26/11/2019
"Walau dirimu sudah memberikan yang terbaik, manusia tak pernah menganggapnya cukup; kendati demikian tetaplah berikan yang terbaik, sebab pada akhirnya kelak kau akan berhadapan dengan Tuhan, bukan dengan mereka."
( Bunda Teresa)
Mewariskan nilai kehidupan keluarga terutama buat anak dan menjadi contoh teladan berhadapan dunia begitu kejam mempermainkan & mengambil keuntungan, memanfaatkan kelemahan kita.
Ada kalanya duka dan kegagalan & kesusahan selalu datang seakan enggan pergi.
Tapi kami yakin semua"sementara" karena semua mengalami perubahan, bahkan benda mahal yang kita punya bisa lapuk karena waktu berjalan.
Kesempurnaan dan jaminan tetap aman tak ada, menyerahkan & percaya bahwa ada "Waktu Tuhan " yang disediakan
*Indah pada waktunya* mengalahkan hukum alami bahwa hubungan yang kita punya adalah "Anugrah termanis " yang berharga yang" bernilai kekal" tak lapuk karena "Waktu"
Ada moment2 manis yang tanpa dikata dirasa kami adalah "kesatuan" yang semakin dikuatkan sejalan waktu berjalan menghadapi perubahan dan ketidakpastian dunia.
Pengk 1: 18 =
Karena di dalam banyak hikmat ada banyak susah hati, dan siapa memperbanyak pengetahuan, memperbanyak kesedihan.
@ Flozor's Gym