Firma Hukum Nasional T302

Firma Hukum Nasional T302 Sesuai dengan sistem hukum nasional dan Kementerian Intelijen Nasional.

Firma hukum kami menggunakan teknologi canggih untuk memberantas kegiatan ilegal dan kriminal serta membantu korban mendapatkan kembali uang mereka yang ditipu.

Dalam setiap bentuk komunikasi atau pesan yang ada, pastikan bahwa penipu dan peretas selalu mencari cara untuk memanfaa...
23/05/2024

Dalam setiap bentuk komunikasi atau pesan yang ada, pastikan bahwa penipu dan peretas selalu mencari cara untuk memanfaatkan Anda—mulai dari email, pesan teks, hingga panggilan telepon. Ancaman ini juga melibatkan QR (quick response) code.

Pada awal tahun ini, kita menyaksikan penipuan QR code yang ditargetkan pada sebuah perusahaan energi besar di Amerika Serikat. Analis keamanan memperingatkan bahwa serangan quishing semacam ini semakin meningkat. Quishing adalah gabungan dari "QR code" dan "phishing"—di mana para pelaku jahat "menebar jaring" (seringkali melalui email) untuk mendapatkan informasi pribadi dan rincian personal.

Jika sebelumnya kita sudah memiliki banyak hal untuk dikhawatirkan, sekarang kita perlu waspada terhadap quishing. Berita baiknya adalah praktik keamanan yang seharusnya sudah Anda terapkan dapat memberikan perlindungan yang baik di sini juga.

Kasus penipuan online menjadi kasus kerentanan data pada keamanan siber paling banyak terjadi di awal tahun 2024 di Prov...
22/05/2024

Kasus penipuan online menjadi kasus kerentanan data pada keamanan siber paling banyak terjadi di awal tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang mencapai angka 59,82 persen.

Disusul kasus pencurian data pribadi sebanyak 33,04 persen. Di posisi berikutnya, ada kasus perangkat terkena virus dengan presentase sebanyak 21,43 persen.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Zulfadly Syam dalam jumpa pers Hasil Survei Penetrasi Internet Provinsi Kaltim Tahun 2024 di Ruang Wiek Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim, Rabu (3/4/2024).

“Ada 18,75 persen masyarakat yang tidak tahu apakah mereka terkena kasus kejahatan siber. Di 2023 nilainya 92,67 persen, berarti literasi masyarakat tentang kejahatan siber semakin membaik,” jelasnya.

Berdasarkan tindakan menjaga keamanan data, sebanyak pribadi 26,80 persen masyarakat waspada ketika menggunakan aplikasi yang meminta data pribadi dan 20,50 persen masyarakat mengucapkan kombinasi password yang tidak mudah ditebak.

Nilai tersebut, dirasa Zulfadly masih rendah untuk masyarakat dengan tingkat pengetahuan menjaga keamanan data. Di mana data pribadi dan password sangat perlu untuk dijaga.

“Di sini yang mengganti password secara berkala ada 16,10 persen, sama dengan yang menggunakan aplikasi yang terverifikasi hanya 16,10 persen dan yang tidak tahu ada 14,30 persen” ungkapnya.

Kemudian, dari kurun waktu mengganti password email dan media sosial, sebanyak 59,82 persen masyarakat belum pernah melakukan pergantian password, sejak awal dibuat hingga saat ini.

Adapun beberapa alasan tidak lernah mengganti password, yakni dikhawatirkan lupa sebanyak 32,84 persen dan ada p**a yang tidak berminat 41,79 persen.

“Bahkan ada yang tidak merasa penting dengan nilai 19,40 persen dan 5,97 persen masih tidak tahu harus ganti berkala password,” ucap Zulfadly.

Beberapa masyarakat, ia melanjutkan, lebih menyukai penggunaan angka sebagai password dengan peminatnya sebanyak 33,04 persen, menggunakan sidik jari 24,11 persen dan menggunakan kombinasi angka serta huruf sebanyak 21,43 persen.

“Sebanyak 66,07 persen masyarakat setuju untuk membagikan data dirinya di aplikasi hanya untuk layanan tertentu saja, misalnya M-Banking,” pungkasnya.

