Gerald.Advokat

Gerald.Advokat Halaman Hukum Gerald Saratoga Sarayar. Advokat dan Konsultan Hukum. Membagikan Insight tentang Hukum dan Hukum Indonesia

10/08/2026

Tahukah Anda bahwa dulu ada pajak berdasarkan jumlah jendela rumah? πŸͺŸ

Pada tahun 1696, Inggris pernah memberlakukan Window Tax, yaitu pajak yang salah satu ukurannya didasarkan pada jumlah jendela sebuah rumah.

Masalahnya, masyarakat kemudian menemukan cara untuk mengurangi beban pajak: menutup atau menyemen jendela rumah mereka.

Akibatnya, sebuah kebijakan yang awalnya dibuat untuk meningkatkan penerimaan negara justru memengaruhi bentuk bangunan dan kehidupan masyarakat.

Kisah ini menunjukkan satu hal menarik:

Ketika sebuah aturan mengubah insentif seseorang, aturan tersebut juga dapat mengubah perilaku mereka.

πŸŽ₯ Simak mini vlog ini untuk melihat kisah lengkap Window Tax.

πŸ’¬ Menurut Anda, apakah kebijakan pajak selalu menghasilkan perilaku yang diharapkan pembuatnya?

Tulis pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan jika Anda menyukai konten sejarah hukum seperti ini. βš–οΈ

09/08/2026

Tidak Ada Rahasia Menuju Kesuksesan

Kesuksesan bukan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba.

Colin Powell mengatakan:

β€œThere are no secrets to success. It is the result of preparation, hard work, and learning from failure.”

Ada tiga hal sederhana di baliknya:

Persiapan.
Karena kesempatan akan lebih berarti ketika kita sudah siap.

Kerja keras.
Karena tujuan tidak akan tercapai hanya dengan keinginan.

Belajar dari kegagalan.
Karena kegagalan bukan selalu akhir, tetapi bisa menjadi bagian dari proses untuk menjadi lebih baik.

Tidak ada rahasia atau jalan pintas yang dapat menggantikan proses tersebut.

🎯 Kesuksesan dibangun dari apa yang kita lakukan berulang kali, bahkan ketika belum ada yang melihat hasilnya.

πŸ’¬ Menurut Anda, mana yang paling penting dalam perjalanan menuju kesuksesan?

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.

Hak Suara Saham yang Dijaminkanβš–οΈ Banyak orang beranggapan bahwa ketika saham dijadikan jaminan, seluruh hak atas saham ...
07/08/2026

Hak Suara Saham yang Dijaminkan

βš–οΈ Banyak orang beranggapan bahwa ketika saham dijadikan jaminan, seluruh hak atas saham tersebut otomatis berpindah kepada penerima jaminan. Padahal, hukum mengatur hal yang berbeda.

Dalam praktik bisnis, saham dapat dijadikan jaminan melalui gadai maupun jaminan fidusia. Hal ini sering dilakukan dalam transaksi pembiayaan atau sebagai jaminan pelunasan utang.

Namun demikian, Pasal 60 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas menegaskan bahwa:

"Hak suara atas saham yang diagunkan dengan gadai atau jaminan fidusia tetap berada pada pemegang saham."

Artinya, meskipun saham sedang dijadikan jaminan, pemegang saham pada prinsipnya tetap berhak menggunakan hak suaranya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Ketentuan ini menunjukkan bahwa pembebanan jaminan atas saham tidak serta-merta mengalihkan seluruh hak yang melekat pada saham tersebut. Hak suara tetap berada pada pemegang saham, sedangkan penerima jaminan memperoleh perlindungan sesuai dengan hak jaminannya.

Memahami pengaturan ini penting, khususnya bagi pelaku usaha, investor, maupun siapa saja yang menggunakan saham sebagai objek jaminan dalam suatu transaksi.

πŸ’¬ Apakah Anda pernah mengetahui bahwa saham yang dijaminkan tetap memiliki hak suara di tangan pemegang saham?

