Fikih Pesantren - المعهد الاسلامي السلفي

Fikih Pesantren - المعهد الاسلامي السلفي Halaman ini difungsikan untuk memberikan info perihal hukum-hukum fiqih, khususnya dalam hal peribadatan

29/09/2024

KH. ABDURRAHMAN AL KAUTSAR
PP AL FALAH PLOSO KEDIRI


HUKUM LEWAT DEPAN ORANG YANG SEDANG SHOLATApabila orang yang sedang sholat memakai sutroh (pembatasl seperti sajadah mis...
28/09/2024

HUKUM LEWAT DEPAN ORANG YANG SEDANG SHOLAT

Apabila orang yang sedang sholat memakai sutroh (pembatasl seperti sajadah misalnya maka haram melintasi di sekitar sajadah tersebut, dan ada pendapat dari imam Ghozali bahwa hal tersebut tidak haram akan tetapi makruh. Dan disunnahkan bagi orang yang sholat tersebut untuk menghadangnya dengan tangannya jika ada orang yang melintasinya. Namun ada beberapa hal yang dikecualikan akan keharamannya melintasi orang yang sedang sholat yaitu :

1. Jika orang sholat di masjidil harom maka boleh bagi orang lain melintasinya. ( ini berlaku selama ia sholatnya di batasan yang diperbolehkannya thowaf).
2. Jika ada seseorang yang sholat akan tetapi dia sholatnya di tempat yang orang biasa lalu lalang seperti dia sholat di depan pintu.
3. Seandainya ada tempat yang kosong maka boleh bagi seseorang melintasi orang orang yang sedang sholat untuk mengisi tempat tersebut.
4. Jika dia dalam keadaan terdesak seperti dia akan buang hajat ketika sholat sedangkan dia misalkan berada di shof atau barisan awal maka boleh baginya untuk melintasi orang orang untuk menunaikan hajatnya.

Boleh lewat di depan orang shalat, bila darurat tidak ada jalan lain.

التقريرات السديدة ج ١ ص ٢٥٠
إذا كانت السترة معتبرة فيحرم المرور و نقل الإمام النووي في مجموعه قولا عن الإمام الغزالي : أنه يكره المرور و لا يحرم و في هذا سعة لكثير من الناس و يندب للمصلي دفع المار
و يجوز المرور مع وجود السترة في أربع حالات :
١. إذا كان في حرم مكة في محل الطواف فقط
٢. إذا قصر المصلي بأن صلى في الطريق
٣. إذا وجد المصلى فرجة فيجوز له المرور لسد الفرجة
٤. إذا كان مضطرا بأن كان يريد قضاء الحاجة أثناء الصلاة

27/09/2024

Kalo Sudah Jadi Rizkimu Maka Tidak Akan Kemana.

Hai saudara-saudara muslimku! Janganlah kalian bersedih hati atas rizki dan janganlah rizki kalian mencegahmu dari taat kepada Allah karena ada Firman-Nya: tidaklah dari makhluk hidup di bumi kecuali Allah telah mengatur rizkinya,1 seperti keterangan yang tertera dalam hadis bahwa sesungguhnya Allah menciptakan burung hijau di udara dan menjadikan anak panah berada di punggungnya dan anak panah lain di bawah perutnya.

Dan Allah menciptakan ikan besar di laut yang selalu memakan ikan kecil. Sesaat setelah ikan besar itu memakan ikan kecil, ternyata didapati sedikit daging ikan kecil yang terselit di antara gigi-giginya.

Selitan daging itu membuatnya sakit hingga ia mengeluarkan kepalanya ke permukaan air. Saat kepalanya dikeluarkan ke permukaan air, mulutnya terbuka. Sementara itu, burung hijau datang ke arah mulut ikan besar dan masuk ke dalamnya. Kemudian burung hijau itu memakan daging yang terselit di antara gigi-giginya.

Dua anak panah yang tertancap di punggung dan bawah perut burung hijau menjadi seperti dua tiang di mulut ikan besar sehingga ikan besar tidak bisa melahap dan memakan burung hijau. Setelah selitan daging yang menyelit di antara gigi-gigi ikan besar habis dimakan burung hijau, ia pun keluar dari mulut ikan dan terbang ke udara.

Allah telah menetapkan rizki burung hijau itu berada di antara gigi-gigi ikan besar. Kemudian ikan besar kembali ke tempatnya dan beristirahat. Masing-masing dari burung hijau dan ikan besar saling menjadi sebab satu sama lain. Allah tidak meninggalkan burung hijau tanpa mendapatkan rizki. Lantas apakah Allah akan meninggalkan manusia tanpa memperoleh rizkinya?”

