Sudarta Siringo

Sudarta Siringo Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Sudarta Siringo, Jakarta.

Siapakah pahlawan sejati itu?Seseorang yang mengerjakan segala sesuatu dengan sepenuh hati. Berdedikasi penuh dengan bid...
15/03/2024

Siapakah pahlawan sejati itu?
Seseorang yang mengerjakan segala sesuatu dengan sepenuh hati. Berdedikasi penuh dengan bidang yang di tekuni dan dengan keistimewaan yg diperolehnya, mendedikasikan hidupnya dengan menjadi berguna bagi banyak orang.
Semangat ya untuk seluruh pejuang kebaikan 🫶🏻
Kamulah pahlawan sejati..




Advokat Sudarta siringo

Kita berhutang pada para pejuang kemerdekaan...seperti tentara Siliwangi di foto ini yg terus berusaha mempertahankan ke...
13/03/2024

Kita berhutang pada para pejuang kemerdekaan...seperti tentara Siliwangi di foto ini yg terus berusaha mempertahankan kemerdekaan yg baru empat tahun...pasti lapar,capek,kurang tidur, haus,makan seadanya, jalan kaki tiap hari ber jam jam , luka, darah, patah tulang, tertembak,,nyawapun siap buat mempertahankan kemerdekaan demi masa depan yg lebih baik anak cucu cicit dst....semoga pengorbanan mereka di balas pahala oleh Allah ..dan semoga kita generasi penikmat kemerdekaan tidak mengkhianati mereka agar mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indomesia
Tetap digaris perjuangan.






Advokat Sudarta siringo
..

Dengan Segala Kerendahan hati...*Perkenankanlah  kami Sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 ...
22/04/2023

Dengan Segala Kerendahan hati...

*Perkenankanlah kami Sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H th 2023

*"Mohon maaf Lahir & Bathin"*

*"Semoga Allah SWT selalu memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kita semua*" *.....Aamiin*.

Salam Hormat.
Sudarta & KELUARGA.

02/12/2022
Melaksanakan amanat kuasa
05/03/2022

Melaksanakan amanat kuasa

KATA BIJAK "CICAK"Mari kita amati bgmn seekor cicak menangkap seekor nyamuk,nyamuk sbg makanan cicak,tp justru nyamuk la...
25/01/2018

KATA BIJAK "CICAK"

Mari kita amati bgmn seekor cicak menangkap seekor nyamuk,nyamuk sbg makanan cicak,tp justru nyamuk lah yg “mendekati”cicak.
Andaikata nyamuk tsb tdk terbang menuju cicak,maka tdklah mungkin cicak bs mendapatkan makanannya. Sbb nyamuk bs terbang dgn gesit,sementara cicak hanya bisa merayap saja.

Peristiwa ini tampaknya biasa saja,Tp coba lihat bgmn sempurnanya Tuhan memelihara ciptaanNya.

Tugas cicak hanya“melangkah” memaksimalkan“talenta” nya,yaitu merayap& dgn cepat menangkap nyamuk,sisanya semua adalah bgian yg Tuhan kerjakan Yaitu memberi “kekuatan”&kemampuan menangkap berkat&“memerintahkan”­berkat untuk mendekat pd cicak.

Kalau saat ini kita sdg dihimpit kesulitan hidup&begitu kuatir ttg hari esok?

Lihatlah cicak tiap hari keluar dr sarangnya 'tuk mencari mkn.
Tdk terbayang seblumnya kemana&dimana dia hrs mencari nyamuk.

Mgkin terkdg Ia pulang dgn perut kenyang tp bisa juga mungkin Ia pulang dgn perut lapar,krna cicak pst lbh sering lapar akibat tdk punya “kantor” atau tempat kerja yg tetap sprti kita,apalagi stlah lahannya b*k yg diganggu manusia.

Namun yg jelas tdk prnh ada cicak yg berusaha 'tuk bunuh diri,ataupun mabuk²an karna frustasi,marah&sakit hati.
Diapun tdk prnh berharap kpd sesamanya atau pinjam sana sini,dia tak perlu menjual diri ataupun berjudi.

