Banyuwangi Afrakids

Banyuwangi Afrakids Afrakids adalah brand produk kebutuhan anak muslim yang mempunyai nilai utama care & share. Afrakids Afrakids hadir atas keresahan terhadap kondisi umat.

Dapat dikatakan kondisi umat saat ini sedang tidak sehat. Terlampau banyak peristiwa terjadi yang mampu menggambarkan betapa umat telah banyak meninggalkan nilai-nilai ajaran Islam. Dengan semua keadaan tersebut, Afrakids ingin mendorong perubahan besar di tengah umat. Tapi, kami tahu betul bahwa perubahan tidak akan terjadi jika hanya kami yang memulai. Sebab sebuah perubahan berarti hanya dapa

t terjadi jika melibatkan banyak orang. Karena itu kami memilih umtuk menjadi agen perubahan yang melahirkan orang-orang yang mampu menciptakan perubahan. Dan semua perubahan itu akan kami mulai dari unit-unit terkecil masyarakat, yakni keluarga.

Mungkin inilah alasanya mengapa "Bangunlah Jiwanya" disebutkan lebih dahulh baru diikuti "Bangunlah Badanya" dalam lagu ...
13/11/2017

Mungkin inilah alasanya mengapa "Bangunlah Jiwanya" disebutkan lebih dahulh baru diikuti "Bangunlah Badanya" dalam lagu kebangsaan Indonesia...

"Nil, jika engkau mengalir karena dirimu, maka janganlah engkau mengalir, namun..."
11/11/2017

"Nil, jika engkau mengalir karena dirimu, maka janganlah engkau mengalir, namun..."

Membuat pasal khusus tentang karamah-karamah Umar bin Khattab.

Ini baru beneran
31/10/2017

Ini baru beneran

Buat Indonesia bagus dimulai dari rumah...
24/10/2017

Buat Indonesia bagus dimulai dari rumah...

Tesnya simpel...Tapi hasilnya benar juga....
23/10/2017

Tesnya simpel...

Tapi hasilnya benar juga....

BAGAIMANA SIH CARA YG PALING GAMPANG UNTUK MEMASTIKAN SEKOLAH ITU BENAR-BENAR BAGUS, UNGGUL DAN FAVORIT ?

Saya ditanya;

"Ayah edy tolong d**g kasih tahu d**g kriteria yang paling simple dan gak njlimet, kalo sebuah sekolah itu bagus dan unggul ? "

"Soalnya Saya bingung nih karena semua sekolah ngakunya Unggul dan Favorit ."

"Oh..." saya berpikir sejenak;

"begini, jika saat gurunya bicara di depan kelas; "ANAK-ANAK MOHON MAAF HARI INI KITA LIBUR YA, KARENA BU GURU AKAN ADA RAPAT DENGAN KEPALA SEKOLAH"

Nah jika anak-anak dalam kelas tiba2 sedih dan murung karena di liburkan; itulah ciri2 bahwa sekolah tersebut unggul, hebat dan guru2nya favorite.

tapi jika murid2nya langsung teriak, girang bukan main dan sambil memukul2 meja atau berlompat2 kegirangan untuk mengungkapkan kegembiraannya...?

Itulah ciri paling sederhana untuk melihat sekolah tersebut bagus, unggul, favorit dan dis**ai oleh para muridnya.

Ayah Edy

Yang kokoh itu bukan talinya, tapi keyakinanya...
05/10/2017

Yang kokoh itu bukan talinya, tapi keyakinanya...

MENGAPA ADA SEBAGIAN ORANG TUA YANG YAKIN AKAN BERHASIL MENERAPKAN ILMU PARENTING DAN SEBAGIAN LAGI ADA YANG YAKIN TIDAK AKAN BERHASIL ?

Berikut penjelasan dari pak Adi W Gunawan

Suami Adalah Pemimpin Oleh : Ustadz Felix Siauw Salahnya istri belum tentu kekurangan istri, justru bisa jadi kesalahan ...
16/09/2017

Suami Adalah Pemimpin

Oleh : Ustadz Felix Siauw

Salahnya istri belum tentu kekurangan istri, justru bisa jadi kesalahan suaminya yang lalai membimbing, mendidik dan menuntunnya

Bila istri bermaksiat itu tanggungan suaminya, karena dia pemimpin, bila suami bermaksiat maka itu tanggungannya, karena dia pemimpin

Ada p**a suami bermaksiat lalu salahkan istrinya, bahwa maksiatnya terjadi karena kesalahan istrinya, bagi saya sikap begitu kekanak-kanakan

"Aku bermaksiat diluar karena tidak menemukan ketenangan dirumah", Lah, bukannya tugasmu memandu istrimu agar dapat menenangkanmu?