(حكاية) يا إخواني لاتغتموا على الرزق ولايمنعكم رزقكم عن الطاعة بسبب قول الله تعالى “ومامن دابة فى الأرض إلا على الله رزقها” كما جاء فى الخبر ان الله تعالى خلق طيرا أخضر فى الهواء وجعل على ظهره رمحا وتحت بطنه رمحا آخر وخلق حوتا فى البحر يأكل السمك ويدخل بين أسنانه لحم السمك ويضره ويؤلمه فيخرج رأسه من الماء ويفتح فمه فيجئ ذلك الطير الأخضر فيدخل في فم الحوت يأكل ما كان بين أسنانه ويكون الرمحان كعمودين في فم الحوت لا يقدر على مضغه وأكله فلما فني اللحم من بين أسنانه يطير فى الهواء، جعل الله تعالى رزقه من بين أسنانه ويرجع الحوت إلى مكانه ويستريح بسببه ويكون كل واحدمنهما سببا للآخر ولايترك الطير بلا رزق فكيف يترك الإنسان بلارزق.

26/09/2024

HARI JUMAT KHUSUS DIBERIKAN PADA NABI MUHAMMAD SAW

قال الشيخ الإمام عالم الملة والدين الزندوستي قال سمعت أبا منصور المذكور يقول أعطى الله تعالى يوم السبت لموسى ولخمسين نبيا ومرسلا معه وأعطى يوم الأحد لعيسى ولخمسين نبيا ومرسلا معه وأعطى يوم الإثنين لمحمد عليه السلام ولثلاث وستين نبيا ومرسلا معه لأن الأنبياء عليهم السلام مائة ألف وأربعة وعشرين ألف نبي والمرسلون منهم ثلثمائة وثلاثة عشر فالأفضل محمد عليهم السلام زيد معه ثلاثة عشر نبيا ومرسلا وأعطى يوم الثلاثاء سليمان ولخمسين نبيا ومرسلا معه وأعطى يوم الأربعاء ليعقوب ولخمسين نبيا ومرسلا معه وأعطى يوم الخميس لآدم عليه السلام ولخمسين مرسلا معه صلوات الله عليهم أجمعين فيبقى يوم الجمعة لله تعالى قال النبي عليه السلام يا رب ما حظ أمتي منك قال الله تعالى يا محمد يوم الجمعة والجنة لي وأعطيت الجمعة والجنة لأمتك ورضائ مع الجمعة والجنة هدية لهم.

Syeh al-Imam, ‘alimul millah waddin, yaitu az-Zandusiti berkata bahwa ia pernah mendengar Abu Mansur berkata kalau Allah memberikan hari Sabtu kepada Musa, 50 nabi dan 50 rosul yang bersamanya. Dia memberikan hari Ahad kepada Isa, 50 nabi dan 50 rosul yang bersamanya. Dia memberi hari senin kepada Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallama dan 63 nabi dan 63 rosul bersamanya karena sesungguhnya para nabi berjumlah 124.000 dan para rosul berjumlah 314.

Yang paling utama adalah Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallama dan ditambah 13 nabi dan 13 rosul. Allah memberikan hari Selasa kepada Sulaiman, 50 nabi dan 50 rosul yang bersamanya. Dia memberikan hari Rabu kepada Ya’qub, 50 nabi dan 50 rosul bersamanya. Dia memberikan hari Kamis kepada Adam dan 50 rosul bersamanya. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada mereka semua. Masih tertinggal satu hari, yaitu hari Jumat. Rasulullah bertanya kepada Allah, “Wahai Tuhanku! Apa bagian umatku dari-Mu?’ Allah menjawab, “Hai Muhammad! Hari Jumat dan surga adalah milik-Ku. Aku memberikan Jumat dan surga untuk umatmu. Keridhoan-Ku bersama Jumat dan surga adalah hadiah bagi mereka.”

