Firma Hukum Nasional H301

Firma Hukum Nasional H301 Sesuai dengan sistem hukum nasional dan Kementerian Intelijen Nasional.

Firma hukum kami menggunakan teknologi canggih untuk memberantas kegiatan ilegal dan kriminal serta membantu korban mendapatkan kembali uang mereka yang ditipu.

Ratusan Orang Tertipu Arisan Online Hampir Rp1 MiliarSebanyak 161 orang menjadi korban penipuan arisan online Nurliza Sh...
27/05/2024

Ratusan Orang Tertipu Arisan Online Hampir Rp1 Miliar

Sebanyak 161 orang menjadi korban penipuan arisan online Nurliza Shop yang dikelola oleh SN (20), warga Jalan Ariodillah, Kelurahan 20 Ilir D-I, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan. Total kerugian yang diderita oleh seluruh korban mencapai Rp961 juta.

Salah satu korban, HD (23) mengaku sudah mengikuti arisan tersebut selama 3,5 tahun. Awalnya, warga kawasan Kenten, Palembang ini mengikuti arisan online ini tanpa keluhan. Namun pada awal Maret, mulai muncul gelagat tidak beres.

Saat HD hendak meminta uang yang memang giliran dirinya mendapatkan uang pada Maret tersebut, SN terus mengundur-undur dan berkilah belum bisa memberikan uangnya.

HD bersama para korban lain sempat mendatangi kediaman SN untuk mempertanyakan uang mereka yang tak kunjung dibayar. Namun, sepekan lalu saat mendatangi rumah pelaku, rumahnya sudah tidak berpenghuni.

Korban lain, DI (23) mengaku kehilangan uang Rp13 juta gara-gara bandar arisan online ini menghilang tanpa membayarkan haknya. Dirinya mengaku sudah 2 tahun mengikuti arisan ini.

DI berujar setidaknya ada 161 anggota arisan online yang dikelola SN. Dari seluruh korban, baru 10 orang yang membuat laporan dengan total kerugian Rp111,4 juta.

PU mengaku merugi sebanyak Rp5 juta akibat ditipu oleh SN. Padahal dia sudah 2 tahun terakhir ikut arisan tersebut tidak pernah bermasalah.

Apakah Anda tahu apa itu spoofing? Spoofing adalah salah satu bentuk kejahatan dunia maya atau cybercrime selain brute f...
24/05/2024

Apakah Anda tahu apa itu spoofing? Spoofing adalah salah satu bentuk kejahatan dunia maya atau cybercrime selain brute force. Dimana jenis cybercrime ini cukup lumayan berbahaya, karena ini merupakan bentuk penipuan online dengan cara menyamar menjadi seseorang atau pihak tertentu. Penipu tersebut mengklaim sebagai pihak yang memang sudah Anda kenal.

Tindakan kejahatannya pun tidak tanggung-tanggung, dengan begini maka bisa terjadi kecurian data, pencurian uang dan banyak lagi. Spoofing adalah sebuah bentuk modus kejahatan berbasis internet, yang memang harus ditindaklanjuti.

Variasi Jenis Spoofing
Ada beberapa jenis spoofing yang perlu Anda ketahui, jenis-jenis ini merupakan ragam dari jenis kejahatan yang bisa dilakukan melalui spoofing tadi. Diantaranya adalah:

Email Spoofing
Jenis yang pertama sudah dipastikan adalah email spoofing, yang tentunya cybercrime yang memanfaatkaan sebuah email. Yaitu, spam atau penipuan yang menggunakan sebuah email dengan cara mengirimkan pesan email dengan alamat palsu. Cara yang sama dengan yang dilakukan pada pishing.

Tujuannya sudah tentu meminta target dari penipu ini untuk melakukan yang diinginkannya, melalui cara mengklik link yang sudah disediakannya. Sementara link tersebut berisi malware yang bisa membantu pelaku mencuri data dan merusak sistem server dengan mudah. Jenis ini paling sering terjadi, karena lebih mudah menangkap mangsa.

Caller ID Spoofing
Selanjutnya ada juga yang disebut dengan caller ID spoofing, jika Anda pernah menerima panggilan telpon dengan nomor aneh kemungkinan itu termasuk jenis dari caller ID spoofing tadi. Karena, kejahatan yang satu ini memang menjadikan pelaku bisa melakukan penggantian nomor ID saat melakukan panggilan keluar.