"Aku berselingkuh karena dirumah istri ngomel melulu", diomelin lalu selingkuh atau selingkuh lalu diomelin? Alasan lagi-lagi alasan, tak bertanggung jawab

Tiada istri yang sempurna, karenanya Rasul ajarkan cara "menundukkan istri", yaitu dengan ketaatan, kesabaran, bimbingan dan kasih sayang

Penuhi hak badan dan penuhi hak pengajaran baginya dengan cinta, istri mana yang tidak membalasnya dengan cinta dan sayang yang lebih nyata?

Tuntun istri untuk menaati dan mematuhi Allah dan Rasul-Nya, agar dia bisa taat dan patuh pada suami karena Allah dan Rasul-Nya, itu yang terbaik

Boleh jadi ada banyak kebaikan lain pada istrimu, namun selalu luput dari pandanganmu, karena engkau lalai mengajarinya dan menuntunnya dalam taat

Istri tidak selalu salah, dan suami tidak selalu benar, namun selama suami benar, insyaAllah istri mengikuti, karena suami itu pemimpin, ingat itu baik-baik

SIAPA YANG ANAKNYA SERING "NGERUSAK" MAINAN...?Jangan dimarahi ya bun, barangkali saja ada pesan Tuhan didalamnya, Yuk s...
14/09/2017

SIAPA YANG ANAKNYA SERING "NGERUSAK" MAINAN...?

Jangan dimarahi ya bun, barangkali saja ada pesan Tuhan didalamnya,

Yuk simak baik-baik GAMBAR dan tulisan ini

Apa saja kira-kira pesan Tuhannya ?????

1. Kemungkinan dia sedang menunjukkan bahwa otak kanannya sedang bekerja dan bertumbuh pesat, dan dia bertipe kinestetik yang kelak berkesempatan untuk menjadi akhli spesialis atau bahkan ilmuan pencipta yg memiliki perusahaanya sendiri.

2. Setiap anak di bekali otak sejenius Einstein; dengan rasa ingin tahu yg maha besar, ingin mencoba terus menerus untuk membangun syaraf2 dasar yg kelak akan digunakannya saat bertumbuh besar agar bisa sejenius Einstein. Itulah mengapa ia selalu ingin tahu sampai sedalam2nya.

3. Sesungguhnya setiap kali anak ingin tahu maka satu syaraf dasar bertumbuh, dan setiap anak melakukan tindakan untuk memenuhi rasa ingin tahunya maka satu syaraf lagi bertumbuh. Dan jika dia terus diberi kesempatan maka syaraf2 otaknya akan bertumbuh pesat dan lebat; inilah yg akan menjadikannya cerdas dan bahkan jenius.

4. Sesungguhnya anak yg cerdas dan sukses di kehidupan adalah anak2 yg pada masa kecilnya syaraf2nya mendapatkan kesempatan untuk bertumbuh pesat dan lebat dan tidak banyak mengalami hambatan dari orang tua dan sistem sekolahnya. Tentu saja dengan dibarengi dengan ahlak atau karakter yg baik.

5. Itulah mengapa anak2 hebat ini dulu pada masa kecilnya sering di anggap bermasalah di sekolah karena sering melawan sistem yg berusaha membunuh rasa ingin tahu anak.

6. Contoh yg paling jelas adalah; Albert Einstein di anggap melawan guru dan sekolah karena dia hanya mau belajar matematika dan fisika saja, sementara jika tiba pelajaran lain dia memilih keluar kelas dan bermain di danau untuk bermain dengan hukum fisika dan matematika.

7. Itulah sebabnya Einstein tidak pernah dapat Ijazah sekolah mulai SD hingga SMA, melainkan hanya surat keterangan pernah bersekolah.

8. Begitu juga dengan sang Jenius Dunia Thomas Edison. Dia selalu berimajinasi dan merasa bosan dengan cara gurunya mengajar; tapi sayangnya alih-alih gurunya yg mengevaluasi diri apakah caranya dia mengajar yg membosankan melainkan Edisonlah yg di anggap oleh gurunya sebagai anak yg melamun di kelas dan tidak mampu mengikuti pelajaran.

9. Edison di keluarkan dari sekolah SD padahal baru 3 bulan saja bersekolah. Nah di tangan ibunyalah syaraf2 Thomas Edison berhasil tumbuh pesat dan lebat hingga ia besar menjadi seorang Jenius sekaligus pengusaha besar di bidang Elektrikal Mekanikal.

