jinatomarennu mulai mempraktikkannya sendiri, membuat gantungan kunci dari tutup botol plastik bekas. Simpel, tapi anti mainstream.

Harapannya sederhana: selain peduli lingkungan, gantungan kunci ini bisa jadi oleh-oleh khas kalau kita berkunjung ke Pulau Jinato.
•
Video : - .jinatomarennu
Editor : - Humas/ PEH Ahli Muda

13/10/2026

Manta Raksasa (Mobula birostris) muncul di perairan Pulau Jinato..
•
Momen ini diabadikan oleh warga Jinato, Rahman dan oleh dilaporkan ke aplikasi spasial kehati Memento Database perjumpaan satwa oleh masyarakat..
•
Video : Rahman - anggota .jinatomarennu
•
Editor : - Humas/ PEH Ahli Muda

10/10/2026

Sunset setelah hujan memang tiada tanding..
•
Selamat berweekend
•
Video spesial kaka - PEH SPTN Wil. 1 Tarupa yg direkam perjalanan di perairan P. Tarupa

Address

Benteng
92812

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Telephone

+6241421565

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Taman Nasional Taka Bonerate posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Taman Nasional Taka Bonerate:

Shortcuts

Share