Mungkin Anda sudah bisa menebak apa saja yang bisa dilakukan saat melakukan cara ini, pelaku bisa mengatasnamakan sebuah pihak tertentu yang sudah sangat diketahui. Seperti pegawai bank atau pihak pemberi hadiah kuis dari sebuah brand. Tentunya untuk meyakinkan target berdasarkan kasus yang dibat pelaku.

SMS Spoofing
Jika ada Caller ID spoofing tentunya juga ada SMS spoofing yang dilakukan melalui pesan singkat. Jenis ini pun banyak terjadi, dengan pelaku juga mengubah nomornya menjadi nomor lain. Hal seperti ini sebenarnya secara resmi juga pernah dilakukan oleh sebuah perusahaan dengan memalsukan nomor pribadi untuk kegiatan pemasarannya.

Itulah yang dimanfaatkan pelaku, seakan membawa nama sebuah perusahaan atau brand dan juga sekaligus membagikan sebuah link yang berisi malware tadi.

IP Spoofing
IP spoofing atau website juga menjadi salah satu jenis yang bisa dijelaskan dan diketahui maknanya. Yaitu, pelaku bisa mengubah source IP agar tidak bisa terlacak oleh orang lain khususnya oleh target. Nama serangan yang dilakukan oleh penipu berkedok internet ini adalah serangan DdoS.

Arti DdoS adalah distributed denial of service, yaitu serangan yang sengaja dilakukan membanjiri lalu lintas jaringan internet pada server.

Man in the Midle (MitM)
Berikutnya adalah man in the middle, yaitu serangan cyber dimana pelaku yang menjadi pihak ketiga secara diam-diam untuk mencegat komunikasi dua pihak.

URL Spoofing
Hal terakhir yang dijadikan jenis spoofing adalah URL spoofing atau mungkin bisa dikatakan sebagai DNS spoofing. Yaitu, cybercrime yang mengandalkan trik website untuk menipu target. Biasanya juga berbarengan dengan trik email spoofing.

Berdasarkan semua informasi tersebut cukup memperjelas bukan, bagaimana kegiatan kejahatan di dunia maya tersebut bisa terjadi dan dialami oleh siapapun. Anda bisa mencoba mempelajari beberapa cara pencegahan cybercrime untuk mengatasi SQL injection tersebut. Dengan begitu, aplikasi, website serta sosial media yang dibuat bisa aman dari para hacker yang tidak bertanggung jawab.

Modus Investasi di Online Shop, IRT di Batam Tipu Korban hingga Rp 400 Juta.Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial LA...
22/05/2024

Modus Investasi di Online Shop, IRT di Batam Tipu Korban hingga Rp 400 Juta.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial LA (43) warga Kelurahan Sei Harapan, Sekupang, Batam, Kep**auan Riau (Kepri) ditangkap Polisi. Pelaku LA ditangkap karena melakukan penipuan berkedok investasi online shop.

Kapolsek Sekupang AKP Muhammad Rizky Saputra mengatakan kasus penipuan investasi berkedok online sop yang dilakukan LA itu merugikan korbannya hingga Rp 400 juta. Korbannya adalah tetangga pelaku sendiri.

"Pelaku LA saat ini telah diamankan di Polsek Sekupang dan proses hukumnya terus berlanjut," kata AKP Rizky.

Kasus investasi berkedok online shop berawal dari LA mengajak korban untuk berinvestasi di partner kerja pelaku. Pelaku menjanjikan kepada korban akan memberikan keuntungan 10 persen dan mengembalikan modal awalnya.

"Setelah itu LA mengajak korban TS untuk berinvestasi dalam usaha online shop, Korban menyerahkan uang sebanyak Rp 400 juta secara bertahap kepada tersangka," ujarnya.

Usai korban menyerahkan uang investasi tersebut, hingga tenggat waktu untuk membagi hasil keuntungan pelaku tak kunjung memberikan keuntungan maupun modal korban. Hasil penelusuran korban ternyata dirinya dan beberapa orang telah menjadi korban penipuan pelaku LA.

"Ketika dimintai kejelasan kerja sama, pelaku LA selalu menghindar. Karena tak terima, akhirnya korban melaporkan kejadian ini," ujarnya.

Hasil penyelidikan atas laporan tersebut ditemukan adanya indikasi tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku LA. Polisi kemudian mengamankan LA di kediamannya.

"Pengakuan pelaku uangnya untuk kebutuhan sehari-hari. Uang yang diambil dari korban ini juga untuk usaha lain, seperti gali lubang tutup lubang. Korbannya ada beberapa namun yang baru buat laporan sejauh ini baru satu orang inisial TS," ujarnya.