Bagikan pendapat atau pertanyaan Anda di kolom komentar.

Ikuti Gerald.Advokat untuk pembahasan hukum perusahaan, investasi, dan bisnis yang praktis dan mudah dipahami.

05/08/2026

Dalam praktik perseroan terbatas, ada keadaan di mana suatu perseroan menguasai kembali sahamnya sendiri, misalnya karena pembelian kembali (buyback), peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat. Namun, meskipun saham tersebut masih tercatat sebagai saham perseroan, hukum memberikan perlakuan yang berbeda terhadapnya.

Hal ini diatur dalam Pasal 40 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Ketentuan tersebut menegaskan bahwa saham yang dikuasai oleh perseroan tidak dapat digunakan untuk mengeluarkan suara dalam RUPS dan tidak diperhitungkan dalam menentukan kuorum RUPS. Dengan demikian, saham tersebut tidak dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan di dalam perseroan.

Selain itu, saham yang dikuasai perseroan juga tidak berhak memperoleh pembagian dividen. Pengaturan ini bertujuan menjaga tata kelola perseroan yang sehat serta memastikan bahwa hak suara dan hak ekonomi tetap berada pada para pemegang saham yang sesungguhnya.

Semoga informasi ini dapat menambah wawasan mengenai hukum perseroan di Indonesia.

πŸ’¬ Bagaimana pendapat Anda mengenai ketentuan ini? Apakah ada topik seputar hukum perusahaan atau hukum bisnis yang ingin Anda ketahui lebih lanjut?

Silakan tuliskan di kolom komentar agar dapat menjadi bahan pembahasan pada konten berikutnya.

πŸ“’ Jangan lupa bagikan postingan ini agar semakin banyak orang memahami hukum perusahaan di Indonesia.

πŸ“© Jika memiliki pertanyaan mengenai hukum perusahaan atau topik hukum lainnya, silakan hubungi Gerald.Advokat melalui DM atau kunjungi:

04/08/2026

Apa Itu Upaya Paksa dalam Hukum Pidana?

βš–οΈ Dalam proses penyidikan perkara pidana, aparat penegak hukum memiliki kewenangan melakukan tindakan tertentu yang dikenal sebagai upaya paksa. Namun, kewenangan tersebut bukan berarti dapat dilakukan secara sewenang-wenang.

Upaya paksa merupakan tindakan yang diberikan oleh hukum kepada aparat penegak hukum untuk kepentingan proses penyidikan dan penegakan hukum pidana.

Beberapa bentuk upaya paksa yang dikenal dalam hukum acara pidana antara lain:

Penetapan tersangka;
Penangkapan;
Penahanan;
Penggeledahan;
Penyitaan; dan
Pemeriksaan surat maupun tindakan lain yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Karena tindakan tersebut dapat membatasi hak seseorang, pelaksanaannya harus memenuhi prinsip-prinsip hukum, seperti adanya dasar hukum yang jelas, dilakukan secara proporsional, serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Selain itu, hukum juga menyediakan mekanisme pengawasan, termasuk melalui praperadilan, sebagai bentuk perlindungan terhadap kemungkinan penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan upaya paksa.

Memahami konsep ini penting agar masyarakat mengetahui bukan hanya kewenangan aparat penegak hukum, tetapi juga hak-hak yang dimiliki setiap orang dalam proses peradilan pidana.

πŸ’¬ Menurut Anda, istilah hukum apa lagi yang sering terdengar tetapi masih banyak disalahpahami?

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar, lalu bagikan postingan ini agar semakin banyak masyarakat memahami hukum Indonesia.

Ikuti Gerald.Advokat untuk pembahasan hukum yang praktis, informatif, dan mudah dipahami.

03/08/2026

βš–οΈ Apa Itu Grasi?

Istilah grasi sering muncul dalam pemberitaan hukum. Namun, masih banyak yang mengira bahwa grasi berarti seseorang dinyatakan tidak bersalah atau putusan pengadilannya dibatalkan.