10. Kebosanan dan ketidak tertarikan akan sesuatu termasuk belajar menunjukkan bahwa cara tersebut tidak ramah otak dan otak anak menolaknya, jadi sistem yg harus di rombak disesuaikan dengan cara otak anak bekerja dan bukan otak anak yg di paksa menyesuaikan dengan sistem.

11. Tidak ada kesalahan Tuhan dalam menciptakan otak setiap anak yg berbeda2, jadi jangan otaknya yg di ubah melainkan pola asuh kita, sistem sekolah kitalah yg harus di sesuaikan dengan keingin Tuhan sang pencipta otak setiap anak manusia.

Lalu saya harus bagaimana ?

1. Jagalah anak kita dari hal-hal yg berbahaya, misalnya bermain dengan gunting, pisau atau benda2 beracun.

2. Berikan semangat pada rasa ingin tahunya, dan jangan di marahi dan dilarang. Kecuali membahayakan jiwanya boleh di larang dan di gantikan dengan benda/kegiatan lainnya.

3. Agar tidak sering marah, maka rumah usahakan hanya di isi oleh barang2 yg siap untuk di bongkar dan di eksplorasi si anak.

4. Jangan membeli gadget dan perabot yg mahal atau kesayangan selama anak belum mencapai usia 10 tahun.

5. Simpanlah benda2 yg anda sayangi dan jangan tarus di sembarang tempat.

6. Dukung anak untuk melakukan hal-hal yg dia s**a.

7. Jangan paksa dia belajar dengan metode konvensional. karena menurut ahli otak belajar konvesional itu hanya latihan mengingat2 dan bukan menambah anak menjadi lebih cerdas berpikir.

8. Gunakan cara2 kreatif baik dengan gambar, bermain, bernyanyi, dsb untuk mengajarkan prinsip2 pelajaran sekolah seperti Einstein mengajarkan anaknya prinsip2 fisika sambil bermain perahu di danau, bermain telur di dapur, bermain soft ball di lapangan.

9. Jangan banyak mengajari anak menyelesaikan masalahnya tapi ajak ia untuk berpikir untuk menemukan cara menyelesaikan masalahnya.

10. Jika anak berbuat salah jangan langsung di ajari caranya, ajak ia menemukan cara yg lebih baik untuk menjawab persoalan tersebut. dan banyak lagi lainya.....

11. Boleh memberikan contoh penyelesaian masalah dan dorong anak untuk membuat ide2 kreatif mengembangkan contoh tersebut, dan jangan paksa untuk mencontoh secara sama persis.

Dan yg paling berat dari semuanya adalah jangan takut dibilang sebagai orang tua aneh oleh lingkungan dan orang2 terdekat kita. Karena jangan2 lingkungannya yg tidak tahu apa yg sedang terjadi pada anak2 tentang sistem syaraf anak2 mereka yg sedang bertumbuh dan belum memahami arti kecerdasan yg sesungguhnya.

Jadi teruslah belajar Parenting, kunjungi web kami di: www.ayahkita.blogspot.com dan bacalah buku2 kami di Toko Buku Gramedia.

by ayah edy
Ayah Dido & Dimas,
Ayah dari anak-anak yang gemar "membongkar" mainan dan barang2 di rumah hingga luluh lantah.

www.ayahkita.blogspot.com

=========================================
Di sarikan dari kisah masa kanak2 para jenius dunia dan biografi orang2 sukses mulai dari Da Vinci, Wilbur Brother, Edison, hingga Einstein dll.

SAYANGNYA MASIH BANYAK ORANG YANG PERCAYA KEKERASAN MENGHASILKAN KEBAIKAN PADA ANAKSumber: Status AYAH EDI Parentingini ...
13/09/2017

SAYANGNYA MASIH BANYAK ORANG YANG PERCAYA KEKERASAN MENGHASILKAN KEBAIKAN PADA ANAK

Sumber: Status AYAH EDI Parenting

ini penuturan salah seorang guru Les Privat

SEBUAH SHARING DARI SEORANG GURU LES PRIVAT YANG MEMBUAT SAYA TERTEGUN DAN MERENUNG

Betapa hebatnya sang guru Privat ini dan betapa naifnya kita para orang tua yang masih s**a menekan anak dengan kekerasan dalam proses belajar mengajar dengan seribu satu macam alasan dan pembenaran.