26/09/2024

ANJURAN UNTUK BERGEGAS PADA HARI JUMAT

الحديث الثامن : الحث على التبكير يوم الجمعة
عن على بن أبي طالب كرم الله وجهه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم يجلس على كل باب من المسجد يوم الجمعة سبعون ملكا يكتبون الناس بأسمائهم حتى يكون آخر من يكتب رجل جاء حين جلس الإمام على المنبر فلم يؤذ أحدا في مجلسه ولم يقل إلا خيرا فذلك أدنى أهل يوم الجمعة حظا. وذلك الذي يغفر له ما عمل من السيئات بين الجمعتين.
Diriwayatkan dari Ali bin Abu Tholib bahwa ia berkata; Rasulullah SAW bersabda, “Pada hari Jumat, akan duduk di setiap pintu masjid 70 malaikat yang menulis nama orang-orang hingga nama orang terakhir yang ditulis adalah laki-laki yang datang pada saat imam telah duduk di atas minbar. Sementara itu, laki-laki itu tidak menyakiti seorang pun di tempat duduknya dan tidak berkata kecuali berkata kebaikan. Laki-laki terakhir itu adalah gambaran balasan kecil bagi ahli Jumat. Balasan tersebut adalah bahwa laki-laki itu akan diampuni keburukan-keburukannya yang ia pernah lakukan di antara dua Jumat.

24/09/2024

HORMAT PADA ORANG YANG LEBIH TUA

Hikayah Sayyidina Ali dan Laki-Laki Tua Nasrani

Diceritakan bahwa suatu ketika Sahabat Ali rodhiyallahu ‘anhu pergi berjalan cepat untuk menunaikan sholat berjamaah Subuh. Di tengah-tengah jalan, ia melihat orang yang sudah tua tengah berjalan pelan dan tenang di depannya. Sahabat Ali radhiyallahu ‘anhu tidak mau mendahuluinya karena memuliakan dan mengagungkan orang tua itu karena ubannya. Sahabat Ali sabar menanti hingga waktu terbit matahari akan menjelang. Ketika orang tua itu sudah sampai di depan pintu masjid, ia tidak masuk ke dalamnya. Sahabat Ali radhiyallahu ‘anhu tahu kalau orang tua itu ternyata adalah orang Nasrani. Setelah itu, sahabat Ali segera masuk masjid dan melihat Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam sedang rukuk. Kemudian Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama memperlamakan rukuknya seukuran waktu melakukan dua rukuk hingga akhirnya Ali pun mendapati rukuknya Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama.

Ketika Ali radhiyallahu ‘anhu selesai dari sholatnya, ia bertanya kepada Rasulullah SAW ; “Wahai Rasulullah! Mengapa anda tadi memperlamakan rukuk? Padahal anda biasanya tidak seperti itu?” tanya Ali.
Rasulullah shollallahu ‘alahi wa sallama menjawab, “Ketika aku rukuk dan membaca
Subhanarobbiya al-‘Adzimi sebagaimana bacaan rutinku, kemudian aku mau bangun dari rukuk, maka tiba-tiba Malaikat Jibril Alaihissalam datang dan meletakkan sayapnya di punggungku dan menahannya lama. Ketika Jibril Alaihissalam telah mengangkat sayapnya, maka aku pun bangun dari rukukku.

Kemudian orang-orang bertanya ‘Mengapa anda memperlamakan rukuk?’.
Rasulullah SAW menjawab, “Aku tidak mempertanyakan kepada Jibril tentang mengapa ia menahanku. Kemudian Jibril datang dan berkata, ‘Hai Muhammad! Sesungguhnya Ali tengah cepat-cepat pergi untuk berjamaah. Hanya saja, di tengah jalan, ia melihat orang tua Nasrani yang berjalan pelan di depannya sedangkan ia sendiri tidak tahu kalau orang tua itu adalah orang Nasrani. Ia pun tidak mau mendahuluinya demi memuliakan orang tua itu karena ubannya. Ia mengedepankan hak orang tua itu. Kemudian Allah SWT memerintahku untuk menahanmu saat rukuk agar Ali mendapati jamah sholat Subuh bersamamu. Ini bukanlah hal yang aneh. Yang lebih anehnya adalah Allah SWT memerintahkan Mikail menahan matahari agar tidak terbit terlebih dahulu demi Ali.”