Padahal, grasi memiliki makna yang berbeda.

Dalam video ini saya membahas pengertian grasi, dasar hukumnya di Indonesia, kewenangan Presiden dalam memberikan grasi, serta mengapa grasi hanya memengaruhi pelaksanaan pidana tanpa menghapus status seseorang sebagai terpidana.

Semoga video ini dapat membantu menambah pemahaman mengenai salah satu konsep penting dalam hukum pidana Indonesia.

πŸ’¬ Menurut Anda, istilah hukum apa lagi yang sering disalahpahami dan menarik untuk dibahas? Tulis di kolom komentar. Jangan lupa bagikan postingan ini agar semakin banyak orang memahami hukum, serta ikuti Gerald.Advokat untuk pembahasan hukum Indonesia yang praktis dan mudah dipahami.

02/08/2026

Kehebatan Diukur dari Rintangan yang Berhasil Diatasi

πŸ† Semua orang melihat hasil akhirnya. Namun, hanya sedikit yang mengetahui perjuangan di baliknya.

Dorothy Height pernah berkata:

"Greatness is not measured by what a man or woman accomplishes, but by the opposition he or she has overcome to reach his goals."

Kehebatan sering kali diidentikkan dengan jabatan, penghargaan, atau pencapaian yang terlihat. Padahal, setiap keberhasilan biasanya memiliki cerita panjang yang tidak terlihat oleh banyak orang.

Ada proses belajar, kegagalan, penolakan, kerja keras, bahkan pengorbanan yang harus dilalui sebelum seseorang mencapai tujuannya.

Karena itu, ketika kita menghadapi kesulitan, jangan langsung menganggapnya sebagai akhir dari perjalanan. Justru di situlah karakter, ketahanan, dan kemampuan kita sedang dibentuk.

Mungkin keberhasilan tidak datang secepat yang kita harapkan. Namun selama kita terus bertumbuh dan tidak berhenti melangkah, setiap tantangan yang berhasil dilewati menjadi bagian dari nilai keberhasilan itu sendiri.

πŸ’¬ Menurut Anda, rintangan apa yang paling banyak mengajarkan pelajaran berharga dalam hidup Anda?

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.

Ikuti Gerald.Advokat untuk konten motivasi, pengembangan diri, dan wawasan hukum yang mudah dipahami.

Apa yang Dimaksud dengan Contempt of Court?Dalam berbagai pemberitaan, kita sering mendengar istilah Contempt of Court. ...
31/07/2026

Apa yang Dimaksud dengan Contempt of Court?

Dalam berbagai pemberitaan, kita sering mendengar istilah Contempt of Court. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan istilah hukum ini?

Contempt of Court adalah istilah hukum yang mengacu pada setiap perbuatan, ucapan, atau sikap yang merendahkan kewibawaan, martabat, dan kehormatan pengadilan, atau mengganggu jalannya proses peradilan sehingga menghambat penyelenggaraan peradilan.

Secara umum, konsep ini bertujuan untuk menjaga agar proses persidangan dapat berlangsung dengan tertib, independen, dan bebas dari gangguan yang dapat memengaruhi pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam praktik di berbagai negara, bentuk-bentuk Contempt of Court dapat beragam. Misalnya, tindakan yang mengganggu jalannya persidangan, tidak mematuhi perintah pengadilan, atau perbuatan lain yang dinilai menghambat proses peradilan. Namun demikian, pengertian maupun penerapannya sangat bergantung pada ketentuan hukum yang berlaku di masing-masing negara.

Di sisi lain, istilah ini juga sering menjadi bahan diskusi karena berkaitan dengan bagaimana hukum menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan perlindungan terhadap independensi lembaga peradilan.

Memahami istilah seperti ini penting agar kita tidak hanya mengenal istilah hukumnya, tetapi juga memahami tujuan di balik keberadaannya.

πŸ’¬ Menurut Anda, mengapa menjaga kewibawaan pengadilan penting dalam mewujudkan proses peradilan yang adil?