Berikut isi sharingnya:

Ayah Edi saya pernah mengajar les privat, cara saya mengajar dikomplain krn terlalu lembek dan tidak galak.. orangtua2 anak didik saya pengennya saya galak, padahal saya mau menyelami karakter anak2 tsb dan menjadi kawan terlebih dahulu...

dari hasil tanya saya ke anak2 tsb saya dapatkan mereka tidak s**a dengan guru2 yang galak dan cuman bentak2 saja. tapi apa daya akhirnya saya diganti dengan guru di sekolah anak2 mereka yang galak (pilihan yang tidak objektif dan tidak fair krn guru privat yang berasal dari sekolah sendiri cenderung memberi perlakuan istimewa dan sering memberi kunci soal2 dan jawaban yang persis saat ujian.)

saya diganti krn saya tidak bisa galak padahal saya sudah bisa bikin anak2 mereka menyukai pelajaran matematika dan mereka menganggap saya sperti kawannya sendiri, belajar sambil bercerita apa saja.

saya bingung dengan orangtua tipe ini. mereka keliatannya cuman mengejar nilai bagus dengan cara menakut2i anak.

anak2 cuman dianggap seperti binatang sirkus yang bisa dipamerkan ke teman2 krena nilainya bagus dsbnya...

makanya saya mau anak2 saya homeschooling dan saya gali bakatnya sedari dini..

Pak Jo
Guru Privat

APAKAH RUMAH KITA SERING KOTOR DAN BERANTAKAN OLEH ANAK-ANAK KITA....?Kalau jawabannya ya....,  maka teruslah membaca tu...
12/09/2017

APAKAH RUMAH KITA SERING KOTOR DAN BERANTAKAN OLEH ANAK-ANAK KITA....?

Kalau jawabannya ya...., maka teruslah membaca tulisan dibawah ini....

Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan dan kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik.

Rumah tampak selalu rapih, bersih dan teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak s**a kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian.

Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum dan berkata kepada sang ibu :

"Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya.

"Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?"

Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.

Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka.

Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi".
Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak.

Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.

"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu dan kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu".

Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tersebut.

"Sekarang bukalah mata ibu." Ibu itu membuka matanya. "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah
buat ibu?"

Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya."Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".

Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.

Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming) .

Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.

Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang :

Saya BERSYUKUR;

1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.

2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.

3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.

4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.

5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.

6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan.

7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras.

8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.

9. Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup.

10. Untuk setiap permasalahan hidup yang saya hadapi, karena itu artinya Tuhan sedang membentuk dan menempa saya untuk menjadi.

Sumber: alumni.ugm.ac.id
Please Like and Share

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Virginia_Satir
Share from pak Darko

re share by Ayah Edy

Like if you share n share if you like.....

Renungan terbaik di akhir pekan JANGAN MENUNGGU SAMPAI TUHAN MENJATUHKAN BATUSeorang pekerja pada proyek bangunan memanj...
10/09/2017

Renungan terbaik di akhir pekan

JANGAN MENUNGGU SAMPAI TUHAN MENJATUHKAN BATU

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi.

Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.

Pekerja itu berteriak-teriak tetapi temannya tdk bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya.

Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yg sama.

Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu lemparkannya ke arah org itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke atas.

Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yg berisi pesannya.}

Tuhan kadang-kadang menggunakan pengalaman-pengalaman yang menyakitkan untuk membuat kita menengadah kepada-Nya .

Seringkali Tuhan memberi berkat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada-Nya.

Karena itulah memang sepertinya lebih tepat jika Tuhan menjatuhkan "batu" kepada kita.

Suatu ketika ada orang tua yg memiliki empat orang anak yg katanya selalu saja membuat masalah....,

katanya yang pertama anaknya cerewetnya bukan main, s**a berkelit, dan memaksakan kehendaknya, tapi yg kedua pendiamnya bukan main sampai2 ia merasa sulit mengajaknya bicara,

lain lagi dengan yg ke tiga, kerasnya alang kepalang hingga hampir setiap hari pasti bertengkar dengan orang tuanya, lantas... saya bertanya pada orang tua ini... bagaimana dengan yg terakhir...

Wah kalo yang ini luar biasa cuek...males... kerjanya hanya main dan main lagi dengan teman-temannya...

Sy bicara panjang lebar....tentang anaknya yg sesungguhnya tidak ada masalah melainkan hanya memiliki sifat yg berbeda2 dan membutuhkan pendekatan yg berbeda p**a dan bukan kekurangan yg setiap saat harus di keluhkan.

Saya mengajak orang tua ini untuk lebih melihat sisi positif dari anak2nya dan berfokus serta bersyukur atas adanya perbedaan sifat2 tersebut, yg sepertinya saling melengkapi satu sama lain.