2 bulan berlalu korban kasus penipuan investasi alkes jadi 45 orang homecare24 sindikat modus dibongkar kerugian rp65 dp...
21/05/2024

2 bulan berlalu korban kasus penipuan investasi alkes jadi 45 orang homecare24 sindikat modus dibongkar kerugian rp65 dpr usul bareskrim kolaborasi dengan ojk suntik modal : 3000 bimo prasetio begini operandi emas jangan tertipu genpi bodong rp180 miliar melapor ke polda doni salmanan terkait berlanjut usai 7 polisi periksa 29 rp 1 3 triliun rugikan nasabah rp1 t polri tetapkan tersangka marak terjadi bisnis alat kesehatan pertanyakan berkedok 5 kaligis associates sebut klienya dan saksi tergiur untung besar dijerat tppu terungkap pelopor id 9 gunakan surat kemenkes palsu mulai dari rakyat hingga pejabat warga surabaya tekor dugaan influencer ini rugi 200 ungkap triliunan buronan ratu inten kakak beradik ikut lapor metro jaya mengaku kronologi ksp indosurya senilai 106 surati presiden minta perlindungan hukum

2 tahun tertipu investasi bodong korban rugi rp 800 juta kasus di sukabumi 60 hingga rp2 7 miliar dugaan didukung lq ind...
20/05/2024

2 tahun tertipu investasi bodong korban rugi rp 800 juta kasus di sukabumi 60 hingga rp2 7 miliar dugaan didukung lq indonesia lawfirm cerita anggun wanita pelaku masih 3 sebab shafiq kripto 15 video 5 m gadis abg kudus indra kenz lintas saya an pt trading sukses binomo verifikasi bitcoin rp10 terdakwa penipuan segera viral selebgram dilaporkan polisi muslihat umroh murah tipu 232 dengan kerugian lapor mencapai rp500 kisah pilu kakak adik tuban 173 ratusan orang surabaya arisan warga rejang lebong antara news puluhan online solo kalteng jadi bengkulu ditafsir 1 suntik modal alat kesehatan sebelum serang rumah batam pernah artis yang oleh buddyku mengapa bodong? modalku dpmtsp realisasi dalam negeri jawa timur tertinggi se diklaim capai rp7 raup 10 mikiar dari korbanya begini mulai rakyat pejabat

Korban investasi bodong lapor polisi kerugian mencapai rp500 juta sebelum serang rumah pelaku di batam pernah ada dua fi...
19/05/2024

Korban investasi bodong lapor polisi kerugian mencapai rp500 juta sebelum serang rumah pelaku di batam pernah ada dua figur publik terlibat? puluhan tasikmalaya minta pendampingan ke batara untuk sindo hi lite 263 sunmod alkes rugikan rp503 arisan dan bojonegoro alami rp52 miliar obligasi dugaan diklaim capai rp7 usia kandungan 9 bulan laporkan reseller 559 polda bali total rp55 8 setelah keuntungan mandek orang nande ditaksir sukabumi: miliaran twintrend pt gkinvest bappebti para 700 jadi tembus rp 42 sudah 50 kasus mahasiswa lamongan pakan ternak sempat diminta tersangka tak 1 terancam diceraikan suami karena ratusan penipuan bisa diganti dengan restitusi koran kripto regional liputan6 com serahkan bukti baru fin888 berharap 4 milyar rupiah 800 warga kompak

Di berbagai platform messenger maupun media sosial, sudah bukan rahasia bahwa cukup banyak yang menawarkan jasa semacam ...
18/05/2024

Di berbagai platform messenger maupun media sosial, sudah bukan rahasia bahwa cukup banyak yang menawarkan jasa semacam ini. Bentuk penawarannya berupa video call dengan pemberi jasa menjanjikan akan memuaskan hasrat pengguna jasa dalam bentuk menampilkan kegiatan seksual yang bisa dilihat lewat video secara langsung.

Meski dalam tinjauan hukum yang berlaku pengguna jasa ini tidak bisa terkena pidana, aktivitas semacam ini tergolong ilegal. Bahkan, terlarang dalam agama tertentu serta standar moral jika dilakukan antara dua pihak yang tidak semestinya.

Faktanya, selain tindakan yang salah, penggunaan jasa VCS juga menimbulkan risiko. Beberapa tahun ke belakang, muncul berbagai kasus penipuan serta pemerasan yang dilakukan oleh penyedia jasa VCS.

"Kronologi umumnya, pengguna jasa yang sudah deal dengan penyedia jasa terhubung dalam video call. Saat video call berlangsung, penyedia jasa hanya menampilkan wajah dan rekaman video tidak live dalam durasi yang sebentar. Selanjutnya, video call ditutup,” ujar investigator privat dan detektif partikelir Jubun dalam keterangan resmi yang diterima.