"Bos Arisan Lebaran yang Tipu Ratusan Emak-emak Rp 1 Miliar Diringkus"Bos arisan lebaran Tarmiati alias Mia (42) akhirny...
20/05/2024

"Bos Arisan Lebaran yang Tipu Ratusan Emak-emak Rp 1 Miliar Diringkus"

Bos arisan lebaran Tarmiati alias Mia (42) akhirnya diringkus. Ibu dua anak warga Desa Kembangsri, Ngoro, Mojokerto ini menipu ratusan emak-emak hingga para korban rugi Rp 1 miliar.
Mia tiba di Mapolres Mojokerto sekitar pukul 12.00 WIB. Memakai jilbab merah muda, ibu dua anak ini langsung digelandang polisi ke ruang pemeriksaan di kantor Satreskrim.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan Mia kabur bersama suami dan dua anaknya sejak 6 April 2024. Tim gabungan Polsek Ngoro dan Satreskrim Polres Mojokerto dikerahkan untuk memburu bos arisan lebaran tersebut.

Menurut dia, Mia dan keluarganya diringkus di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Jateng. "Kami tangkap pelaku bersama suami dan dua anaknya di Sragen, Jawa Tengah," kata Dony kepada wartawan di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari.

Selain meringkus Mia, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari pelaku. Antara lain mobil Toyota Avanza hitam nopol S 1481 NI, pikap Mitsubishi C**t T nopol S 8587 RA, uang Rp 2,1 juta, 3 buku tabungan, 1 kartu ATM, serta pembukuan arisan lebaran.

Saat ini, lanjut Dony, Mia menjalani pemeriksaan di kantor Satreskrim Polres Mojokerto. "Hasil pemeriksaan para saksi dan barang bukti, kemungkinan istrinya saja (Mia) yang bisa kami jerat dengan aturan yang berlaku," terangnya.

Mia mengaku kabur bersama suami, Khoirul Zaini dan dua anaknya sejak 6 April 2024. Bos arisan lebaran ini kabur menggunakan mobil Avanza dan pikap Mitsubishi miliknya, serta hanya membawa uang tunai Rp 15 juta.

"Selama satu minggu saya keliling di Jawa Tengah. Kalau malam tidur di masjid-masjid. Baru tanggal 14 Mei dapat kontrakan di Sidoharjo, Sragen," jelas ibu dua anak ini

Mobile Banking Jadi Target, Simak Jurus Lawan Modus Kuras Rekening.Aplikasi mobile banking mulai menjadi sasaran para pe...
19/05/2024

Mobile Banking Jadi Target, Simak Jurus Lawan Modus Kuras Rekening.

Aplikasi mobile banking mulai menjadi sasaran para penjahat siber untuk menguras rekening calon korbannya. Simak cara pencegahannya.
Berdasarkan Laporan Ancaman Keuangan Kaspersky 2023, serangan malware (program jahat) mobile banking dan phishing (pengelabuan buat mendapat data pribadi) terkait aset kripto meningkat cukup pesat selama tahun lalu.

Menurut laporan tersebut, selama 2023 terjadi peningkatan substansial jumlah pengguna yang menghadapi Trojan mobile banking, dengan serangan terhadap pengguna Android melonjak sebesar 32 persen dibanding 2022.

"Uang selalu menjadi magnet bagi penjahat siber, dan sebagian besar serangan malware bermotif finansial. Lonjakan malware seluler yang terjadi tahun lalu menyoroti tren kejahatan dunia maya yang mengkhawatirkan," kata Igor Golovin, pakar keamanan di Kaspersky, dalam keterangan tertulisnya,

Berdasarkan laporan Kaspersky, phishing terkait keuangan masih terus menjadi ancaman. Paling tinggi dialami pengguna individu sebanyak 30,68 persen dan 27,32 persen dari total serangan pada pengguna korporat.

Para pelaku kejahatan siber yang menggunakan phishing melakukan aksinya dengan berbagai modus. Misalnya, upaya phishing dengan menggunakan nama merek toko elektronik yang cukup terkenal mencapai 41,65 persen.

Kemudian, ada juga penipuan terkait aset kripto 16 persen, dan aksi phishing dengan toko online atau e-shop mencatatkan hingga 41,65 persen.

