Taman Nasional Taka Bonerate

Taman Nasional Taka Bonerate Taman Nasional Taka Bonerate merupakan kawasan terumbu karang atoll seluas 220.000 Ha. Kawasan ini d

Kawasan ini diidentifikasi sebagai atoll terluas di Asia Tenggara, dan ketiga terluas didunia setelah atoll Kwajifein di Kepulauan Marshall dan atoll Suvadiva di Maldiv

17/08/2026

Upacara Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia..

Balai TN. Taka Bonerate 🇲🇨🌴❤✨

Video: - Humas/ PEH Ahli Muda

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81----"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"----Jayalah Negeriku, Jayalah Bangsaku!!🇲🇨-...
16/08/2026

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
----
"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"
----
Jayalah Negeriku, Jayalah Bangsaku!!🇲🇨
----

14/08/2026

Beberapa hari lalu, mahasiswa magang ITSBM Selayar kembali menggelar kegiatan penyuluhan perikanan.

Kali ini, mereka menyambangi Desa Rajuni. Tema yang diangkat pun cukup krusial: penggunaan alat tangkap ramah lingkungan.

Kegiatan ini menyasar Kelompok X_Colar, yang merupakan binaan dari Balai TN Taka Bonerate. Menariknya, penyuluhan serupa juga telah dilaksanakan sebelumnya di Desa Jinato.

Untuk lokasi pelaksanaan, para peserta berkumpul di Kantor Pos Resor Rajuni, SPTN Wilayah 1 Tarupa. Suasananya berlangsung hangat dan penuh antusiasme.

Lantas, apa tujuan utama dari kegiatan ini?

Tentu saja untuk meningkatkan pemahaman para nelayan. Prinsip penangkapan ikan yang ramah lingkungan menjadi kunci utama. Dengan pemahaman ini, diharapkan keberlanjutan sumber daya perikanan dapat terus terjaga. Ekosistem laut pun ikut terlindungi dari praktik-praktik penangkapan yang merusak.

Selama sesi berlangsung, mahasiswa dan anggota Kelompok X_Colar saling bertukar pengetahuan. Mereka berdiskusi secara mendalam mengenai praktik penangkapan ikan yang lebih bertanggung jawab.

Di akhir acara, apresiasi tinggi diberikan kepada Kelompok X_Colar Desa Rajuni. Partisipasi dan semangat mereka selama kegiatan sangat luar biasa.

Harapan besar pun disematkan. Semoga ilmu dan informasi yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat nyata. Terlebih lagi, mampu mendukung terciptanya kegiatan perikanan yang berkelanjutan di Desa Rajuni ke depannya.

Teks: - Humas/ PEH Ahli Muda
Video: .selayar

Enam setengah dasawarsa berkiprah,Kini saatnya gerakan kita tak hanya di bumi, tapi juga untuk Bumi.Tanam seribu pohon, ...
14/08/2026

Enam setengah dasawarsa berkiprah,
Kini saatnya gerakan kita tak hanya di bumi, tapi juga untuk Bumi.

Tanam seribu pohon, jaga satu mata air, selamatkan generasi.

Karena Pramuka sejati adalah sahabat alam, bukan penakluknya.

Jayalah Pramuka, lestarilah Indonesia!
Salam Pramuka!!
----
Tema: Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

13/08/2026

Generasi Muda Diajak Jaga Laut, Taka Bonerate Hadir di Perkemahan HUT Pramuka ke-65

Bontomanai, 13 Agustus 2026 – Suara riuh anak-anak pramuka memenuhi Lapangan Utama Perkemahan Lembang Matene, Desa Jambuiya, Kecamatan Bontomanai. Bukan sekadar api unggun atau baris-berbaris yang menjadi sorotan. Kali ini, ada misi lingkungan yang dibalut dalam semangat kepanduan.

Tepat di peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka yang ke-65, Balai Taman Nasional Taka Bonerate mengirimkan tiga utusan. Mereka adalah kakak Mesti, Amel, dan Fira. Ketiganya tampil sebagai narasumber dalam perkemahan tingkat kecamatan tersebut.

Tema yang diusung pun cukup menggugah: "Generasi Muda Melalui Pramuka Dalam Pelestarian Lingkungan".

Di hadapan ratusan anggota pramuka dari jenjang SD dan SMP se-Kecamatan Bontomanai, ketiga narasumber membawakan materi tentang ekosistem laut. Judulnya menarik—“Trio Penjaga Pantai”.

Apa itu? Mangrove, lamun, dan terumbu karang.

Mereka menjelaskan dengan gaya santai namun penuh makna. Bahwa ketiga ekosistem ini bukan sekadar pemandangan indah. Mangrove menahan abrasi. Lamun menyimpan karbon. Terumbu karang menjadi rumah bagi ribuan biota laut. Semua saling terkait, seperti tali persaudaraan dalam pramuka.

Kegiatan yang berlangsung Rabu pagi itu berjalan interaktif. Anak-anak tak hanya mendengar, tapi juga bertanya. Bahkan beberapa di antaranya diajak mengenali jenis lamun lewat gambar dan contoh sederhana.

Suasana terlihat hidup. Para pembina pun mengaku antusias. Menurut mereka, materi ini membuka wawasan baru bahwa cinta alam tidak harus jauh ke hutan—bisa dimulai dari pantai sekitar mereka.

Dengan hadirnya tiga kakak dari Taka Bonerate, harapan besar pun menggantung. Bahwa generasi muda Bontomanai akan tumbuh menjadi penjaga laut yang tangguh. Bukan hanya saat seragam cokelat dikenakan, tetapi juga dalam keseharian mereka.