Ia melanjutkan, setelah video call ditutup, mulailah praktik pemerasan itu dilakukan oleh pelaku. Pelaku umumnya mengirimkan pesan lewat WhatsApp berupa ancaman akan menyebarkan screenshot VCS korban ke orang-orang yang dikenalnya.

“Pelaku biasanya cari tahu data pribadi kita di Google atau media sosial. Mereka cari tahu tempat kerja, tempat kuliah, atau kenalan kita. Data-data jadi bahan untuk mengancam. Mereka mengancam korban akan memviralkan screenshot VCS ke lingkungan terdekatnya,” jelasnya.

Ia melanjutkan, saat korban merasa tertekan dan terintimidasi, pelaku kemudian meminta sejumlah uang kepada korban dengan penawaran ancamannya tidak akan dilanjutkan. Namun, saat ini terjadi, ia melanjutkan, sangat tidak disarankan bagi korban untuk menuruti permintaan dari pelaku.

“Tetap tenang dulu. Jangan dituruti. Jangan percaya omongan penipu. Yang ada, mereka bakal morotin Anda terus menerus,” terangnya.

Alih-alih menuruti kemauannya, Jubun justru menyarankan korban untuk memutus hubungan dan akses informasi dengan pelaku serapat-rapatnya. “Pertama, blokir saja nomor WA-nya. Kedua, ganti nomor dulu sementara. Soalnya bisa juga dia mengancam lewat panggilan biasa. Ketiga, hapus dulu akun media sosial. Keempat, jangan dulu aktif di medsos dalam jangka waktu tertentu,” jelasnya.

Cara ini memang tidak bisa memastikan apakah kemudian pelaku pemerasan akan benar-benar menyebarkan isi VCS korban ke orang-orang terdekatnya. Hanya saja, menurut Jubun, dengan mengikuti terus menerus kemauan pemeras juga tidak menjamin nantinya isi VCS tidak akan tersebar.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Zulfadly Syam dalam ...
18/05/2024

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Zulfadly Syam dalam jumpa pers Hasil Survei Penetrasi Internet Provinsi Kaltim Tahun 2024 di Ruang Wiek Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim, Rabu (3/4/2024).

“Ada 18,75 persen masyarakat yang tidak tahu apakah mereka terkena kasus kejahatan siber. Di 2023 nilainya 92,67 persen, berarti literasi masyarakat tentang kejahatan siber semakin membaik,” jelasnya.

Berdasarkan tindakan menjaga keamanan data, sebanyak pribadi 26,80 persen masyarakat waspada ketika menggunakan aplikasi yang meminta data pribadi dan 20,50 persen masyarakat mengucapkan kombinasi password yang tidak mudah ditebak.

Nilai tersebut, dirasa Zulfadly masih rendah untuk masyarakat dengan tingkat pengetahuan menjaga keamanan data. Di mana data pribadi dan password sangat perlu untuk dijaga.

“Di sini yang mengganti password secara berkala ada 16,10 persen, sama dengan yang menggunakan aplikasi yang terverifikasi hanya 16,10 persen dan yang tidak tahu ada 14,30 persen” ungkapnya.

Kemudian, dari kurun waktu mengganti password email dan media sosial, sebanyak 59,82 persen masyarakat belum pernah melakukan pergantian password, sejak awal dibuat hingga saat ini.

Adapun beberapa alasan tidak lernah mengganti password, yakni dikhawatirkan lupa sebanyak 32,84 persen dan ada p**a yang tidak berminat 41,79 persen.

“Bahkan ada yang tidak merasa penting dengan nilai 19,40 persen dan 5,97 persen masih tidak tahu harus ganti berkala password,” ucap Zulfadly.

Beberapa masyarakat, ia melanjutkan, lebih menyukai penggunaan angka sebagai password dengan peminatnya sebanyak 33,04 persen, menggunakan sidik jari 24,11 persen dan menggunakan kombinasi angka serta huruf sebanyak 21,43 persen.

“Sebanyak 66,07 persen masyarakat setuju untuk membagikan data dirinya di aplikasi hanya untuk layanan tertentu saja, misalnya M-Banking,” pungkasnya.

Zaman sekarang bagi banyak orang, mencari pekerjaan dan membangun usaha itu sulit. Banyak yang sudah melamar dibanyak pe...
17/05/2024

Zaman sekarang bagi banyak orang, mencari pekerjaan dan membangun usaha itu sulit. Banyak yang sudah melamar dibanyak perusahaan tapi tak kunjung berkerja. Banyak juga yang sudah investasi atau keluar modal usaha, tapi setelah usaha dijalankan beberapa bulan tidak juga balik modal.

