31/08/2014
Pak Jokowi-JK, Relawan hanya meminta untuk bergabung dengan TIM TRANSISI, karena itu menyangkut dengan rencana setrategis terlebih lagi mudah-mudahan bapak-bapak ini masih mengingat Lembaran MEI 2014 terlebih lagi pada halaman 5 (lima) paragraf pertama "KAMI BERKEYAKINAN BAHWA TANGGUNG JAWAB UNTUK MEMBANGUN BANGSA KEDEPAN HARUS DILAKUKAN DENGAN CARA MUSYAWARAH DALAM MEMUTUSKAN..." dilain paragraf Bapak juga menynggung soal kedaulatan dalam politik dimana pada point 1 berisi 'singkatnya, membangun kedaulatan politik Berdasarkan Hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Bagaimana mungkin saat ini yang terjadi perwakilan dari Tim Relawan Jokowi-jk Justru ditolak untuk bergabung dalam TIM TRANSISI. dan Bagaimana bisa terkesan tertutup dan seeksklusif itu.?
catatan saya untuk JK dan harus digaris bawahi adalah "Makna Relawan Tidak dapat dicapai hanya dengan kata S**A RELA"
TTD=
A.S
ini saja Komentar saya untuk kabar yang cukup mengecewakan
Mungkinkah pepatah 'habis manis sepah dibuang?'. Apakah nasib relawan Jokowi seperti itu. Artinya, sesudah usai pemiluk dan Jokowi menang, mereka tak lagi dibutuhkan. Sekalipun, Jokowi meminta relawan, terus menyertainya, mengawal pemerintahannya. Mungkin hanya basa-basi.