Dia ttp optimis akan setiap “berkat” yg dijanjikan Tuhan.
Tampaknya seekor cicak bgt sgt“menyadari”bahwa demikianlah hdp,asalkan ttp MELANGKAH&memanfaatkan KEKUATAN/TALENTA nya,serta PERCAYA atas pemeliharaan Tuhan.

Bukankah Tuhan berikan pd kita TALENTA/KEKUATAN untuk mencari nafkah jauh lbh sempurna dibanding cicak?

Sbb ada tertulis:
Jgnlah hendaknya kamu kuatir ttg apapun juga,ttpi nyatakanlah dlm segala hal keinginanmu kpd Allah dlm doa & permohonan dgn ucapan syukur,Damai sejahtera Allah,yg melampaui segala akal,akan memelihara hati&pikiranmu dlm Kristus Yesus(Flp 4:6-7)
Selamat Malam Sahabat 😁(Advokat Sudarta Siringo)

*ANAKKU SAYANG*Suatu kisah nyata yang sangat inspiratif dalam rangka menjalani Minggu-minggu Advent. Kisah ini dari sebu...
17/12/2017

*ANAKKU SAYANG*

Suatu kisah nyata yang sangat inspiratif dalam rangka menjalani Minggu-minggu Advent. Kisah ini dari sebuah keluarga yang memiliki 4 orang anak. Tiga orang anaknya lahir normal dan sangat genius, tetapi satu orang terlahir berkebutuhan khusus. Ketiga orang yang normal tadi menjadi *Anak kesayangan* orangtuanya di kala mereka menunjukkan karya dan presatasi mereka dalam sekolah dan pekerjaan mereka. Tetapi anak yang berkebutuhan khusus ini sering diabaikan karena dianggap tidak punya kemampuan apa-apa. Bahka mereka sering melupakannya dalam perjalanan kehidupan rumahtangga mereka.

Namun setelah ketiga anak yang hebat itu telah sibuk di perusahaan dan keluarga mereka masing-masing, mereka tidak punya waktu lagi untuk merawat dan memperhatikan orangtua mereka yang sudah sakit-sakitan. Lalu di saat itulah si anak yang tak dibanggakan ini muncul sebagai penolong dan pendamping orangtuanya yang setia. Di tengah keterbatasannya dengan sepenuh hati merawat orangtua yang dikasihinya.

Sekarang pertanyaan kita siapakah *Anak kesayang* yang sebenarnya?

Mari menyimak kisah ini.

Senangkah anda bila
anak anda lulusan IPB, ITB, UI, UGM atau bahkan di Amerika / Eropa ?...
Lalu kerja di Amerika...?

Aku seorang pensiunan pegawai Kantor Walikota. Usiaku sudah 63 tahun dan sekarang duduk di kursi roda karena suatu penyakit. Suamiku meninggal sewaktu aku memasuki masa pensiun. Anak-anakkami ada 4 orang, semuanya berprestasi kecuali si bungsu. Yang bungsu, menderita kelainan, wajahnya tidak sempurna dan tingkah lakunya tidak sesuai dengan umurnya. Tapi memiliki hati yang baik dan s**a menolong. Ketiga anakku yang lain adalah sarjana ITB, 2 orang mendapat bea siswa ke Amerika dan Jerman dan sekarang ketiga-tiganya sudah punya perusahaan sendiri yang maju, dan hidup sangat berkecukupan.

Setelah suamiku meninggal aku tinggal berdua saja dengan si bungsu. Pagi-pagi dia mengangkatku ke kamar mandi, setelah itu mengangkatku lagi ke kursi roda. Dia membantuku berpakaian. Dia juga rajin memasak makanan kes**aanku. Tiap pagi dia membawaku dengan kursi roda keliling kompleks untuk menikmati matahari.