Namun... sayang sekali orang tua ini tidak bisa menerima penjelasan saya dan terus saja mengeluh...

Sampai suatu ketika dalam sebuah perjalanan wisata bersama, keluarga ini mengalami kecelakaan yg sangat fatal yg telah merenggut jiwa ke 4 orang anaknya.

Jadilah orang tua ini meraung menangis sejadi-jadinya meratapi kematian anaknya. Namun apa hendak dikata.....

rupanya Yang menitipkan telah memutuskan untuk mengambil kembali titipanNya karena mungkin kecewa telah di perlakukan tidak sesuai harapanNya.

Terkadang kita orang tua lupa untuk mensyukuri betapa luar biasanya ciptaan Tuhan yang dititipkan pada kita yg kita sebut sebagai anak2 kita....

namun sayangnya kita sering kali buta dan tuli untuk bisa melihat dan mendengar pesan-pesan Tuhan melalui setiap prilaku anak kita.

Sehingga pada akhirnya Tuhan perlu menjatuhkan batu di atas kepala kita agar kita para orang tua mau menengadahkan wajah untuk bersukur dan mau memahami pesan-pesan Tuhan melalui titipanNya, bukannya terus-menerus mengeluh dan mencari kekurangannya.

Sekarang juga,
marilah kita menengadahkan wajah dan bersyukur lah kita telah diberikan amanah, anak-anak kita tercinta dengan berbagai perbedaan, sifat, perilaku, kelemanan juga keebihannya.

ataukah kita ingin menunggu hingga Tuhan menjatuhkan batu di atas kepala kita...?

Bagikanlah kisah ini jika dirasa bermanfaat bagi saudara, teman dan sahabatmu....

Sumber: ayah edy
www.ayahkita.com

WAKTU ITU PUNYA TUHAN (Sekali lewat tdk akan pernah kembali)Sumber: AYAH EDI ParentingSebelum meninggal, Raja Alexander ...
10/09/2017

WAKTU ITU PUNYA TUHAN
(Sekali lewat tdk akan pernah kembali)

Sumber: AYAH EDI Parenting

Sebelum meninggal,
Raja Alexander Agung, mengumpulkan para Jenderalnya dan menyampaikan 3 harapan terakhirnya:

1. Dokter TERBAIK harus membawa peti matinya.

2. Semua HARTA kekayaannya (uang, emas dan batu permata) harus disebar disepanjang jalan prosesi pemakaman menuju kuburannya, dan

3. Tangannya harus dibiarkan tergantung diluar peti mati agar semua orang dapat melihat.

Salah seorang jenderalnya yang terkejut dengan permintaannya yang tidak biasa itu dengan meminta Alexander untuk menjelaskan permintaannya.

Berikut ini adalah penjelasan dari Alexander Agung:

1. Saya ingin dokter terbaik membawa peti mati saya, untuk menunjukkan bahwa saat dijemput ajal, dokter terbaik didunia sekalipun tidak memiliki kemampuan menyembuhkan.

2. Saya ingin jalan menuju pemakaman ditaburi semua harta kekayaan saya, agar setiap orang bisa melihat bahwa semua kemakmuran materi yang diperoleh dibumi akan tetap tinggal dibumi.

3. Saya ingin tangan saya terayun di luar peti mati, agar orang-orang mengerti bahwa kita datang ke bumi dengan tangan kosong & meninggalkan bumi juga dengan tangan kosong, setelah harta kita yang paling berharga, yaitu WAKTU KITA HABIS.

WAKTU adalah MILIK TUHAN serta Anugerah Tuhan yang merupakan harta kita yang paling berharga.

Kita dapat menghasilkan lebih banyak kekayaan, tetapi kita tidak dapat menambah lebih banyak waktu.

Benar-benar kita harus berterimakasih dan harus TULUS menghargai bila seseorang memberikan waktu dan perhatiannya untuk kita, itu jauh lebih BERNILAI dari orang yang memberikan sebagian hartanya, sebab orang itu telah memberikan sebagian waktu hidupnya untuk kita, sesuatu yg sangat berharga yg tidak dapat diambil kembali.

Harta bisa dicari lagi, tapi waktu tidak mungkin dapat diganti lagi atau kembali.

Jawablah...
selama ini untuk apa dan siapakah waktu mu kau habiskan.?

Bersyukurlah..
Dan
Tetaplah menabur Kebaikan sampai Akhir waktu mu usai...

Copas dr teman..

Address

Dusun Sawahan, Genteng Kulon, Genteng
Banyuwangi
68465

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

087863717828

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Banyuwangi Afrakids posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share