Silakan bagikan pendapat Anda di kolom komentar.

πŸ“Œ Ikuti Gerald.Advokat untuk konten hukum Indonesia yang praktis, edukatif, dan mudah dipahami.

29/07/2026

Harta yang Dibeli Setelah Menikah Otomatis Menjadi Harta Bersama?

Banyak orang beranggapan bahwa setiap harta yang dimiliki suami atau istri setelah menikah pasti menjadi milik masing-masing secara terpisah. Padahal, hukum Indonesia mengatur prinsip yang berbeda.

Berdasarkan Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, harta yang diperoleh selama perkawinan pada prinsipnya menjadi harta bersama.

Ketentuan ini menjadi salah satu dasar penting dalam hukum keluarga di Indonesia. Namun demikian, pengaturan mengenai harta dalam perkawinan tidak berhenti pada satu pasal saja. Terdapat ketentuan lain yang mengatur mengenai harta bawaan, hibah, warisan, maupun kemungkinan adanya perjanjian perkawinan yang dapat memengaruhi status suatu harta.

Karena itu, memahami konsep harta bersama sangat penting, baik dalam kehidupan rumah tangga, pengelolaan aset, maupun ketika muncul persoalan hukum di kemudian hari.

πŸ“– Pasal 35 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan

"Harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama."

πŸ’¬ Menurut Anda, mengapa memahami perbedaan antara harta bersama dan harta pribadi penting dalam sebuah perkawinan? Silakan bagikan pendapat atau pertanyaan Anda di kolom komentar.

πŸ“Œ Ikuti Gerald | Advocate untuk pembahasan hukum Indonesia yang praktis, informatif, dan mudah dipahami.

28/07/2026

Perjanjian Diam-Diam? Apakah Sah Menurut Hukum?

Banyak orang mengira bahwa tanpa kontrak tertulis, tidak mungkin ada perjanjian. Benarkah demikian?

Dalam praktik hukum perdata, perjanjian memang sering dituangkan dalam bentuk tertulis. Namun, tidak semua hubungan hukum selalu lahir dari sebuah dokumen yang ditandatangani para pihak.

Melalui Yurisprudensi Mahkamah Agung No. 1284/K/Pdt/1998 tertanggal 18 Desember 2000, Mahkamah Agung menyatakan:

"Dibenarkan adanya suatu perjanjian yang diucapkan saja atau perjanjian diam-diam atau silent agreement, artinya walaupun tidak ada suatu perjanjian namun kenyataan peristiwa tersebut ada maka kenyataan tersebut disebut perjanjian diam-diam."

Kaidah ini menunjukkan bahwa dalam keadaan tertentu, perilaku para pihak, pelaksanaan kewajiban, atau fakta-fakta yang terjadi dapat menunjukkan adanya kesepakatan meskipun tidak pernah dibuat kontrak tertulis.

Meski demikian, bukan berarti setiap hubungan atau interaksi otomatis dianggap sebagai perjanjian. Keberadaan dan isi perjanjian tetap harus dibuktikan berdasarkan fakta, alat bukti, serta penilaian hakim dalam setiap perkara.

Karena itu, dari sudut pandang praktis, membuat perjanjian secara tertulis tetap merupakan langkah yang bijaksana. Dokumen tertulis membantu memberikan kepastian mengenai hak dan kewajiban para pihak serta memudahkan pembuktian apabila di kemudian hari timbul sengketa.

πŸ’¬ Pernahkah Anda melakukan kesepakatan hanya secara lisan tanpa membuat perjanjian tertulis? Menurut Anda, apakah hal tersebut cukup aman dari sisi hukum?

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.

πŸ‘ Jangan lupa Like, Share, dan Follow Gerald.Advokat untuk konten hukum Indonesia yang praktis, edukatif, dan mudah dipahami.

Address

Sumberjaya, Kabupaten Bekasi
Bekasi
17510

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gerald.Advokat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Gerald.Advokat:

Shortcuts

Share