Karena laut yang lestari, kata kakak Fira mengakhiri sesi, adalah warisan terbaik untuk masa depan. Dan pramuka, dengan segala idealismenya, adalah kendaraan yang tepat untuk mengantarkannya.

Video & Teks : - Penyuluh Ahli Pertama
Editor: - PEH Ahli Muda

11/08/2026

Aksi Bersih Pantai di Desa Latondu, 200 Kg Sampah Plastik Berhasil Dikumpulkan

Latondu, 10 Agustus 2026 – Pagi itu, langit cerah menyambut puluhan tangan yang bersatu untuk bumi. Senin (10/8), kegiatan bersih pantai digelar di sepanjang garis pantai Desa Latondu. Rentang wilayah yang dibersihkan mencapai 200 hingga 400 meter. Bukan sekadar kerja bakti biasa, ini adalah bagian dari peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2026. Gerakan Nasional 81 Aksi Kehutanan untuk Kemerdekaan.

Berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian. Personil Resort Latondu terlihat kompak dengan para pelajar. UPT. SMPN Satap Latondu mengirimkan guru dan siswa-siswinya. Masyarakat setempat pun tak mau ketinggalan. Semua bergerak bersama dalam satu tujuan.

Sampah plastik menjadi sasaran utama. Kegiatan ini bertujuan mengurangi limbah yang mencemari laut. Namun lebih dari itu, ada misi edukasi yang diusung. Sejak dini, anak-anak diajak peduli. Sampai ke orang dewasa, semua mendapatkan kesadaran yang sama. Bahwa menjaga pantai berarti menjaga kehidupan.

Hasilnya sungguh mencengangkan. Alhamdulillah, terkumpul sebanyak kurang lebih 200 kilogram sampah plastik. Angka yang fantastis dari sebuah kesadaran kolektif. Bayangkan, kurang lebih 200 kilogram plastik kini tak lagi mencemari perairan. Ikan-ikan pun bisa bernapas lebih lega.

Salah satu guru SMPN Satap Latondu mengungkapkan kebahagiaannya. "Kami sangat bersyukur atas antusiasme semua pihak," ujarnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus rutin dilakukan. Bukan hanya saat HKAN saja.

Pesan pun disampaikan kepada generasi muda. Mereka adalah ujung tombak perubahan. Jika sejak kecil terbiasa membuang sampah pada tempatnya, masa depan laut akan lebih bersih. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru. Semangat untuk terus menjaga keindahan alam Indonesia.

Aksi bersih pantai di Desa Latondu ini ditutup dengan yel-yel konservasi. Harapan besar semoga kegiatan serupa menjalar ke desa-desa lain. Karena bumi bukan hanya warisan. Bumi adalah titipan untuk anak cucu kita.

Teks & Video: .acer.56 dan tim resor Latondu
Editor: - Humas/ PEH Ahli Muda

10/08/2026

Meriahkan Konservasi dan Kemerdekaan: Gelar Lomba di Balai TN Taka Bonerate

Suara riuh rendah memecah pagi. Bukan gemuruh ombak, tapi tawa dan sorak sorai. Itulah suasana di Balai Taman Nasional Taka Bonerate. Sebuah perpaduan unik terjadi: semangat Hari Konservasi Alam Nasional bertemu dengan gegap gempita HUT ke-81 Republik Indonesia.

Para staf balai, mitra dari WCS-IP, ibu-ibu DWP dan mahasiswa magang Universitas Brawijaya berkumpul. Mereka bukan hanya rekan kerja, tapi satu keluarga besar. Bersama, mereka merayakan cinta pada alam dan rasa bangga pada tanah air.

Rangkaian lomba pun dimulai. Ada yang serius, ada p**a yang mengundang tawa.

Lomba Berhitung Jongkok menjadi pembuka. Konsentrasi diuji, kaki pun terlatih. Di sisi lain, lomba Sambung Lirik Lagu mengasah ingatan dan kekompakan. Jangan sampai salah nyanyi, kalau tidak, tim lain bisa merebut poin!

Tak kalah seru, lomba Kelereng menantang kesabaran. Sementara Lomba Tebak Kata menguji otak. Komunikasi non-verbal jadi senjata utama.

Puncaknya, ada Lomba Berbaris Tutup Mata. Kepercayaan pada pemandu menjadi kunci. Ikuti instruksi, jangan sampai tersesat. Lalu, Lomba Makan Kerupuk mengingatkan kita pada perjuangan masa kecil. Di sini, kecepatan dan strategi mulut menentukan juara.

Hari semakin sore, namun semangat tak surut. Dilanjutkan malamnya Lomba Domino dan Yoker mengadu strategi, sebelum akhirnya ditutup dengan Karaoke bersama. Suara sumbang bercampur merdu, semua bernyanyi dengan gembira.

Inilah perayaan yang sempurna. Menjaga alam dengan cinta, merayakan kemerdekaan dengan sukacita. Di Taka Bonerate, kebersamaan adalah kemenangan terbesar.

Teks & Video: - Humas/ PEH Ahli Muda

10/08/2026

Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 mengusung tema yang kuat: "Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia". Sebuah panggilan untuk bergerak, bahu-membahu melindungi warisan alam yang kita cintai.

Selamat Hari Konservasi Alam Nasional 2026!!🐅🐯🐢🐬🐳🌲🌳🌴

Mari kita wujudkan "Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia". Sebuah gerakan yang dimulai dari langkah kecil, dilakukan dengan konsisten, dan diharapkan dapat menginspirasi kita semua untuk terus menjaga alam.
---
Video: - Humas/ PEH Ahli Muda
---

Address

Benteng
92812

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Telephone

+6241421565

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Taman Nasional Taka Bonerate posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Taman Nasional Taka Bonerate:

Shortcuts

Share