Situs terkenal yang paling sering ditiru oleh para penjahat siber itu yakni Amazon (34 persen), Apple (18,66 persen), dan Netflix (14,71 persen). Sementara, PayPal adalah sistem pembayaran yang paling ditargetkan dengan 54,73 persen.

Apa Itu Pharming...?Pharming adalah teknik penipuan yang bertujuan untuk mengambil data-data pribadi korban dengan cara ...
18/05/2024

Apa Itu Pharming...?

Pharming adalah teknik penipuan yang bertujuan untuk mengambil data-data pribadi korban dengan cara mengarahkan korban tersebut ke website palsu. Istilah pharming berasal dari gabungan kata phising dan farming yang dapat diartikan bahwa dengan teknik ini, pelaku bisa melakukan phising sejumlah besar data.

Biasanya, data-data pribadi korban yang diambil adalah data yang terkait keuangan, seperti username, password dan PIN aplikasi mobile banking. Dengan terekamnya data-data ini menggunakan teknik ini, oknum penipu tersebut bisa menggunakan data-data tersebut untuk menguras saldo bank korban.

Berbeda dengan phising, pharming tidak menggunakan link palsu yang dikirim ke email atau media sosial. Teknik ini menggunakan modifikasi DNS, pengiriman malware ke gawai korban atau memanip**asi domain di perusahaan penyedia domain registrar. Dengan teknik ini, korban tetap akan membuka website palsu meskipun pada dasarnya dia telah memasukkan link URL yang benar.

Modus operandi penipu di dunia online terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Oleh karena itu, pastikan Anda memahami modus operandi penipuan online terbaru supaya Anda bisa mengantisipasi terjadinya hal tersebut.

Melakukan pembayaran secara digital memang memudahkan bagi pebisnis. Aktivitas ini akan mempercepat dan menyederhanakan ...
17/05/2024

Melakukan pembayaran secara digital memang memudahkan bagi pebisnis. Aktivitas ini akan mempercepat dan menyederhanakan setiap proses pembayaran cukup dengan jaringan internet tanpa harus face to face. Namun tak jarang p**a pebisnis menemui tantangan yang dihadapi dalam jenis pembayaran non tunai ini yakni risiko terjadinya kerentanan dalam keamanan digital. Munculnya transaksi yang terjadi secara tidak wajar ataupun mencurigakan merupakan salah satu akibat dari kerentanan dalam pembayaran digital. Hal ini tentunya akan mengakibatkan kerugian finansial bagi pemilik perusahaan yang menjadi sasaran dalam penipuan digital.

Transaksi keuangan mencurigakan adalah transaksi yang menimbulkan keraguan pada penerimanya karena terjadi secara tidak wajar dan lebih mengarah ke penipuan. Bentuk kecurigaan terhadap aktivitas pembayaran ini perlu untuk diselidiki lebih lanjut untuk memastikan apakah transaksi tersebut aman atau justru membahayakan.

Ketika terdapat transaksi masuk, wajib bagi pihak perusahaan untuk mengidentifikasi dan memverifikasi secara lebih lanjut serta memastikan tidak ada kejanggalan dalam transaksi keuangan yang dilakukan. Minimnya informasi terkait identitas pengirim transaksi seperti alamat tidak dapat diketahui,nomor telepon sulit dihubungi, atau menghindari pertanyaan yang bersifat verifikasi. Hal ini tentunya akan menimbulkan rasa was was dan curiga bagi pebisnis sebagai penerima transaksi. Karenanya, perlu untuk meminta klarifikasi tambahan dan peninjauan ulang sebelum melanjutkan transaksi bisnis.

Sudah terjadi banyak kasus Penipuan online dan lain-lain sebagai nya.Kami firma hukum Badan Intelijen Nasional hanya menghimbau bagi Masyarakat Indonesia agar lebih mewaspadai kepada para pelaku penipuan online tersebut.Bagi Masyarakat indonesia yang ingin berkonsulktasi dengan kami silahkan.

"Kerap Bikin Uang Melayang, Ini 5 Modus Penipuan Soceng di Indonesia"Social engineering atau dikenal soceng menjadi sala...
16/05/2024

"Kerap Bikin Uang Melayang, Ini 5 Modus Penipuan Soceng di Indonesia"

Social engineering atau dikenal soceng menjadi salah satu modus penipuan yang kerap terjadi di Indonesia. Mengutip Kaspersky, social engineering adalah teknik manip**asi yang bersifat eksploitatif terhadap kesalahan manusia.
Di Indonesia, kasus soceng pernah dialami sejumlah nasabah kantor cabang salah satu bank di Tulungagung. Mereka mempertanyakan lenyapnya uang dalam rekening tabungan mencapai ratusan juta. Salah satu di antaranya mengaku kehilangan saldo hingga Rp 189 juta dalam kurun waktu sebulan.