Tapi yang lebih prihatin lagi, tidak sedikit oknum yang memanfaatkan peluang pekerjaan menjadi bisnis hitam atau haram dengan menipu korbannya dengan alasan akan langsung bekerja atau bisa bekerja . Ini orang bukan manusia karena tidak punya perikemanusiaan.

Tidak sedikit yang punya pikiran, jaman sekarang susah untuk bekerja. Tak apa bayar 1 juta atau 2 juta asal bisa kerja. Toh nanti juga akan balik modal dengan gaji yang didapat tiap bulan.

Ingat, kita bekerja untuk cari uang dan dibayar , bukan malah harus mengeluarkan uang dulu atau harus bayar dulu agar bisa bekerja. Itu yang minta dan nerima uangnya "pelicin", kalian sehat?!.

Penipuan yang sedang ramai di jagat media online atau media sosial khususnya facebook adalah peluang kerja part time atau kerja paruh waktu dengan penghasilan yang bisa diperoleh sebesar Rp. 350.000 (tiga ratus ribu) sampai dengan Rp. 1000.000 (satu juta) dalam waktu 1 hari saja. Pekerjaannya pun tidak terlalu membutuhkan keahlian khusus, pekerjaan bisa dikerjakan dirumah dengan duduk manis pegang ponsel pintar..

Modus penipuan tersebut mencatut nama magento atau magestore yang merupakan platform e-commerce open source yang sudah tidak asing di pakai dalam dunia bisnis onlne. Selain Magento, para penipu juga ada yang menggunakan Afiliasi Shopee Mall, Etaily, dan modus afiliasi sejenis lainnya.

Calon korban akan diberi tugas dan harus mentransfer sejumlah uang ke rekening seseorang untuk menyelesaikan tugas tersebut. Jika sudah transfer, uang modal dan komisi akan ditransfer dalam waktu 10 - 15 menit. Tugas pertama dan kedua berjalan normal karena sebagai ancingan untuk tugas selanjutnya. Pada tugas awal ini calon korban menerima transferan modal dan komisinya. Namun ketika sampai pada tugas ketiga nominal akan dinaikkan, bagi yang sudah terhipnotis atau tergiur dengan keuntungan atau komisi yang sudah didapat dari tugas 1 dan 2, kemungkinan akan melanjutkan misi, meskipun harus mengerjakan tugas dengan nominal lebih besar, minimal 10juta.

Satuan Tugas Penanganan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor Keuangan (Satgas) mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspad...
16/05/2024

Satuan Tugas Penanganan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor Keuangan (Satgas) mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai penipuan dengan modus pesan singkat berisi lowongan kerja paruh waktu.

"Pelaku biasanya membujuk korban untuk melakukan aktivitas "like” dan “subcribe" atas suatu konten digital seperti konten di Youtube. Atas kegiatan tersebut, korban akan menerima pembayaran dengan nominal tertentu," kata Sekretaris Satgas Penanganan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor Keuangan (Satgas) Hudiyanto dalam keterangan resmi, Sabtu.

Setelah korban terpancing dengan menerima bayaran atau hasil di awal kegiatan, korban dibujuk untuk melakukan tugas lain dengan syarat melakukan deposit sejumlah dana terlebih dahulu agar menerima pembayaran atau reward yang lebih besar.

Baca juga: Terpidana penipuan surat tanah kembali diamankan Kejari Kukar

Dana korban yang didepositokan dijanjikan akan dikembalikan di kemudian waktu, tapi setelah korban terpancing untuk melakukan deposit, penipu kabur dan tidak dapat dihubungi kembali.

"Pemberantasan terhadap tawaran kegiatan ilegal sangat membutuhkan dukungan dan peran serta dari masyarakat, yaitu sikap kehati-hatian dan kewaspadaan dalam menerima tawaran dari pihak yang tidak bertanggung-jawab," imbuhnya.

Satgas pemerintah yang terdiri dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kementerian Perdagangan , Bank Indonesia, Kepolisian Negara, dan Pusat Pelaporan dan Transaksi Keuangan (PPATK) mengharapkan masyarakat selalu memperhatikan dua aspek penting dalam menggunakan situs atau aplikasi yang menawarkan jasa perdagangan dan keuangan, yaitu legal dan logis.