Dalam hidupku yang sepi ini aku sering menangis kalau memandang wajah si bungsu. Bukan karena dia cacat, tapi karena kami selama ini telah menyia-nyiakannya, menyisihkannya dari anak-anakku yang lain. Aku tidak bisa melupakan bagaimana kami tidak pernah mengajaknya liburan bersama kakak-kakaknya, tidak pernah mengikutkannya dalam acara keluarga atau kumpul-kumpul dengan teman dan kerabat. Bahkan dalam foto keluargapun kami tidak mengikut sertakannya. Kami seakan hanya punya 3 anak. Aku juga tidak pernah lupa bagaimana bangganya kami dgn prestasi kakak-kakaknya sejak mereka masuk sekolah TK sampai selesai kuliah. Semua orang kagum dan memuji mereka dan salut dengan cara kami mendidik mereka.

Waktu berlalu, sejak anak-anakku berkeluarga, mereka kelihatan sangat sibuk. Mereka jarang menelepon, pulang kerumah waktu liburanpun sekali-kali saja. Natal tahun lalu si sulung pulang sekeluarga. Tapi aku heran dan sedih, mereka tidak mau menginap di rumah kami, rumah tempat dia dibesarkan. Mereka lebih memilih tinggal di hotel. Setelah acara kebaktian pagi perayaan Natal, aku dan si bungsu sudah siap menunggu mereka dengan hidangan rawon dan empal daging kes**aan anakku. Sampai siang mereka belum muncul, kemudian berangsur sore mereka belum juga datang. Aku sudah berusaha beberapa kali menelepon, tetapi teleponnya tidak diangkat. Setelah jam 20.00 malam, si sulung yang kutunggu-tunggu datang juga. Tapi tanpa anak-anak dan istrinya. Katanya ringan, "Mereka capek seharian pergi puter-puter kota, dan sekarang ingin tidur". Waktu kukatakan kalau rawon dan empal sudah disediakan, dia menjawab, "Sudah makan Ma, kenyang". Kemudian dia berbalik dan kembali ke hotel. Aku duduk terhenyak. Kenapa semuanya berubah begini? Dia kebanggaanku dari dulu kenapa sekarang jauh berbeda?...
Ya Tuhan Allahku, aku menangis tersedu-sedu. Si Bungsu berlutut di hadapanku sambil memegangi tanganku dan berkata: _*"Ma, jangan nangis, nanti Mama sakit. Empalnya kita aja yg makan. Aku s**a kok, Mama juga s**a kan?"..*_ Dia memelukku sembari menghapus air mataku... Kami berpelukan erat. Lalu saya berdoa dalam hatiku:
_*Ampuni hamba ya Tuhan Allah, karena telah menyia-nyiakan karunia terindahMu yang berhati emas ini. Ampuni hamba telah pilih kasih kepada titipanMu. Ampuni hamba telah me-nyia-nyiakan kepercayaanMu yang telah menitipkan dia yang tidak sempurna ini. Ampuni hamba telah menganggapnya tidak ada. Ampuni hamba telah merasa malu menerima titipanMu ini ya Tuhan. Ampuni hamba telah sombong membangga-banggakan kakak-kakaknya. Ya Tuhan Allah, hamba orang yang hina... Ampuni hamba ya Tuhan... Amin*_

*Refleksi*

Kisah Ini Sangat Mengharukan... dan Membuat Kita Semakin Tersadar Bahwa Kadang Tuhan Allah Memberikan Sesuatu Yang_ _*Menurut kita bukan yang terbaik...*_ Namun _*Tuhan Allah mempunyai satu rencana indah... Ternyata... itulah KARUNIA INDAH yang terbaik untuk kita... dan membuat kita bahagia....*_

Semoga bermanfaat dan semakin memotivasi kita menghargai segala pemberian TUHAN dalam hidup kita.

Salam Advent

_NB:_
Tolong dishare agar bermanfaat bagi orang banyak. (Adokat Sudarta Siringo)

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sudarta Siringo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share