09/12/2021
| Aparat penegak hukum diduga melakukan kekerasan terhadap pendemo yang mengakibatkan satu orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Mulanya, massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, pada Kamis (9/13/2021) malam.
Polisi berupaya bernegosiasi agar pendemo membubarkan diri untuk tidak melanjutkan aksi tersebut.
Para peserta aksi juga bersikeras untuk melanjutkan kegiatan mereka. Tak tahu dari mana pemicunya, kemudian aksi saling dorong dan pemukulan pun terjadi. Sebab itu, Deni Setiawan (30) diduga menjadi korban kebrutalan aparat. Ia ditendang pada bagian perut, lalu mendapat hantaman di bagian kepala dan tumbang seketika.
Deni kemudian tak sadarkan diri, lantas para teman sejawatnya melarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien (CND) Aceh Barat, dan kini mendapat perawatan dari petugas medis. Sementara petugas kepolisian terus berjaga di lokasi yang menjadi titik aksi.
Selain Deni ada p**a Korban lainnya dalam insiden tersebut, yakni, Mullah Oges (21) mendapat pukulan pada bagian rahang, M Nakrib (19) pada bagian kepala, Syarip (21) ditarik dan mendapat bekas luka berupa cakaran pada bagian bahu sebelah kiri. Kemudian dua orang perempuan Samsidar (19) dan Rona Julianda (24), didorong dan dipukul dibagian kepala.