Modus penipuan soceng memang meresahkan di masyarakat. Pelaku soceng umumnya mengatasnamakan pihak perbankan atau instansi tertentu agar terlihat meyakinkan. Orang yang kurang waspada berisiko menjadi korban dan bisa dikuras habis hartanya.

Salah satu modus yang kerap dilakukan penipu adalah dengan berpura-pura menjadi petugas bank. Mereka akan menyampaikan jika ada perubahan tarif transfer bank pada para korbannya. Setelah itu, penipu akan meminta korbannya mengisi link formulir berisi kolom data pribadi seperti PIN, One Time Password (OTP) dan password.

Ungkap Sejumlah Modus Penipuan BaruKepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindun...
15/05/2024

Ungkap Sejumlah Modus Penipuan Baru

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengungkap sejumlah modus penipuan baru di sektor jasa keuangan. Dia menyebut salah satu modus kejahatan dapat melalui pinjaman online atau pinjol ilegal.

Friderica menyampaikan, modus penipuan itu menjerat korban melalui rekening yang tiba-tiba mendapat transfer uang pinjaman padahal korban tak pernah melakukan permohonan Pinjol.

Lebih lanjut, Friderica juga menyebut ada penipuan lain yang bermodus penawaran pekerjaan. Lewat langkah itu, jelas Friderica, pelaku akan membujuk sehingga korban percaya dan mengirimkan uang deposit yang diminta. Setelah uang dikirim, maka pelaku akan melarikan diri bersama uang tersebut tanpa memberikan kejelasan soal pekerjaan yang ditawarkan.

Sudah terjadi banyak kasus Penipuan online dan lain-lain sebagai nya.Kami firma hukum Badan Intelijen Nasional hanya menghimbau bagi Masyarakat Indonesia agar lebih mewaspadai kepada para pelaku penipuan online tersebut.Bagi Masyarakat indonesia yang ingin berkonsulktasi dengan kami silahkan.

Modus Penipuan Whatsapp Makin Banyak, Ini Terbaru Korbannya Banyak.Para pengguna aplikasi WhatsApp nampaknya masih perlu...
14/05/2024

Modus Penipuan Whatsapp Makin Banyak, Ini Terbaru Korbannya Banyak.

Para pengguna aplikasi WhatsApp nampaknya masih perlu berhati-hati lantaran terdapat modus penipuan yang memakan banyak korban melalui aplikasi pesan tersebut.

Kebanyakan penipuan lewat WhatsApp memanfaatkan file APK yang dikirim acak ke nomor HP orang lain. Tujuannya agar penerima chat mengklik dan mendownload file kemudian tanpa sadar menginstal aplikasi jahat di HP-nya.

Cara pembobolan yang disebut sebagai phising ini serupa dengan kejahatan mengirim link lewat email. Penipu online berharap agar penerima email atau WhatsApp memberikan akses secara tak sadar sehingga HP atau akun finansial bisa diambil alih atau dibajak.

Penipuan ini sempat jadi banyak perbincangan karena banyaknya pengguna WhatsApp yang mendapatkan. Mereka dikirimi file apk oleh orang yang tidak dikenal yakni sebuah undangan pernikahan.

File atau aplikasi dengan judul Surat Undangan Pernikahan Digital berukuran 6,6 mb. Para penipu mengajak korbannya membuka file untuk mengecek kebenaran file di dalamnya.

Sudah terjadi banyak kasus Penipuan online dan lain-lain sebagai nya.Kami firma hukum Badan Intelijen Nasional hanya menghimbau bagi Masyarakat Indonesia agar lebih mewaspadai kepada para pelaku penipuan online tersebut.Bagi Masyarakat indonesia yang ingin berkonsulktasi dengan kami silahkan.

Penipuan online di industri keuangan terus terjadi. Bahkan sepanjang tahun lalu serangan trojan mobile banking yang menu...
12/05/2024

Penipuan online di industri keuangan terus terjadi. Bahkan sepanjang tahun lalu serangan trojan mobile banking yang menuju pengguna HP Android mencapai 32%.