وحكي أن عليا رضي الله عنه كان يذهب إلى الجماعة لصلاة الفجر مسرعا فلقي شيخا فى الطريق يمشي قدامه على السكينة والوقار في سلك الطريق وما مر علي رضي الله عنه تكريما له وتعظيما لشيبته حتى حان وقت طلوع الشمس فلما دنا الشيخ إلى باب المسجد فلم يدخل المسجد فعلم علي رضي الله تعالى عنه أنه كان من النصارى فدخل على المسجد فوجد رسول الله صلى الله تعالى عليه وسلم في الركوع فطول الركوع مقدار الركوعين حتى أدركه علي رضي الله تعالى عنه فلما فرغ من صلاته قال يارسول الله لم طولت الركوع في هذه الصلاة ماكنت تفعل مثل هذا فقال رسول الله صلى الله تعالى عليه وسلم لما ركعت وقلت سبحان ربي العظيم كما كان وردي واردت أن أرفع رأسي جاء جبرائيل عليه السلام ووضع جناحه على ظهري وأخذني طويلا فلما رفع جناحه رفعت رأسي فقالوا لم فعل هكذا فقال ماسألته عن ذلك فحضر جبرائيل عليه السلام وقال يامحمد إن عليا كان يستعجل للجماعة فلقي شيخا نصرانيا فى الطريق ولم يعلم علي أنه نصراني وأكرمه لأجل شيبته وما تقدم عنه وحفظ حقه فأمرني الله تعالى أن آخذك فى الركوع حتى يدرك علي صلاة الفجر وهذا ليس بعجب وأعجب العجب أن الله تعالى أمر ميكائيل عليه السلام ان يأخذ الشمس بجناحه حتى لاتطلع الشمس طويلا لأجل علي رضي الله تعالى عنه وقال هذه الدرجة بحرمة الشيخ الفاني مع أنه كان نصرانيا

21/09/2024

WUDLU PAKAI AIR HANGAT KARENA SUHU DINGIN

Wudlu bisa dikatakan sah apabila air yang digunakan adalah air mutlaq (ماء مطلق), artinya air yang namanya tidak ketambahan embel - embel yang mengikat (misal air kelapa muda).

Air mutlak yang digunakan untuk berwudlu tidak harus yang dingin, yang hangat pun boleh asal jangan terlalu panas yang bisa membahayakan pada badan. Artinya, air mutlak yang direbus hingga hangat ataupun mendidih tetap dinamakan dengan air mutlak, sehingga masih boleh (sah) digunakan untuk bersuci (طهارة ). Sebab, mungkin diantara kita ada yang punya anggapan kalau air sudah direbus, tidak boleh digunakan untuk bersuci, sehingga tidak jarang yang mempertanyakan boleh tidaknya berwudlu atau mandi wajib dengan menggunakan air hangat.

BUSYROL KARIM Halaman : 75
(فصل: يكره) تنزيهاً شرعاً استعمال (شديد السخونة، وشديد البرودة) في بدن؛ للتألم بكل، ولمنعه الإسباغ.
نعم؛ إن ضاق الوقت ولم يجد غيره وجب استعماله ما لم يعلم ضرره، فيحرم، وكذا يقال في المشمس الآتي.
أما المعتدل فلا يكره وإن سخن بمغلظ.

21/09/2024

KH ABDURRAHMAN AL KAUTSAR
PP AL FALAH PLOSO KEDIRI


20/09/2024

YANG SEDANG - SEDANG SAJA DALAM MENCINTAI DAN MEMBENCI

Rasululloh SAW bersabda ;
أحبب حبيبك هونا ما عسى أن يكون بغيضك يوما ما وأبغض بغيضك هونا ما عسى أن يكون حبيبك يوما ما
Cintailah orang yang kamu cintai sewajarnya, boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang engkau benci. Dan, bencilah orang yang engkau benci sewajarnya, boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang engkau cintai. (HR. Turmudzi)

Hadbah bin Khosyrom, dalam kitab “ FAIDH AL QADIIR, juz.1, halaman.229, berkata ;
وأبغض إذا أبغضت بغضا مقاربا فإنك لا تدري متى أنت راجع وكن معدنا للخير واصفح عن الأذى فإنك راء ما عملت وسامع وأحبب إذا أحببت حبا مقاربا فإنك لا تدري متى أنت نازع
Jika engkau membenci, bencilah dengan kebencian sewajarnya, karena sesungguhnya engkau tidak tahu, suatu ketika engkau akan kembali. Jadilah engkau barang tambang bagi kebaikan dan berilah maaf atas kesalahan, karena sesungguhnya engkau melihat dan mendengar apa yang engkau lakukan. Jika engkau mencintai, cintailah dengan cinta sewajarnya, sebab engkau tidak tahu, suatu ketika engkau memutus cinta itu.

Address

Batang
51253

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Fikih Pesantren - المعهد الاسلامي السلفي posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share