Nasib sial dialami oleh Juan Puncan Endrile (30) yang tercatat sebagai warga Jalan Seruni, Komplek Dosen Blok C, Kelurah...
15/05/2024

Nasib sial dialami oleh Juan Puncan Endrile (30) yang tercatat sebagai warga Jalan Seruni, Komplek Dosen Blok C, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Uangnya senilai Rp 36,4 juta harus raib setelah menjadi korban penipuan belanja online melalui akun Instagram. Informasi dihimpun, kejadian bermula, saat Juan membeli masker dalam jumlah banyak yang nilainya mencapai Rp 36,4 juta melalui akun Instagram bernama Intan Karlina pada (4/4/2020) kemarin.

Tanpa ragu, pria ini langsung mengirimkan uang tersebut melalui mobile banking ke rekening pelaku. "Paket itu langsung dikirim ke alamat rumah saya, sesuai perjanjian saya memesan masker beberapa kotak," kata Juan, saat membuat laporan di Polrestabes Palembang, Selasa (7/4/2020). Juan melanjutkan, saat paket tersebut tiba di rumah ia langsung membuka bungkusan itu. Namun, bukanlah masker seperti yang dijanjikan untuk dikirim, korban malah menerima batu bata dibungkus kardus.

Berhati-hatilah saat melakukan transaksi menggunakan QR code. Sebab ada metode baru bernama "quishing" untuk menguras re...
13/05/2024

Berhati-hatilah saat melakukan transaksi menggunakan QR code. Sebab ada metode baru bernama "quishing" untuk menguras rekening para korbannya melalui kode tersebut.
Sebagai informasi, quishing merupakan gabungan dari kode QR dan phishing. Pelaku akan memancing korbannya agar mendapatkan informasi dan detil pribadi mereka.

Biasanya saat kita memindai QR Code maka akan dibawa ke situs tertentu. Selain juga bisa menunjukkan pesan teks biasa, daftar aplikasi, hingga alamat peta.

Pelaku memanfaatkan kemampuan itu untuk mengarahkan calon korbannya ke situs web palsu. Mereka akan membuat orang sulit mendeteksi situs yang akan dikunjungi sebelum membuka web.

Namun ada cara untuk menghindari kejahatan quishing. Utamanya adalah jangan percaya QR code yang dipasang di tempat umum atau diberikan pada orang yang tidak jelas dari mana asalnya.

Anda juga bisa mengenali QR code dengan tujuan kejahatan. Karena biasanya penipu akan meningkatkan rasa urgensi dan kekhawatiran calon korbannya, misalnya dengan menyertakan pernyataan "Pindai kode QR ini untuk memverifikasi identitas Anda atau mencegah penghapusan akun Anda".

Terakhir, jangan lupa mengaktifkan autentikasi dua faktor pada tiap akun. Selain itu, juga keluar dari perangkat yang tidak digunakan lagi.

Modus penipuan online terus berkembang dan memanfaatkan momen-momen khusus, mengancam keamanan pengguna WhatsApp dan apl...
12/05/2024

Modus penipuan online terus berkembang dan memanfaatkan momen-momen khusus, mengancam keamanan pengguna WhatsApp dan aplikasi percakapan sejenis lainnya. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), kasus penipuan online diprediksi menjadi masalah tertinggi pada kategori kejahatan siber tahun 2024 dengan persentase mencapai 32,5 persen. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 22,2 persen dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 10,3 persen.

“Data terbaru menunjukkan bahwa kejahatan siber seperti pencurian data pribadi dan penipuan online terus menjadi masalah serius, dengan penipuan online mengalami kenaikan yang signifikan,” ungkap Muhammad Arif, Ketua Umum APJII, pada akhir Januari.

Modus penipuan online saat ini umumnya masih memanfaatkan file APK, yang merupakan kependekan dari Application Package File. Format berkas ini digunakan untuk menyebar dan memasang perangkat lunak atau software ke ponsel Android di luar jalur resmi.

Salah satu modus yang banyak digunakan adalah dengan mengirimkan undangan palsu melalui WhatsApp atau Telegram, seperti undangan nikah palsu atau surat tilang. Ketika korban mengklik APK tersebut dan memberikan izin akses ke perangkatnya, penipu akan dapat mengakses rekening korban dan menguras uangnya.

Address

Jalan D**o Pojok No. 11, Bandung, Jawa Barat,, Indonesia, Indonesia
Bandung Satu
40135

Telephone

+244947603886

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Firma Hukum Nasional T302 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share