"Uang selalu menjadi magnet bagi penjahat siber, dan sebagian besar serangan malware bermotif finansial. Lonjakan malware seluler yang terjadi tahun lalu menyoroti tren kejahatan dunia maya yang mengkhawatirkan. Dengan munculnya jenis malware baru yang semakin canggih, para penyerang mengembangkan taktik mereka untuk menargetkan perangkat seluler dengan lebih agresif," Igor Golovin selaku pakar keamanan di Kaspersky, dikutip dari keterangan resminya, Rabu (8/5/2024).

Laporan Kaspersky menyebutkan serangan terbanyak menggunakan Bian.H mencapai 22% dari total serangan. Tiga negara yang jadi sasaran adalah Afghanistan, Turkmenistan, dan Tajikistan.

Situs yang sering ditipu adalah Amazon (34%), Apple (18,66%), dan Netflix (14,71%). Paypal jadi situs pembayaran yang sering jadi target aksi kejahatan ini, dengan 54,73%.

Dengan penipuan yang kian berkembang, Igor mengingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan. Diikuti juga dengan melakukan pembaruan langkah perlindungan serta keamanan.

"Hal ini menggarisbawahi pentingnya bagi individu dan bisnis untuk meningkatkan kewaspadaan, memperbarui langkah-langkah perlindungan, dan memperkuat keamanan perangkat mereka," jelas dia.

Kaspersky juga memberikan langkah-langkah untuk menghindari jadi korban. Salah satunya pastikan hanya mengunduh aplikasi dari toko resmi, seperti Play Store dan App Store.

Jangan lupa untuk mengecek izin yang digunakan dan jangan asal memberikan izin. Terakhir adalah memperbarui sistem operasi dan aplikasi saat pembaruan masih tersedia.

Benarkah Fakta Terbaru Smart Wallet Penipuan Berkedok Investasi?Aplikasi Smart Wallet yang diduga melakukan kegiatan pen...
11/05/2024

Benarkah Fakta Terbaru Smart Wallet Penipuan Berkedok Investasi?

Aplikasi Smart Wallet yang diduga melakukan kegiatan penipuan. Smart Wallet merupakan aplikasi investasi aset kripto yang menjanjikan pengembalian investasi sebesar 2% per hari. Namun, ada banyak pertanyaan mengenai kebenaran klaim ini.
Pertama-tama, perlu dipahami apa itu Smart Wallet. Aplikasi ini adalah aplikasi investasi aset kripto yang diduga menggandakan uang hasil setoran dari semua member. Namun, hal ini hanyalah modus penipuan yang digunakan oleh perusahaan ini untuk mengumpulkan uang dari para member. Para member dijanjikan keuntungan setiap hari, namun hal ini sangat tidak masuk akal dan terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

Tidak mungkin Menteri Keuangan Indonesia akan menginvestasikan uangnya di Smart Wallet jika benar aplikasi ini dapat memberikan keuntungan sebesar 2% per hari. Bahkan bank-bank di Indonesia sendiri hanya mendapatkan keuntungan sebesar 4%-6% per tahun. Keuntungan yang dijanjikan oleh Smart Wallet terlalu tinggi dan jauh dari kenyataan.
Investasi aset kripto memang memiliki risiko tinggi, namun ada banyak aplikasi investasi resmi dan memiliki lisensi yang dapat dipercaya. Penting bagi kita untuk mempelajari dan membandingkan aplikasi investasi bodong dengan aplikasi resmi sebelum kita terjun ke dunia investasi.

Salah satu ciri-ciri aplikasi penipuan seperti Smart Wallet adalah mereka menganjurkan kita untuk merekrut banyak karyawan dan mengadakan event dengan hadiah menarik.
Smart Wallet juga memiliki ciri-ciri lain yang mencurigakan, seperti sulitnya melakukan penarikan dana dengan alasan perbaikan sistem, namun deposit selalu bisa dilakukan. Jika kita mengalami kesulitan dalam mengakses aplikasi tersebut atau aplikasi tersebut tiba-tiba menghilang, kemungkinan besar aplikasi tersebut adalah penipuan dan semua uang yang telah kita setorkan akan hilang.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk berhati-hati dan tidak terjebak oleh klaim-klaim palsu dari aplikasi investasi seperti Smart Wallet. Kita harus berhenti berinvestasi di aplikasi tersebut sebelum terjadi kerugian yang lebih besar.

Address

Jalan D**o Pojok No. 11, Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia, Bandung, Indonesia, West Java, Indonesia
Bandung Satu

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Firma Hukum Nasional H301 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share